Cara Membuat Air Terjun Waterfall Dinding Kaca

Bagaimana cara membuat air terjun waterfall dinding kaca? Selalu ada inspirasi baru untuk membuat hunian yang kita terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Kali ini kami akan memberikan pembuatan mini waterfall yang mengalir dinding kaca. Ide ini termasuk sangat menarik dan diyakini dapat menjadi suatu tren di masa yang akan datang. Jadikan rumah Anda sebagai trend setter yang dilengkapi dengan air terjun berukuran mungil.

Kabar baiknya adalah proses perancangan air terjun mini tidak terlalu sulit. Bagi Anda yang suka tantangan dan gemar mengotak-atik sesuatu, kemungkinan besar Anda bahkan bisa mengerjakannya sendiri. Selain dapat menjadi ornamen yang unik dan berbeda dari lainnya, adanya waterfall ini juga sekaligus berguna untuk meningkatkan kelembaban udara. Lingkungan di sekitar rumah Anda menjadi tidak gerah lagi, justru terasa menyegarkan karena dipenuhi uap air.

Di bawah ini merupakan panduan lengkap tentang air terjun (waterfall) di dinding kaca dibuat!

Alat dan Bahan yang dibutuhkan :

  • Kaca
  • Pompa air celup
  • Pipa PVC
  • Knee
  • Sealant kaca
  • Lem PVC

air-terjun-dinding-kaca.jpg

Langkah-langkah pembuatan :

  1. Kami anggap bahwa Anda sudah menyiapkan kusen yang nantinya akan dipasangi kaca. Disarankan memakai kusen aluminium supaya tidak rusak karena selalu terkena air. Penggunaan kusen kayu akan mengakibatkannya cepat lapuk. Sedangkan pemakaian kusen besi membuatnya mudah berkarat.
  2. Tahap berikutnya Anda perlu memasang kaca dengan ukuran yang sesuai pada kusen tersebut. Ingat bahwa air akan mengalir ke segala arah. Celah-celah yang terbentuk di antara sudut pertemuan kaca dan jendela berisiko menyebabkan air merembes masuk ke interior. Anda harus menutup celah-celah tersebut menggunakan sealant yang dioleskan secara merata.
  3. Proses berikutnya adalah membuat kolam di sepanjang bagian bawah dinding kaca yang sudah dibuat tadi. Kolam ini fungsinya sebagai wadah penampungan air sementara. Nantinya pompa akan menyedot air ini kembali ke sistem waterfall sehingga air bisa berjatuhan lagi dari atas. Kolam dibuat sesuai kebutuhan air dengan kedalaman rata-rata sekitar 30-50 cm. Kalau bisa jangan memelihara ikan hias di kolam ini sebab airnya bisa berbau amis.
  4. Kini waktunya untuk membangun sistem waterfall yang akan mengeluarkan air dari atas. Potong pipa PVC yang berdiameter sekitar 1/2 sampai 5/8 inci tergantung selera sesuai ukuran lebar dinding kaca. Tutup salah satu ujung pipa tersebut. Buat beberapa lubang kecil sebagai saluran pengeluaran air di sepanjang potongan pipa PVC tadi. Direkomendasikan membuat lubang yang berdiameter 2 mm dengan jarak antar lubang 5 cm. Pastikan lubang dibuat benar-benar dalam satu garis lurus.
  5. Setelah pipa yang berguna sebagai saluran pengeluaran air di atas telah selesai dibuat, sekarang Anda bisa memasang pada posisinya. Pipa ini dapat dipasang persis di bagian paling atas dinding kaca secara horizontal. Agar semburan airnya tidak terlihat, Anda harus menghadapkan lubang-lubangnya ke arah kaca. Dengan begini, air yang keluar dari lubang pipa PVC ini akan langsung menghantam permukaan kaca dan mengalir ke bawah.
  6. Langkah selanjutnya adalah instalasi pompa air agar dapat bekerja dengan baik. Mulailah dengan mengukur ketinggian dinding kaca jika dihitung dari dasar kolam. Kemudian potong pipa PVC sesuai ukuran tersebut. Pipa ini lantas disambungkan dengan pipa horizontal yang sudah terpasang di bagian atas dinding kaca dengan pompa air yang diletakkan di dalam kolam. Selalu gunakan knee untuk menyambung pipa PVC, lalu perkuat ikatannya memakai lem khusus PVC.
  7. Tiba saatnya untuk menguji hasil pekerjaan Anda. Mulailah dengan mengisi kolam menggunakan air bersih hingga volumenya terisi penuh. Setelah itu, nyalakan mesin pompa air. Air di kolam lalu akan disedot oleh pompa air dan dialirkan menuju ke pipa horizontal di bagian atas dinding kaca. Di sini air bakal keluar melalui lubang-lubang kecil di sepanjang pipa, mengarah ke permukaan kaca dan jatuh ke bawah layaknya air terjun.