Ruangan
Aug10

Panduan Merancang Desain Taman Teras Rumah

Butuh inspirasi, bagaimana merancang desain teras rumah? Salah satu ide kreatif pemanfaatan teras selain untuk ruangan menerima tamu adalah menjadikannya sebagai taman yang indah. Aneka bunga dan tanaman bisa anda koleksi di sini dan digunakan sebagai pembentuk suasana taman yang cukup unik. Apalagi jika anda tinggal di rumah kecil, maka solusi ini bisa menjadi alternatif menghadirkan lingkungan hijau di rumah, selain roof garden dan vertical garden.

desain-taman-teras-rumah.jpg

ide-desain-taman-teras-rumah.jpg

tips-desain-taman-teras-rumah.jpg

Langkah-langkah :

  1. Ukurlah luas teras yang anda miliki, mencakup ukuran panjang dan lebarnya. Jangan lupa tandai bagian teras yang tidak bisa digunakan seperti daerah jalan keluar-masuk rumah.
  2. Buatlah sketsa kasar dari bentuk teras anda dengan tetap berpedoman pada ukuran dan catatan yang telah dibuat tadi. Bagi anda yang kurang mahir software desain rumah, silahkan bisa menggunakan cara manual di atas kertas. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi dinding dan kerangka rumah di mana jika kokoh, anda dapat mempertimbangkannya sebagai tempat menggantung pot-pot di sana.
  3. Buatlah daftar tanaman yang ingin anda budidayakan di teras rumah. Mungkin saja, keterbatasan ruangan membuat anda tidak bisa menanam semuanya. Namun, daftar ini tetap berguna untuk memilih mana tanaman yang terbagus dan sudut mana yang paling cocok untuk masing-masing tanaman.
  4. Kelompokkan tanaman-tanaman yang telah dipilih berdasarkan kebutuhan akan sinar matahari, warna daun dan bunga, kebiasaan tanaman, serta kebutuhan akan air. Informasi tentang cara penanaman tumbuhan tersebut akan sangat membantu anda untuk mengetahui faktor-faktor ini.
  5. Cari ukuran pot yang cocok dengan tanaman yang akan dipelihara. Pot yang berdiameter kurang dari 20 cm cocok untuk tanaman herbal serta tanaman berbunga kecil. Jenis tanaman sayuran seperti tomat dan cabai membutuhkan pot yang lebih besar untuk mendukung perkembangan akarnya sehingga dapat berbuah normal. Sedangkan, labu, kacang panjang, pare, melon, anggur, semangka, dan tanaman merambat lainnya memerlukan pot tinggi yang dilengkapi dengan tali/kawat.
  6. Buatlah rancangan tata letak pot-pot yang anda perlukan pada sketsa awal tadi. Maksimalkan pemanfaatan sudut teras yang mendapatkan sinar matahari penuh. Dibandingkan menata pot secara real, mengatur peletakan lewat sketsa akan lebih mudah, tidak berat, dan tidak berisiko apapun.
  7. Terakhir adalah tinggal merealisasikan semua rancangan desain yang telah anda buat tadi ke dalam bentuk nyata.

Selamat mencoba!