Sipil
Jan7

Cara Membuat Lantai Granit Tiruan dengan Cat

Apakah Anda ingin membuat lantai granit tiruan? Dari beraneka ragam jenis batu alam, granit merupakan material yang paling banyak diminati. Hal ini dikarenakan granit mempunyai kekuatan dan ketahanan yang sangat baik. Material ini pun dapat dipoles untuk menghaluskan permukaannya agar mengkilap. Karena kesan elegannya itulah, granit sering sekali digunakan pada bangunan-bangunan yang didesain dengan konsep penuh kemewahan.

Harga rata-rata granit di pasar memang tergolong mahal dibandingkan bahan bangunan penutup lantai lainnya. Contohnya produk granit tile buatan merek A dibanderol dengan harga sekitar Rp250-300 ribu/dus, di mana setiap dus hanya berisi 6 keping granit yang berukuran 30 x 30 cm. Kenyataan ini membuat masyarakat pada umumnya untuk berpikir sekali lagi jika ingin membeli granit. Sebab kini sudah ada material sejenis lain yang harganya lebih murah dan kualitasnya boleh diadu.

cara-membuat-granit-tiruan.jpg

Namun jika Anda tetap bersikukuh ingin menghadirkan granit di rumah dengan anggaran yang terbatas, kami sarankan buatlah granit tiruan menggunakan cat semprot. Secara teori, prosesnya memang terbilang sederhana. Namun pada prakteknya, Anda harus memiliki ketelitian, keuletan, dan kepekaan yang tinggi dalam merasakan tekstur dan melihat penampilan pada bidang kerja. Periksa dengan baik apakah bidang tersebut sudah menyerupai granit atau belum.

  1. Penutupan Pori-pori Bidang

Batu granit tiruan bisa dibuat pada bidang yang berasal dari material kayu serta beton. Mulailah dengan menutup atau mengecilkan ukuran pori-pori pada bidang kerja agar teksturnya menjadi licin. Anda bisa menggunakan sanding dan wood filler untuk menutupi permukaan papan kayu atau multipleks. Jika permukaan kayu ini masih terasa kasar, cobalah menghaluskannya lagi memakai dempul sampai benar-benar licin. Sedangkan untuk menghaluskan beton, Anda bisa mengacinya menggunakan semen atau semen instan.

  1. Pemberian Cat Dasar

Permukaan bidang kerja yang telah halus selanjutnya dicat menggunakan cat dasar (epoxy) berwarna putih solid. Bila masih bingung dalam mengecat dinding, Anda dapat mempelajarinya dari panduan di sini. Usahakan lapisan cat dasar cukup tebal dalam menutupi permukaan dinding. Pastikan pula permukaannya halus dan tidak timbul gelembung-gelembung air. Setelah itu, tunggu selama 24 jam agar cat dasar mengering dengan sempurna.

  1. Pembentukan Motif Granit

Seperti kita tahu, granit mempunyai motif yang khas yaitu bintik-bintik berwarna putih, hitam, abu-abu, kebiru-biruan, atau toska dengan posisi yang tidak beraturan. Anda dapat menggambar motif granit tadi pada permukaan bidang kerja menggunakan alat spray gun. Aturlah tekanan udara di alat tersebut di kisaran antara 0,3-0,7 psi. Sesuaikan besar tekanan udaranya dengan ukuran bintik-bintik yang ingin dibuat. Lakukan penyemprotan cat berwarna ini secara acak dan hati-hati supaya tetap terlihat natural.

  1. Penyempurnaan Hasil Cat

Setelah bidang kerja sudah memiliki rupa yang menyerupai granit, kini saatnya untuk melakukan tahap finishing. Di sini Anda dapat memanfaatkan cairan clear atau pernis khusus sesuai jenis material bidang kerja, apakah kayu atau tembok. Lakukan proses pelapisan cairan clear/pernis tersebut secara berulang-ulang hingga terbentuk beberapa lapis clear yang cukup banyak untuk menimbulkan efek licin dan mengkilat. Ingat setiap pengulangan pelapisan clear dikerjakan setelah lapisan sebelumnya telah mengering dengan sempurna.