Sipil
Sep18

Cara Membuat Batako Secara Manual dengan Press

Bagaimana cara membuat batako secara manual dengan press? Batako adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran pasir kasar, semen, dan air yang dicetak padat dengan metode press. Beberapa pengrajin batako juga kerapkali menggunakan bahan tambahan seperti batu tras, batubara, dan kapur. Dalam pendirian bangunan, batako biasanya dimanfaatkan sebagai dinding dan lantai.

cara-membuat-batako.jpg

Batako

Dalam skala industri, proses pembuatan batako dikerjakan oleh mesin pencetak khusus yang digerakkan diesel atau dinamo elektrik. Sedangkan untuk proses pencampuran bahan-bahan yang dibutuhkan umumnya menggunakan alat mixer. Dengan memakai bantuan alat-alat mekanik ini, tentu produksi batako bisa menjadi lebih banyak.

Sementara itu untuk kapasitas pengrajin kecil, pembuatan batako seluruhnya dikerjakan oleh tenaga manusia dengan bantuan cetakan batako sederhana. Cetakan ini terbuat dari besi yang kokoh dengan ukuran bervariasi sesuai spesifikasi batako yang ingin dihasilkan. Bukan tidak mungkin model batako yang digunakan oleh pengrajin satu berbeda dengan yang lainnya. Selama produk batako yang dihasilkan dapat diterima oleh masyarakat, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Kali ini arafuru.com akan berbagi panduan membuat batako secara manual dengan sistem press.

Alat dan Bahan :

  • Pasir
  • Semen
  • Air
  • Ember
  • Cangkul
  • Sekop
  • Plat Besi
  • Palu
  • Kayu
  • Cetakan Batako

Langkah-langkah :

  • Perlu diketahui, karakteristik bahan-bahan yang dipakai untuk membuat batako agak berbeda dengan beton. Khususnya dalam pemilihan pasir, pasir yang digunakan harus bertekstur kasar, tidak larut air, bersih, dan tidak menggumpal. Pasir bisa diganti tras untuk menghasilkan batako yang bermutu lebih baik. Sedangkan semen yang dipakai ialah semen dari jenis portlan.
  • Tempat yang ideal untuk lokasi pembuatan batako adalah tempat yang beratap, luas, dan jauh dari keramaian. Kalau bisa, pilihlah tempat yang dekat material bahan bangunan dan sumber air. Akan lebih baik lagi bila tempat tersebut sudah dilengkapi bak perendaman.
  • Adukan batako terbuat dari pasir kasar dan semen dengan perbandingan 7:1 sampai 12:1 sesuai karakteristik masing-masing bahan baku yang digunakan. Penambahan air dilakukan secukupnya saja sekadar untuk membantu pasir dan semen tercampur rata. Oleh karena itu, sebelum anda membuat batako secara massal, alangkah baiknya jika melakukan ujicoba beberapa lagi sampai ditemukan komposisi batako yang pas.
  • Adukan yang dipakai untuk pembuatan batako yakni adukan semi-kering. Untuk menghasilkan adukan dengan sifat seperti ini, anda bisa sekali-kali memercikkan sedikit saja air ke adonan batako tadi sambil terus diaduk. Adukan bisa dikatakan layak pakai jika teksturnya sudah tidak mudah berantakan dan bobrok ketika dikepal dengan tangan.
  • Setelah adukan selesai dibuat, proses selanjutnya adalah pencetakan adukan menjadi batako. Mulailah dengan menyiapkan cetakan batako di atas kayu dengan posisi terbalik. Jangan lupa kencangkan pula baut-baut pengikatnya hingga semuanya presisi.
  • Setelah itu, isilah cetakan tadi memakai adukan batako yang telah dibuat. Tekan-tekan sedikit memakai pelat besi untuk memadatlan isian batako ini. Ulangi beberapa kali sampai cetakan terisi penuh dengan adukan semen dan pasir secara merata.
  • Pastikan sekali lagi isian adukan pada cetakan batako telah benar-benar padat. Berikutnya angkat cetakan ini untuk dipindahkan ke lokasi pengumpulan batako. Perlu diperhatikan, lokasi ini harus memiliki permukaan lantai yang rata supaya kualitas batako tidak rusak. Posisikan cetakan dalam kondisi berdiri, ketok-ketok bagian atas cetakan dengan palu biar batako keluar, lalu kendurkan baut cetakan sehingga batako keluar sempurna.
  • Proses pengeringan batako dilakukan dengan mengangin-anginkannya saja. Hindari terpaan sinar matahari langsung sebab dapat merusak bentuk batako-batako yang sudah tercetak rapi tadi. Bahkan bukan tidak mungkin terik panas pun dapat menimbulkan keretakan pada batako yang masih basah ini.
  • Batako yang sudah mengering selanjutnya direndam di dalam bak perendaman agar strukturnya semakin kokoh. Jika tidak ada bak, anda bisa memindahkan batako ke tempat yang berkelembaban tinggi sembari menyiram seluruh batako setiap pagi. Kini batako-batako buatan anda pun sudah siap untuk dijual.