Sipil
Dec10

Cara Membuat Dak Rumah Murah dengan Keraton

Solusi cara membuat dak beton rumah yang murah salah satunya yaitu dengan menggunakan dak keraton (keramik beton). Berbeda dengan proses pembuatan dak konvensional yang memerlukan banyak kayu, besi, dan kawat brandat untuk bekisting, biaya pemasangan dak keraton lebih hemat. Selain itu, lama waktu pengerjaan yang dibutuhkan untuk membuat dak keraton pun relatif lebih singkat.

Keramik beton (celling brick), atau biasa disingkat keraton, adalah bahan bangunan yang terbuat dari beton dengan mengadopsi sistem keramik komposit. Material ini sudah cukup lama digunakan untuk mendirikan bangunan-bangunan di Eropa. Beberapa pengembang properti mengaku proses pembuatan dak memakai keraton lebih ekonomis, aman, dan efisien. Bahkan metode ini tidak memerlukan bekisting untuk menahan beban dalam pemasangannya.

Keunggulan material keraton di antaranya memiliki kualitas yang sudah teruji oleh laboratorium. Bahan ini juga bisa diterapkan untuk mendirikan bangunan bertingkat dua hingga lima lantai. Harga keraton di pasaran lebih murah daripada pelat beton, serta tidak membutuhkan bekisting dan papan cor.

Rata-rata lama pengerjaan pembuatan dak beton berbahan keraton lebih cepat dan hemat tenaga kerja karena pemasangan strukturnya sederhana. Beban keraton yang lebih ringan juga memungkinkan para pekerja mampu mengangkatnya dengan mudah tanpa memakai alat bantu. Material dak ini dapat pula meredam panas dan suara dengan baik, juga tahan terhadap gempa. Untuk Anda yang menyukai desain alami, cobalah mengekspose tampilan dak keraton ini agar keindahan aslinya keluar.

cara-memasang-dak-keraton.jpg

Simak panduan memasang dak keraton dari Arafuru berikut ini :

  1. Proses pemasangan dak keraton diawali dengan merendam seluruh material keramik beton ke dalam air selama 15 menit agar sifatnya berubah menjadi jenuh.
  2. Dalam posisi keramik beton, aturlah susunan material tersebut sedemikian rupa dengan arah memanjang berukuran maksimal 4 meter.
  3. Taruh besi tulangan 10 mm di atas material keramik beton dan besi tulangan 8 mm di bawahnya sehingga nanti material ini terbungkus oleh adukan pengikat berbahan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3.
  4. Berikutnya ikat rangkaian di atas menggunakan kawat brandat setiap 4-5 blok keraton berukuran 1 m. Pastikan kedua ujung besi-besi tulangan yang menyusunnya lurus.
  5. Tutup sambungan antar-keraton ini memakai adukan pengikat berbahan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3.
  6. Kini rangkaian blok keramik keraton pun sudah terbentuk. Biarkan selama 2-3 hari supaya dak keraton mengeras.
  7. Bentuk perawatan yang harus diberikan selama proses pengerasan beton yakni menyiramnya setiap hari untuk menjaga kelembaban udara sehingga proses pengeringan berjalan normal.
  8. Setelah 3 hari berlalu, rangkaian blok keraton tadi bisa dibalik dan siap dinaikkan untuk dipasang di ring balok.
  9. Usahakan dalam memasang blok keraton, kedua ujungnya sama rata dan rapat. Siram sekali lagi dengan air sebelum blok tersebut dicor.
  10. Saatnya mengecor sisi rangkaian blog keraton dengan adukan cor memakai perbandingan 1:2:3 dan berketebalan 1-3 cm.
  11. Diamkan dak beton selama seminggu supaya mengering sempurna. Setelah itu, Anda bisa mulai memasang lantai di atas dak dan plafon di bagian bawahnya.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!