Sipil
Dec6

Cara agar Hasil Pengecoran Beton Bagus

Bagaimana cara agar hasil pengecoran beton bagus? Proses pengerjaan konstruksi cor beton kelihatannya tidak terlalu sulit. Kita cukup menuangkan adukan beton yang sudah jadi pada bekisting/cetakan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Namun tahukah Anda, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan supaya pekerjaan pengecoran yang kita lakukan membuahkan hasil yang bagus?

Terdapat sejumlah kriteria untuk menilai baik buruknya suatu pekerjaan pembuatan cor beton. Di antaranya meliputi keamanan bangunan cor tersebut, tingkat efisiensi proses pengerjaannya, serta faktor ekonomis dalam anggaran pembiayaannya. Cor yang bagus dibuat dengan harga semurah mungkin namun tetap mengutamakan kualitas yang memenuhi standar, permukaannya halus dan rata, posisi vertikal dan horizontal tepat, pengerjaan tidak bertele-tele, serta hasilnya optimal tidak retak dan tidak keropos.

hasil-pengecoran-beton.jpg

Guna mewujudkan hasil pengecoran beton yang bagus diperlukan perencanaan yang baik dan matang. Pembuatan desain struktur awal harus benar dan memiliki konsep yang jelas. Penentuan dimensi beton, teknik pembuatan, dan jadwal pekerjaan wajib direncanakan dengan cermat. Kesalahan pada salah satu aspek pekerjaan bisa memberikan dampak yang serius terhadap hasil akhir pekerjaan secara keseluruhan.

MATERIAL

Material-material penyusun beton harus digunakan sesuai dengan perhitungan yang tercantum di perhitungan desain standar yang sudah ditentukan. Sebagai contoh, apabila telah disepakati bahwa struktur beton bertulang yang akan dibangun menggunakan beton kualitas K350, maka ketentuan tersebut harus dilaksanakan sebaik mungkin. Jangan pernah melakukan manipulasi  dengan membangun beton kualitas K250 hanya demi untuk menghemat anggaran karena hasilnya tidak akan memenuhi standar keamanan.

BEKISTING

Buatlah bekisting dengan bentuk yang benar dan rapi. Pastikan semua bagian dari bekisting tersebut sudah ditopang oleh penyangga (strager) yang kuat supaya tidak rubuh atau bocor. Sah-sah saja sebenarnya jika Anda ingin memanfaatkan kembali papan atau tripleks bekas pembuatan bekisting sebelumnya asalkan kondisinya masih layak pakai, tidak melengkung, tidak lapuk, dan tidak ada keretakan. Sebaiknya papan/tripleks yang akan dipakai lagi perlu dibersihkan terlebih dahulu.

Bekisting yang telah selesai dibangun wajib diperiksa ulang. Begitu pula dengan bahan pembuat bekisting yang meliputi papan dan tripleks harus dalam kondisi bersih dan bagus. Pastikan jalur-jalur bekisting tersebut sudah terletak tepat pada posisinya masing-masing. Cek apakah ada kemungkinan bekisting tersebut mengalami kebocoran di beberapa bagian. Periksa pula tingkat kerataan permukaannya menggunakan waterpass.

BETON

Kebanyakan proyek pembangunan saat ini memanfaatkan beton siap pakai (ready mix) berkat keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Salah satunya adalah kualitas beton tersebut yang tepat dan kepraktisannya. Apabila Anda juga memutuskan untuk menggunakan beton ready mix, ada baiknya melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan perusahaan dan jasa penyedia beton cor jauh-jauh hari. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan referensi harga, ketersediaan material, dan mutu pelayanan sebanyak-banyaknya. Selain itu, proses pengiriman beton ready mix tersebut juga bisa tepat waktu.

KESALAHAN

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pekerja proyek dalam melaksanakan pekerjaan pengecoran beton adalah waktu pembongkaran beton yang tidak tepat. Usahakan proses pembongkaran bekisting jangan dilakukan terlalu dini sebelum beton benar-benar kering dan mampu menahan bebannya sendiri. Biasanya waktu beton kering paling cepat adalah 30 hari sejak dimulainya pekerjaan.

Adukan beton yang tercecer di sepanjang jalan selama berlangsungnya proses pengerjaan pengecoran juga harus mendapatkan perhatian khusus. Pasalnya adukan tersebut dapat mengering dalam waktu yang relatif cepat. Pembersihan adukan beton yang sudah kering akan memakan waktu, tenaga, dan biaya yang lebih banyak dibandingkan adukan basah. Jadi sebaiknya ada petugas khusus yang mengurus masalah ini. Sebab jika dibiarkan, akses jalan menuju lokasi proyek menjadi tidak rata dan bergelombang akibat tumpahan adukan beton yang telah keras sehingga memunculkan risiko baru.