Sipil
Nov11

4 Faktor Penting dalam Instalasi Pipa Air Bersih

Apakah Anda ingin mengerjakan instalasi pipa air bersih rumah tangga sendiri? Proses instalasi terhadap pipa saluran air bersih untuk rumah tangga wajib dilakukan dengan benar. Tujuannya agar pipa tersebut dapat mengalirkan air bersih secara lancar. Keberadaan pipa pun harus dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu aktivitas seluruh penghuni rumah tersebut.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam mengerjakan instalasi pipa ini supaya hasilnya sesuai dengan kaidah ketentuan yang berlaku. Di antaranya posisi sumber air, sistem instalasai, pola pemasangan, dan jenis pipa. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut secara jelas, harapannya pipa air bersih di rumah Anda bisa langsung digunakan karena layak pakai dan pipa tersebut mampu mengalirkan air dengan air.

instalasi-pipa-air-bersih.jpg

Di bawah ini merupakan empat faktor penting dalam mendukung keberhasilan Anda dalam menginstalasi pipa air bersih untuk skala rumah tangga!

Faktor 1. Jenis Sumber Air

Apakah jenis sumber air yang ingin Anda alirkan ke dalam rumah? Apakah dari air tanah atau air PAM? Jika Anda menggunakan air PAM, pihak perusahaan biasanya akan menyediakan jalur distribusi ke rumah Anda menggunakan pipa khusus. Anda dilarang keras merubah, mengganti, atau memodifikasi pipa tersebut. Sedangkan apabila Anda memakai air tanah seperti sumur bor, Anda bisa lebih leluasa dalam mengelola instalasi pipa yang menghubungkannya.

Faktor 2. Desain Sistem Instalasi

Desain sistem instalasi pipa air bersih bisa dibuat dalam dua model yaitu model terbuka dan model tertutup. Pada instalasi pipa secara terbuka, pipa ini dihubungkan membentuk garis, di mana titik awal tidak bertemu dengan titik akhir. Hal ini menyebabkan jika ada kerusakan yang terjadi di tengah-tengah sambungan, maka pipa yang terletak di posisi setelah titik kerusakan tidak dapat teraliri air. Sementara itu, model instalasi pipa secara tertutup menuntut semua titik pipa saling tersambung tanpa terputus membentuk lingkaran. Jadi tekanan air yang dihasilkannya pun lebih kuat dan sama rata.

Faktor 3. Posisi Pemasangan Pipa

Pemasangan pipa dalam instalasi air rumah tangga dapat dikerjakan dengan menanamkannya di dalam lantai/dinding atau menempelkannya begitu saja. Penanaman pipa harus dilakukan sebelum proses pembangunan struktur bangunan rumah tersebut dilaksanakan. Sehingga tidak perlu dilakukan upaya renovasi dan anggaran pemasangannya pun bisa ditekan. Kelebihan dari pemasangan pipa secara tertanam adalah lebih aman, lebih awet, dan lebih rapi. Namun bila Anda berniat memasang pipa setelah bagian dinding atau lantai rumah sudah rampung dibangun, kami menyarankan cukup ditempelkan saja. Tak masalah jika Anda mempunyai anggaran berlebih, Anda bisa membongkar beberapa bagian dinding/lantai dan menanamkan pipa di dalamnya.

Faktor 4. Pemilihan Bahan Pipa

Pipa tidak hanya terbuat dari bahan PVC, tetapi sudah ada pipa air yang dibikin dari material besi dan stainless steel. Masing-masing dari bahan ini tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Di Indonesia, pipa air untuk rumah tangga biasanya terbuat dari pipa PVC karena harganya murah dan daya tahannya cukup awet. Jika Anda memiliki anggaran yang berlebih, tidak ada salahnya berinvestasi pada pipa yang berbahan besi sehingga lebih awet. Namun sayangnya besi dapat berkarat apabila ada permukaannya yang tergores. Meskipun harganya lumayan mahal, pipa stainless steel adalah pipa yang bebas perawatan.