Cara Amplas Dempul yang Benar

Bagaimana cara amplas dempul yang benar? Proses pendempulan bisa dikatakan sebagai tahap yang paling penting dalam rangkaian pembuatan bodi kendaraan bermotor. Proses ini biasanya dilakukan sebelum memasuki tahap pengecatan. Oleh sebab itu, pengerjaan yang baik akan mempermudah jalannya proses pengecatan dan membuahkan hasil yang maksimal.

Namun di sisi lain, pekerjaan pendempulan tidak bisa dipandang sebelah mata mengingat prosesnya yang tidak mudah dan membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Proses ini pun menuntut Anda untuk berani kotor mengingat Anda akan bersentuhan langsung dengan debu dan kotoran. Semakin baik dan semakin detail proses pendempulan yang dilakukan, maka kualitas hasil pekerjaan pun dijamin akan semakin baik.

cara-amplas-dempul.jpg

Mulailah dengan mengenakan pakaian pelindung dan pendukung keamanan seperti celana dan baju berlengan panjang, sarung tangan, sepatu, masker, serta kacamata. Kemudian siapkan area pekerjaan di tempat yang terbuka. Adapun tahap-tahap pekerjaan yang nantinya akan kita lakukan yaitu :

  • Pengamplasan menggunakan amplas yang kasar.
  • Pendempulan untuk menutupi permukaan yang kasar dan berlubang. Proses ini juga bertujuan untuk membentuk bodi sesuai rencana.
  • Pengamplasan memakai amplas kasar untuk meratakan dempul setelah mengering.
  • Pengamplasan menggunakan amplas halus untuk melicinkan permukaan.

Setidaknya terdapat dua macam dempul yang biasa digunakan untuk mendukung pekerjaan ini yaitu dempul besi dan dempul kayu. Tetapi kebanyakan orang cenderung memilih dempul besi untuk diaplikasikan sebagai bodi filler pada kendaraan bermotor. Anda bisa membeli kedua produk dempul ini toko bangunan terdekat dengan merek yang beraneka ragam.

Berikut ini panduan dari Arafuru dalam mendempul bodi kendaraan bermotor beserta tips-tips dalam mengamplas dempul tersebut supaya hasilnya bagus :

Alat dan Bahan :

  • Dempul
  • Pengeras dempul
  • Alat perata dempul (skrap)
  • Amplas
  • Kain lap
  • Wadah yang rata
  • Sarung tangan
  • Masker

Langkah-langkah :

  1. Ambil bodi part fiberglass yang akan dilapisi dengan dempul. Gosoklah permukaan bodi tersebut menggunakan amplas halus untuk membersihkan seluruh permukaannya. Setelah itu, seka memakai kain lap untuk memastikan kondisinya sudah benar-benar bersih.
  2. Perlu diketahui bahwa bahan fiberglass sebenarnya mempunyai bobot yang cukup ringan. Bobot tersebut akan semakin bertambah seiring dengan banyaknya dempul yang ditempelkan di permukaannya. Jadi usahakan jangan terlalu berlebihan dalam mengaplikasikan dempul karena dapat menyebabkan bobot bodi tersebut terlalu berat.
  3. Campurkan dempul dan bahan pengerasnya dengan perbandingan sesuai pada petunjuk di kemasannya. Ingat bahwa dempul akan mengeras hanya dalam waktu kurang dari 25 menit. Jadi usahakan Anda mencampurkan dempul dalam jumlah yang secukupnya agar tidak menimbulkan sisa yang terlalu banyak. Biasanya setelah tercampur rata, warna dempul tersebut akan berubah menjadi kuning atau hijau.
  4. Setelah campuran dempul dinilai sudah siap, kini waktunya bagi Anda untuk menerapkannya ke permukaan bodi kendaraan. Aplikasikan dempul ini dengan lapisan yang tipis saja sedikit demi sedikit agar hasilnya rapi. Fokuslah pada bagian yang bergelombang terlebih dahulu. Barulah setelah permukaan bagian tersebut sudah cukup rata, Anda bisa berpindah ke bagian lain untuk menyesuaikan tingkat kerataannya. Setelah itu, biarkan dempul tadi mengering kurang lebih selama 1 jam.
  5. Periksa terlebih dahulu apakah lapisan dempul tadi sudah kering betul atau belum. Caranya yaitu cukup dilakukan dengan menyentuhnya menggunakan tangan lalu rasakan. Jika lapisan dempul tersebut masih terasa lembab atau basah artinya dempul belum bisa dikatakan kering. Tunggu beberapa saat lagi supaya lapisan dempul ini lebih kering.
  6. Pakailah amplas besi yang kasar untuk membentuk permukaan dempul. Lakukan proses pengamplasan ini sebanyak beberapa kali sampai permukaannya sudah terlihat cukup halus. Bila ada bagian permukaan yang terdapat lubang-lubang kecil, Anda bisa menutupnya memakai dempul lalu mengamplasnya lagi.
  7. Amplas kasar digunakan pada tahap penghalusan awal. Biasanya tahap tersebut akan menimbulkan dampak berupa garis-garis halus di permukaan dempul. Anda tidak perlu khawatir terhadap munculnya garis-garis tersebut karena dalam tahap ini tujuannya hanya untuk meratakan lapisan dempul agar tidak bergelombang. Barulah kemudian pada tahap berikutnya, Anda bisa memakai amplas halus. Penggunaan amplas halus ini bertujuan untuk meratakan sekaligus menghaluskan dan melicinkan permukaan lapisan dempul.