Sipil
Mar5

Cara Membuat Sumur Bor secara Manual

Bagaimana cara membuat sumur bor? Semua orang membutuhkan air untuk mendukung kehidupannya sehari-hari. Di samping untuk keperluan konsumsi, air juga diperlukan untuk melakukan aktivitas mandi, cuci, dan kakus. Untuk mencukupi kebutuhan akan air, kebanyakan masyarakat Indonesia membuat sumur sendiri.

Terdapat dua jenis sumur menurut teknik pembuatannya yaitu sumur gali dan sumur bor. Sumur gali dibuat dengan menggali tanah secara manual sampai kedalaman tertentu hingga didapatkan air yang layak digunakan. Berbeda dengan sumur bor, pembuatan sumur ini dikerjakan memakai mesin khusus untuk mengebor tanah sampai kedalaman tertentu hingga menemukan air yang benar-benar bersih, jernih, dan sehat. Sumur gali biasanya mempunyai kedalaman antara 3-10 meter dan kedalaman sumur bor sekitar 40-80 meter.

cara-membuat-sumur-bor.jpg

Peralatan yang digunakan untuk membuat sumur bor di antaranya meliputi besi bulat panjang untuk mengebor tanah, mata bor yang tajam, kayu, dan mesin penyedot air. Sementara untuk bahan-bahan yang dipakai yaitu pipa 5 inci, pipa 3 inci, pipa 1 inci, pipa 1/2 inci, keran, lem pipa, dan mesin pompa air. Secara keseluruhan, biaya pembuatan sumur bor mencapai Rp 5-10 juta.

Di bawah ini langkah-langkah dalam membuat sumur bor yang mungkin berguna untuk Anda.

  1. Tahap Penggalian Tanah

Sebelumnya Anda perlu menentukan lokasi yang akan menjadi titik pembuatan sumur bor. Usahakan lokasi ini bersih, terbuka, aman, dan jauh dari septic tank atau got. Mulailah dengan menggali tanah memakai cangkul sedikit demi sedikit layaknya sedang membuat sumur gali. Galian tanah ini selanjutnya berfungsi sebagai tumpuan sekaligus wadah untuk menampung air dari lubang untuk sementara waktu sebelum dialirkan ke tempat yang aman.

  1. Tahap Pemasangan Mesin Penyedot Air

Pada tahap ini, Anda perlu memasang mesin penyedot air sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Mesin ini dipasang sedemikian rupa sehingga proses penyedotan air dari lubang dan pengeluaran air ke tempat yang aman berjalan secara efisien. Letakkan mesin tersebut di lokasi yang tepat dan tidak mengganggu kegiatan para pekerja.

  1. Tahap Pemasangan Besi Pengebor Tanah

Proses pengeboran tanah dilakukan memakai bantuan besi khusus. Besi ini berukuran sangat panjang sesuai dengan kedalaman sumur yang diharapkan. Pada ujung besi tersebut dipasangi mata bor sehingga dapat menembus lapisan tanah dengan mudah.

Adapun cara mengebor tanah menggunakan besi ini cukup dilakukan dengan memutar besi sedikit demi sedikit. Prinsip kerja besi ini menyerupai sekrup, jadi semakin Anda memutarnya, maka besi akan semakin tertanam di dalam tanah. Namun karena kedalaman tanah yang ingin ditembus cukup panjang, maka jangan heran kalau proses pengeboran secara manual ini bisa memakan waktu yang lama. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengebor tanah sedalam 45 meter menggunakan tenaga manusia adalah 5-7 hari dengan jam kerja selama 8 jam/hari.

  1. Tahap Pemasangan Pipa

Apabila proses pengeboran sudah mencapai kedalaman yang direncanakan, tahap selanjutnya ialah pemasangan pipa sebagai tempat aliran air. Pasanglah pipa yang berukuran besar terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan pemasangan pipa yang ukurannya lebih kecil. Tujuannya supaya pipa besar bisa melindungi pipa kecil yang ada di dalamnya sehingga risiko kebocoran dapat diminimalkan.

  1. Tahap Instalasi Akhir

Pasanglah mesin pompa air di posisi yang tepat dan dekat dengan kamar mandi. Lalu sambungkan pipa dari sumur tadi dengan mesin pompa air. Cek terlebih dahulu bahwa semua sambungan sudah terpasang dengan benar dan kuat. Setelah itu, Anda bisa mengetes hasil pekerjaan Anda. Cobalah nyalakan keran untuk mengeluarkan air yang telah disedot oleh mesin.