Sipil
Jul20

5 Langkah : Cara Membuat Batu Alam dari Beton

Bagaimana cara membuat batu alam dari beton? Batu alam sangat efektif dipakai untuk menciptakan kesan natural di lingkungan tempat tinggal Anda. Kesan alami yang dimiliki oleh batu ini begitu kuat. Rumah dengan desain apapun akan langsung berpadu harmonis bersama alam apabila dipasangi batu ini. Hal tersebut tentunya berguna sekali bagi Anda yang ingin mengubah desain rumah agar terasa lebih menenangkan tanpa perlu menghilangkan konsep awal.

Batu alam terbuat jenis-jenis bebatuan tertentu yang diproses sedemikian rupa sehingga lebih indah. Batu yang sudah didapatkan dari sungai, gunung, atau pantai akan dipotong-potong menjadi ukuran yang lebih kecil. Setelah itu, batu tersebut disempurnakan bentuknya sesuai permintaan pasar. Barulah kemudian batu alam akan dipoles supaya tampak menarik. Karena proses pencariannya tidak mudah serta telah mengalami rangkaian pemrosesan yang panjang, maka jangan heran kalau harga batu alam tergolong mahal. Apalagi kalau sudah sampai ke perkotaan harganya bisa naik berkali-kali lipat.

membuat-batu-alam-beton.jpg

Bagi Anda yang belum mempunyai anggaran cukup untuk membeli batu alam atau sulit menemukan penjual batu alam di lingkungan sekitar, Anda bisa mengakalinya dengan membuat batu alam sendiri. Iya benar, kita ternyata bisa membuat batu alam tiruan menggunakan bahan beton. Cara pembuatannya cukup mudah tetapi membutuhkan kesabaran dan keuletan yang tinggi. Namun karena batu ini terbuat dari adukan beton, meskipun kokoh tetapi kualitasnya tidak bisa sebagus batu alam.

Di bawah ini merupakan langkah-langkah pembuatan batu alam dari beton :

Langkah 1. Pembuatan Cetakan

Susun perencanaan mengenai ukuran batu alam yang ingin dibuat. Misalnya saat ini kita akan membikin batu alam yang berbentuk kotak dan berukuran 30 x 30 cm. Siapkan 4 batang lis kayu yang ukurannya 3 x 33 cm. Buatlah 2 buah sambungan siku dengan menyambungkan masing-masing 2 batang lis menjadi satu. Kemudian 2 buah sambungan siku tersebut kembali disatukan menggunakan penjepit buku sehingga membentuk kotak. Cek sekali lagi untuk memastikan bahwa ukuran pada bagian dalam kotak adalah 30 x 30 cm.

Langkah 2. Pembuatan Adukan

Kita di sini akan membuat batu alam yang memiliki penampang berupa lempengan. Maka adukan beton yang diperlukan terbuat dari campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:3. Kalau perlu, Anda bisa menambahkan zat aditif sebagai pengeras beton untuk mencegah terjadinya keretakan rambut. Usahakan memakai pasir yang sangat halus seperti pasir elod yang memiliki agregat 1,5-2,2. Boleh juga menggunakan pasir pantai namun harus disaring terlebih dahulu memakai saringan yang terbuat dari kawat kasa nyamuk.

Langkah 3. Pencetakan Batu

Letakkan selembar kertas koran di atas permukaan lantai kerja supaya nanti beton yang sudah mengeras bisa gampang diangkat. Lalu taruh juga cetakan yang telah kita buat persis di atas kertas koran tadi. Tuangkan adukan beton ke dalam cetakan sampai terisi penuh. Anda bisa memakai cetok dengan bantuan roskam untuk meratakan permukaannya. Untuk membuat motif uliran yang menyerupai batu alam asli, Anda bisa mengukirnya secara manual atau menempelkan batu alam di adukan tersebut sebagai pencetaknya. Setelah kondisi adukan beton sudah setengah kering, lepaskan cetakan dengan mencopot penjepit bukunya. Ulangi proses pembuatan batu alam tersebut sampai didapatkan jumlah yang sesuai keinginan.

Langkah 4. Pengeringan yang Benar

Pembuatan batu alam dari beton sebaiknya dikerjakan di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari. Jika kondisi cuaca sedang terik disarankan untuk menyiramkan air di sekeliling ruangan agar suhu tempat kerja tidak terlampau panas. Batu beton yang sudah setengah kering jangan dijemur di bawah matahari secara langsung sebab bisa menimbulkan keretakan. Biarkan saja batu tersebut mengering dengan sendirinya oleh angin selama 8-12 jam.

Langkah 5. Pemasangan Batu

Batu alam dari beton yang sudah jadi harus dipastikan benar-benar kering sebelum dapat digunakan untuk menghiasi rumah Anda. Biasanya dibutuhkan waktu sampai 3-5 hari untuk memastikannya sudah mengering dengan sempurna. Untuk memasang batu tersebut, prosesnya kurang lebih sama dengan pemasangan keramik dinding. Anda perlu membasahinya dengan air terlebih dahulu agar bisa merekat sempurna bersama adukan plester/acian. Beberapa orang juga biasanya memasang batu alam dari beton ini dengan menyusunnya seperti pemasangan batu alam susun sirih agar membentuk sebuah tiang yang sangat indah.