9 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Cakar Ayam

Konstruksi bangunan terdiri atas rangkaian struktur-struktur yang saling bekerja sama dan membentuk suatu kesatuan. Struktur bangunan yang paling bawah adalah pondasi. Pondasi ini berfungsi menopang dan menahan bangunan, lalu meneruskan beban yang diterimanya ke tanah. Sehingga bangunan pun dapat berdiri dengan kokoh. Kini ada banyak sekali pondasi yang bisa dipakai untuk membuat bangunan. Salah satunya yaitu pondasi cakar ayam.

Apa sih pondasi cakar ayam itu? Pondasi cakar ayam adalah pondasi bangunan yang terdiri atas plat tipis dan pipa-pipa yang saling bekerja sama secara monolit sehingga menciptakan pondasi yang kaku, tahan terhadap beban yang besar, dan mampu mencegah terjadinya penurunan yang tidak seragam. Pondasi ini biasanya diterapkan di tanah yang lunak. Tahukah Anda, pondasi cakar ayam ditemukan oleh seorang insinyur dari Indonesia yakni Prof. Dr. Ir. Sedijatmo pada 1961.

kelebihan-pondasi-cakar-ayam.jpg

KELEBIHAN

Pondasi cakar ayam mempunyai beberapa kelebihan di antaranya :

  1. Bisa Dibangun di Tanah yang Tidak Stabil

Ini merupakan keunggulan utama dari pondasi cakar ayam yaitu pondasi ini dapat dibangun di tanah yang lemah dan kondisinya tidak stabil. Bahkan awal mula penemuan pondasi cakar ayam ini pun didasarkan pada masalah pembuatan pondasi di daerah rawa-rawa yang memang susah dibangun. Namun dengan mengaplikasikan pondasi cakar ayam, kendala ini dapat teratasi. Anda tetap bisa membuat pondasi di tanah yang memiliki kondisi yang tidak stabil.

  1. Memiliki Struktur yang Sangat Kokoh

Pondasi cakar ayam mempunyai struktur yang sangat kokoh. Kekuatan yang dimilikinya bahkan membuat pondasi ini mampu menahan beban bangunan dengan sangat baik. Dengan kekuatan yang dimilikinya tersebut, pondasi ini bisa dimanfaatkan untuk menopang bangunan bertingkat yang mempunyai lantai banyak. Anda bisa membangun rumah 2-3 lantai menggunakan pondasi cakar ayam. Adanya dukungan dari pondasi ini membuat rumah tersebut mampu kokoh berdiri.

  1. Tidak Membutuhkan Sistem Drainase

Pondasi cakar ayam tidak memerlukan sistem drainase. Sebab pada dasarnya pondasi ini terbuat dari beton dan pipa-pipa tulangan yang sangat kokoh. Pondasi ini sudah memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap air. Posisinya yang tertanam jauh di dalam tanah juga membuatnya tidak membutuhkan sistem drainase. Apalagi pondasi cakar ayam juga notabene dibuat untuk daerah rawa-rawa sehingga pondasi ini memang sudah dipikirkan agar tidak rusak karena air.

  1. Tidak Perlu Sambungan Kembang Susut

Kelebihan lain dari pondasi cakar ayam yaitu tidak dibutuhkannya sambungan kembang susut untuk mendukung pondasi ini. Karena pondasi cakar ayam memang diperuntukkan bagi daerah-daerah yang memiliki tanah yang tidak stabil. Dengan struktur yang dimilikinya, pondasi ini telah mempunyai kekuatan yang tangguh sekali untuk menopang beban bangunan. Tanpa sambungan kembang susut pun pondasi cakar ayam sudah mampu bekerja dengan baik.

  1. Cocok Diaplikasikan di Berbagai Daerah

Tangguhnya kekuatan yang dimiliki oleh pondasi cakar ayam membuatnya bisa digunakan untuk proyek pembangunan di berbagai daerah. Karena pondasi ini dapat bekerja baik di daerah rawa-rawa yang notabene mempunyai tanah yang lunak dan tak stabil, maka secara otomatis pondasi ini juga bisa kita gunakan untuk pembuatan pondasi di daerah kering yang memiliki tanah yang stabil. Pondasi cakar ayam ini bisa diimplementasikan di berbagai tempat.

  1. Proses Pembuatannya Relatif Lebih Cepat

Pondasi cakar ayam merupakan pondasi yang ajaib. Mengapa? Disebut demikian karena pondasi ini sebenarnya tidak membutuhkan rangkaian proses yang panjang. Proses pembuatan pondasi cakar ayam relatif sederhana dengan tahapan pembuatan yang sedikit. Jadi waktu pembuatan pondasi cakar ayam pun bisa dilaksanakan dengan lebih cepat. Menariknya pondasi ini memiliki kekuatan yang sangat kokoh meskipun waktu pembuatannya cukup cepat.

kekurangan-pondasi-cakar-ayam.JPG

KEKURANGAN

Sementara itu, kekurangan-kekurangan pondasi cakar ayam antara lain :

  1. Proses Pembuatannya Cukup Rumit

Pondasi cakar ayam bukanlah pondasi yang sederhana. Pondasi ini memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi. Utamanya adalah mengenai pembuatan struktur pondasi ini yang memang cukup rumit. Pondasi cakar ayam ini terdiri atas beberapa komponen yang saling bekerja sama. Baik plat beton maupun pipa-pipa pendukungnya harus dibuat dan dipasang pada posisi yang benar. Sebab jika tidak, maka risiko pondasi mengalami kerusakan pun sangat besar. Anda harus mampu merencanakan pondasi ini sebaik-baiknya.

  1. Harus Dibuat oleh Tenaga yang Ahli

Karena proses pembuatannya yang memang rumit, pondasi cakar ayam hanya dapat dibuat oleh tenaga yang ahli serta berpengalaman. Baik arsitek ataupun tukang bangunan tersebut wajib mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang pondasi cakar ayam supaya bisa membuatnya dengan benar. Tidak seperti pondasi batu kali yang cukup sederhana sehingga banyak pekerja bangunan yang sudah mahir membuatnya, pembuatan pondasi cakar ayam ini membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.

  1. Dibutuhkan Biaya yang Relatif Banyak

Dalam membuat pondasi cakar ayam memang diperlukan biaya yang tak sedikit. Terdapat cukup banyak komponen penyusun pondasi yang harus Anda buat supaya pondasi ini mempu berdiri dengan kokoh. Anda harus menyediakan anggaran untuk pengadaan plat beton, pipa-pipa besi, dan lain-lain. Tapi sebenarnya, mahal tidaknya biaya yang diperlukan untuk membuat pondasi cakar ayam ini bersifat relatif. Jika dibandingkan dengan pondasi lain yang pembuatannya lebih rumit namun memiliki kekuatan yang sama, pondasi cakar ayam ini justru lebih hemat biaya.