Sipil
Nov4

Cara Gampang Menghitung Luas Atap Baja Ringan

Perhitungan luas atap baja ringan biasanya digunakan dalam penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya) pendirian bangunan. Tujuannya adalah untuk mengetahui ukuran luas permukaan atap yang bakal dibangun. Hasil dari perhitungan ini akan menentukan seberapa banyak jumlah rangka baja ringan dan atap bangunan yang dibutuhkan. Perlu diketahui bahwa pembelian rangka baja ringan di pasaran dihitung berdasarkan luas, bukan per batang. Jadi perhitungan yang tepat memungkinkan Anda dapat memanfaatkan anggaran yang tersedia dengan efektif.

cara-menghitung-luas-atap-baja-ringan.jpg

Rangka Atap Baja Ringan

Sekilas mengenai rangka atap baja ringan merupakan rangka untuk menopang atap yang terbuat dari campuran alumunium dan zinc sehingga memiliki bobot yang cukup ringan. Menurut bahan bakunya, jenis-jenis rangka baja ringan di antaranya rangka galvalum, rangka galvanis, rangka zincalum, dan lain-lain. Rangka ini dinilai memiliki keunggulan yang lebih baik daripada rangka kayu terutama pada keawetan usia pakai, ketahanan terhadap cuaca ekstrim dan rayap, serta kekuatan daya dukung. Bahkan ada yang menyebut rangka ini mampu bertahan hingga lebih dari 20 tahun.

Proses pemasangan rangka atap berbahan baja ringan terbilang cepat, hanya memakan waktu sekitar 3-4 hari. Bandingkan dengan pemasangan rangka kayu yang bisa menghabiskan waktu lebih dari seminggu. Hal tersebut dikarenakan material rangka baja ringan sudah dirancang sedemikian rupa oleh pabrik. Sehinggam untuk memasangnya, Anda cukup merangkai rangka tersebut memakai mur dan baut sesuai model atap yang dipesan.

Kelebihan rangka atap baja ringan berikutnya yaitu decepatan dalam pemasangannya yang juga berbanding lurus dengan kemudahannya. Rangka atap baja ringan bisa diaplikasikan di hampir semua model atap bangunan seperti atap datar, atap pelana, atap limasan, dan atap perisai. Kesimpulannya baja ringan merupakan rangka atap yang terbaik untuk saat ini.

Kembali ke topik awal tentang perhitungan luas pada atap bangunan dari baja ringan. Pada dasarnya, rumus untuk menghitung luas atap didasarkan pada model atap tersebut. Masing-masing model atap terbentuk atas berbagai bangun geometri misalnya persegi, persegi panjang, segitiga, dan trapesium. Namun ingat perhitungan luas atap hanya dilakukan pada bidang yang akan ditutupi oleh genteng.

  • Atap datar dibentuk oleh 1 persegi, sehingga rumus perhitungannya yaitu luas atap = panjang atap x lebar atap.
  • Atap pelana dibentuk dari 2 persegi panjang dan 2 segitiga yang tidak ditutup genteng, sehingga rumusnya yaitu luas atap = 2 x (panjang atap x lebar atap).
  • Atap limasan dibentuk dari 4 segitiga, sehingga rumusnya yaitu luas atap = 4 x (1/2 x alas atap x tinggi atap).
  • Atap perisai dibentuk dari 2 segitiga dan 2 trapesium, sehingga rumusnya yaitu luas atap = {2 x (1/2 x alas atap x tinggi atap) } {2 x {1/2 x (alas atap alas atap’) x tinggi atap} }.

Karena bersifat mentah, rumus di atas masih cukup membingungkan jika digunakan sehari-hari untuk menghitung luas atap baja ringan. Selain itu ukuran panjang atap dan tinggi atap juga belum diketahui. Ini menandakan Anda perlu menghitung terlebih dahulu panjang dan tinggi atap sebelum bisa menghitung luas atap secara keseluruhan.

Ada rumus yang lebih gampang untuk menghitung luas keseluruhan dari permukaan atap bangunan yaitu :

L = p x l / cos α

Keterangan :