Sipil
May19

2 Cara Meluruskan Kayu yang Melengkung

Bagaimana cara meluruskan kayu yang melengkung? Walaupun sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur yang benar, kayu yang telah diolah sedemikian rupa dari pohon ini masih berpotensi mengalami lengkungan. Pada dasarnya, kayu melengkung karena pelepasan air dari dalam kayu pada saat proses pengeringan berlangsung tidak merata di semua permukaannya. Ketika menyusut dari ukurannya yang semula inilah kayu akan mengalami bengkok akibat arah seratnya berbeda-beda.

Dengan memanfaatkan bobot yang dimiliki oleh kayu itu sendiri melalui penumpukan, Anda bisa mencegah timbulnya lengkungan yang semakin parah. Khususnya pada kayu yang terletak di bagian tengah sampai bagian terbawah tumpukan tersebut. Ini dikarenakan beban tumpukan kayu yang cukup besar mampu menahan pori-pori kayu agar tidak berubah ukuran secara drastis sehingga bentuk keseluruhan kayu tetap terjaga dengan baik.

cara-meluruskan-kayu.jpg

Namun risiko terjadinya lengkungan tetap dimiliki oleh kayu yang berada di bagian paling atas tumpukan. Selain karena beban penahan yang diterimanya tidak begitu besar, kayu yang terletak di posisi teratas ini juga paling banyak mendapatkan aliran udara yang panas. Akibatnya kayu tersebut pun mengalami proses pengeringan yang terlalu cepat.

Untuk mencegah kayu melengkung, Anda bisa meletakkan beban tambahan yang cukup berat di atas masing-masing tumpukan kayu. Semakin berat dan semakin banyak jumlah beban tersebut, maka hasilnya pun akan semakin maksimal. Hindari menggunakan permberat tambahan yang terbuat dari logam karena dapat membahayakan ruang pengeringan kayu dan merusak kayu yang terletak persis di bawahnya. Kayu yang bersentuhan langsung dengan logam dalam waktu yang cukup lama biasanya akan menimbulkan noda bekas terbakar atau pun lubang akibat tekanan.

Sebaiknya alat yang dipakai sebagai pemberat tambahan untuk tumpukan kayu berasal dari bahan alami seperti batu yang sudah dibentuk rata atau beton yang dicetak. Sesuaikan jumlah beban ini dengan lebar kayu supaya bisa menutupi seluruh permukaan bidang. Dengan memperkecil bidang kayu yang terbuka, potensi kayu untuk melengkung pun bisa diminimalisir.

Lantas pertanyaannya, bagaimanakah caranya meluruskan kembali kayu yang sudah terlanjur melengkung?

Kayu, baik itu yang berupa papan, reng, usuk, balok, dan sebagainya yang telah mengalami lengkungan akibat proses pengeringan yang berjalan tidak merata tetap bisa diluruskan. Hanya saja diperlukan ketelatenan tinggi dan waktu yang tidak sebentar untuk mengembalikan kerataan pada permukaannya. Ikuti kiat-kiat dari Arafuru sebagai berikut :

Menyiram Kayu dengan Air

Metode ini bertujuan untuk mengisi pori-pori kayu dengan air sehingga kandungan partikel di dalamnya sama. Prose penyiraman dilakukan dengan menyiramkan air secara merata pada seluruh permukaan kayu hingga benar-benar basah. Kemudian kayu yang sudah basah ini diangin-anginkan dalam posisi berdiri selama 3-5 menit agar kandungan airnya sedikit berkurang. Barulah setelah itu, kayu tersebut dihamparkan dalam posisi horisontal di permukaan lantai yang rata dan teduh sampai mengering kembali. Jangan lupa memberikan pemberat di atasnya ya.

Mengecat Kayu dengan Cat Tembok

Ternyata, cat tembok cukup efektif lho digunakan untuk meluruskan permukaan kayu yang melengkung. Hal ini karena cat tembok bersifat panas sehingga mampu mengembalikan susunan pori-pori kayu seperti semula. Cobalah menguaskan cat dinding secukupnya ke seluruh permukaan kayu secara merata. Berikutnya letakkan kayu tersebut pada bidang yang mempunyai permukaan rata. Setelah kering, kayu pun akan lurus kembali.