Cara Mengecat Tembok dengan Motif Garis-garis

Kalau ingin desain rumah Anda terlihat lebih menarik, Anda bisa mengecat bagian dindingnya. Faktanya adalah setiap warna mampu menciptakan suasana yang berbeda-beda pada dinding rumah Anda. Sebagai contoh warna ungu dapat membuat rumah tampak elegan, putih untuk menciptakan kesan yang terbuka, dan hijau agar rumah terlihat lebih ramah. Hati-hati ketika memilih warna cat dinding. Anda bisa menyesuaikannya dengan selera pribadi.

Kebanyakan orang akan mengaplikasikan satu warna saja di setiap bidang dinding rumahnya. Permainan warna hanya dilakukan dengan menerapkan warna yang berbeda di bidang dinding di sampingnya. Kombinasi warna yang tak sama di antara 2-3 bidang dinding tersebut mampu menciptakan suasana baru yang tidak membosankan. Suasana yang tercipta berbeda dengan saat kita mengaplikasikan satu warna saja. Desain rumah pun menjadi lebih dinamis.

mengecat-dinding-motif-garis-garis.jpg

Masih ada satu lagi trik untuk menciptakan desain rumah yang dinamis dan tak membosankan dengan memanfaatkan cat dinding. Anda bisa membuat motif garis-garis memakai cat tembok. Kesan yang tercipta dari penggunaan warna-warna yang berbeda serta membentuk pola garis-garis ini begitu memesona. Tak ubahnya seperti pemakaian wallpaper yang mempunyai motif garis-garis. Tidak hanya menarik, ruangan pun akan terlihat lebih luas atau lebih tinggi.

Anda yang tertarik mengecat dinding menggunakan cat yang memiliki motif garis-garis dapat mengikuti panduan di bawah ini!

Mengecat Memakai Cat Dasar

Wajib hukumnya mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu sebelum Anda mengecat dinding memakai warna utama. Fungsi cat dasar ini tak ubahnya seperti lem perekat yang membantu cat utama supaya dapat menempel dengan kuat di permukaan dinding. Selain itu, penerapan cat dasar juga akan membuat warna cat utama terlihat lebih jelas.

Anda bisa menerapkan cat dasar secara merata ke seluruh permukaan dinding yang hendak dicat. Berbeda dengan penerapan cat utama, pemakaian cat dasar ini cukup sekali saja. Hati-hati saat mengaplikasikan cat dasar ini supaya hasilnya rapi. Setelah itu, dinding tersebut perlu dibiarkan minimal selama 24 jam agar lapisan cat dasar mengering.

Membuat Sketsa Garis-garis

Keesokan harinya, kondisi cat dasar yang sudah diaplikasikan ke dinding kemari pasti sudah mengering. Namun Anda perlu mengeceknya terlebih dahulu untuk memastikannya. Kemudian tugas Anda selanjutnya yaitu membuat pola garis-garis sebagai sketsa awal untuk membantu dalam menerapkan cat dinding sesuai perencanaan. Anda bisa menggunakan pensil dan penghapus.

Terserah Anda mau membuat garis-garis berbentuk vertikal, horizontal, atau diagonal. Masing-masing bentuk garis ini mampu menciptakan kesan tersendiri. Supaya kesan yang tercipta lebih modern, kami sarankan buatlah pola garis-garis dengan jarak antar-garis yang tidak sama namun tetap simetris. Anda bisa membuat garis-garis dengan jarak yang lebar dan sempit. Agar pekerjaan berikutnya lebih mudah, berikan catatan warna apa yang akan digunakan di masing-masing bidang ini.

dinding-motif-garis-garis.jpg

Menutupi Bidang dengan Selotip

Untuk dapat mengecat dinding dengan warna yang berbeda-beda, Anda memerlukan selotip. Fungsi selotip ini untuk menutupi permukaan dinding yang sedang tidak dicat, sehingga tidak terkena cat. Hasilnya nanti batas pertemuan warna yang tidak sama akan membentuk garis lurus yang rapi. Agar hasilnya maksimal, Anda bisa memakai selotip khusus untuk keperluan mengecat. Namun bila tidak ada, gunakan saja selotip plastik atau lakban.

Ambil selotip yang sudah Anda siapkan. Kemudian tempelkan selotip tersebut menutupi bidang dinding yang tidak akan dicat. Untuk membentuk pola garis-garis, kita harus memakai pewarnaan yang berselang-seling. Usahakan Anda menerapkan warna yang sama dalam sekali proses pengecatan. Jadi tutupilah semua bidang yang menggunakan warna yang tidak sama dengan warna cat yang akan Anda gunakan pertama kali. Pastikan Anda memasang selotip ini dengan kencang dan rapi karena sangat mempengaruhi hasil pengecatan.

Mulai Melakukan Pengecatan

Siapkan cat dinding dengan warna yang akan Anda gunakan pertama kali. Tambahkan air atau thinner untuk mengencerkan cat tersebut. Lalu tuangkan cat tersebut ke bak khusus untuk pengecatan. Sebaiknya Anda menggunakan roller terlebih dahulu untuk mengaplikasikan cat ini ke bidang dinding yang luas. Lakukan dengan baik supaya hasilnya rata dan rapi. Sedangkan untuk bagian tepi garisnya, Anda bisa memakai kuas. Aplikasikan cat ini dengan lapisan yang tipis saja. Sebab nanti Anda perlu membuat 2-3 lapisan cat supaya hasilnya bagus.

Setelah selesai menerapkan cat warna pertama sebanyak 2-3 lapisan ke permukaan dinding, Anda perlu membiarkan dinding tersebut minimal selama 24 jam supaya lapisan cat ini bisa mengering dengan sempurna. Keesokan harinya, giliran bidang yang sudah dicat yang harus Anda tutupi menggunakan selotip. Sebab kali ini Anda akan mengecat bidang dinding yang kemarin masih ditutupi selotip dan belum dicat.

Ada baiknya Anda melepaskan lapisan selotip yang masih menempel di dinding dan menutupi bidang yang belum dicat. Lepaskan selotip ini hanya pada bidang yang akan dicat saja. Barulah kemudian Anda tempelkan selotip yang baru ke bidang dinding yang sudah dicat. Tutuplah semua bidang tersebut dengan rapi. Usahakan bagian pinggir selotip membentuk pola garis yang lurus. Setelah selesai, Anda bisa mengaplikasikan warna kedua pada dinding yang belum dicat.

Demikian proses ini dilakukan berulang-ulang sampai seluruh bidang dinding berhasil Anda cat menggunakan warna yang berbeda-beda. Pada akhirnya, lapisan cat yang menghiasi dinding tersebut akan membentuk pola garis-garis yang sangat menarik sesuai dengan rencana Anda.