3 Cara Menyambung Pipa Besi Tanpa Las Listrik

Bagaimana cara menyambung pipa besi tanpa las listrik? Pipa merupakan material terbaik untuk membuat saluran. Berdasarkan bahan bakunya, ada banyak sekali ragam dari pipa seperti pipa besi, pipa PVC, pipa plastik, pipa bambu, pipa kaca, dan lain-lain. Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar teknik yang dapat dilakukan untuk menyambungkan dua pipa besi menjadi satu. Bagaimanakah caranya?

Pipa perlu disambung untuk memperpanjang ukurannya. Penyambungan pipa PVC mungkin dapat dikerjakan dengan sangat mudah karena sudah ada produk khusus yang ditujukan sebagai sambungan pipa PVC. Sedangkan untuk pipa besi, Anda membutuhkan trik tersendiri. Metode penyambungan pipa besi yang dipilih perlu disesuaikan dengan bahan baku pipa dan maksud penyambungannya.

cara-menyambung-pipa-besi.jpg

Pada umumnya, pipa besi disambung menggunakan las listrik sehingga dapat menyatu dengan kuat dan permanen. Metode proses pengelasannya disesuaikan dengan jenis bahan baku yang dipakai oleh pipa besi tersebut. Misalnya pipa stainless steel bisa dilas memakai las busur wolfram. Berbeda dengan pipa baja karbon yang bisa dilas menggunakan las metal. Namun ada jenis pipa besi yang tidak cocok bila disambung dengan las seperti pipa leden yang justru mudah rusak bila disambung menggunakan las.

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan teknik lain selain las untuk menyambung pipa besi yang membutuhkan perlakuan khusus. Berikut ini metode-metode tersebut!

Metode I. Threaded

Threaded dilakukan dengan membuat uliran di ujung kedua pipa besi yang ingin disatukan. Metode ini banyak diterapkan oleh PDAM untuk menyambung pipa besi saluran air minum. Kelebihan dari sambungan ulir adalah gampang dikerjakan dan aman karena tidak menimbulkan percikan api. Sayangnya pembuatan uliran mengakibatkan ketebalan pipa, terutama di bagian ujungnya menjadi berkurang. Sambungan ini pun rawan mengalami kebocoran manakala karet pengganjal (seal) yang dipakai kurang bagus.

Metode II. Flange

Flange merupakan alat yang berfungsi untuk memegangi pipa dan mengencangkannya secara tidak permanen. Alat ini menggunakan baut sebagai media pengencangnya sehingga bisa dipasang dan dilepaskan dengan mudah sekali. Untuk melakukannya, kedua ujung pipa yang akan disambung harus ditempelkan terlebih dahulu, kemudian diikat menggunakan flange ini. Metode flange paling tepat diterapkan pada sambungan pipa sementara yang harus dibongkar secara berkala.

Metode III. Spigot

Pada dasarnya, metode spigot dikerjakan dengan memasukkan ujung pipa yang satu ke ujung pipa lainnya. Jadi ukuran diameter kedua pipa besi yang ingin disambung wajib berbeda. Anda bisa memulainya dengan membelah diameter ujung pipa menggunakan mesin gerinda sepanjang 7 cm. Lalu rapatkan bagian ujung belahan pipa tadi memakai palu sehingga ukurannya mengecil. Setelah itu, Anda bisa memasukkan ujung pipa yang sudah mengecil tadi ke dalam ujung pipa yang satunya lagi. Untuk menguatkan sambungannya, Anda bisa memasang paku rivet pada sambungan tersebut.