Ruangan
Jan24

Suka Desain Kamar Mandi yang Kering atau Basah?

Menurut kondisi kelembaban di dalamnya, desain kamar mandi dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu kamar mandi kering, setengah kering, dan basah. Tentu saja, masing-masing konsep kamar mandi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya. Misalnya pada kamar mandi kering di mana kondisi ruangan yang tidak lembab membuatnya tetap sehat.

Biar lebih jelas, yuk simak ulasan di bawah ini :

1. Kamar Mandi Kering

desain-kamar-mandi.jpg

Desain Kamar Mandi Kering

Kondisi kamar mandi yang kering dapat diciptakan dengan menghadirkan bathtub ke dalam ruangan. Dengan demikian, otomatis ukuran kamar mandi pun harus cukup luas agar bisa menampung bathtub tersebut. Kegiatan mandi yang dilakukan dengan cara berendam di bak ini memungkinkan kondisi interior ruangan tetap kering.

Kebanyakan kamar mandi berkonsep kering dibuat di atas ruangan yang cukup luas. Dengan pemakaian perabotan yang tepat, kamar mandi bisa terlihat lebih bersih. Hanya saja, anda membutuhkan air cukup banyak untuk berendam dibandingkan dengan kebutuhan air dengan shower dan gayung.

2. Kamar Mandi Setengah Kering

desain-kamar-mandi-kering.jpg

Desain Kamar Mandi Setengah Kering

Disebut setengah kering karena sebagian sudut kamar mandi ini basah dan sisanya tetap kering. Cara membuatnya yaitu dengan memanfaatkan pembatas seperti tirai sehingga air tidak membasahi seluruh ruangan. Bisa juga digunakan partisi visual semacam lantai bertekstur untuk membedakan mana sudut yang kering dan basah.

Karena masih ada area yang tergenangi air, kondisi udara di kamar mandi ini cenderung lembab. Oleh karena itu, hindari penggunaan bahan material yang rentan air seperti kayu dan besi. Kalaupun ingin menggunakannya, pilihlah peralatan yang telah dilapisi pelindung anti-air.

3. Kamar Mandi Basah

desain-kamar-mandi-basah.jpg

Desain Kamar Mandi Basah

Konsep kamar mandi yang terakhir ini paling banyak diterapkan, di mana seluruh sudut ruangan bisa terkena guyuran air dan basah. Karena tidak memerlukan spesifikasi ruangan tertentu, desain ini paling cocok diaplikasikan pada kamar mandi yang memiliki ukuran kecil dan sempit.

Perlu diperhatikan, karena lingkungannya yang selalu basah, kelembaban udara di ruangan ini tergolong tinggi. Untuk itu, perlu perhatian yang lebih pada ventilasi ruangan sehingga tempat mandi ini tetap sehat dan tidak menjadi sarang penyakit. Pastikan juga aliran air dapat bergerak lancar dengan kemiringan lantai kamar mandi yang pas sehingga air tidak menggenang.