Ruangan
Aug30

Langkah-langkah Cara Mendesain Kamar Tidur Anak

cara-mendesain-kamar-tidur-anak.jpg

Perlu panduan dalam mendesain kamar tidur anak? Menyediakan kamar tidur khusus untuk buah hati tercinta memang sangat direkomendasikan. Hal ini akan membantu si kecil berlatih berani, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap apa yang dimilikinya.

Namun sayangnya, tidak sedikit anak-anak yang mengaku takut jika harus tidur sendiri. Diperlukan siasat yang jitu agar mereka mau menghapus ketakutannya itu. Salah satu solusi yang terbukti efektif adalah dengan mendesain kamar tidur tersebut dengan konsep yang disukainya.

Berikut ini panduan dari Arafuru :

1. Dinding yang Berwarna Segar

Mulailah dengan memilih warna background kamar yang sesuai dengan usia dan karakter si anak. Anda dapat melibatkan anak anda dalam proses menentukan warna kamar tidurnya. Yang penting, selalu hindari penggunaan warna pink untuk kamar tidur laki-laki. Sedangkan untuk anak perempuan, pemilihan warna catnya lebih bebas. Cobalah menggunakan warna yang terlihat segar agar membuat anak selalu ceria, mulai dari oranye, kuning, hijau, sampai biru laut. Hindari pemakaian warna-warna yang terlihat redup dan kusam seperti hitam, abu-abu, cokelat tua, merah tua, dan sebagainya.

2. Wallpaper Animasi Hingga Panorama Alam

Selain cat, tembok juga perlu dihiasi wallpaper untuk memunculkan motif di bidang vertikal ini. Biasanya, anak paling suka dengan gambar tokoh animasi yang difavoritnya. Pilihan lain adalah wallpaper bermotif pemandangan alam dan peta dunia. Pemasangan wallpaper ini cukup dilakukan pada salah satu dinding saja, sehingga bagian dinding yang lain bisa diolah dengan lebih mudah.

3. Ranjang Kreatif dan Ranjang Konvensional

Setelah dekorasi dinding beres, anda bisa mulai memasukkan ranjang ke dalam kamar tidur. Untuk anak-anak, selain model konvensional, saat ini terdapat juga aneka ranjang kreatif dengan bentuk menyerupai mobil, kapal, istana, dan sebagainya. Kelebihan dari model ranjang seperti ini tentu dari segi bentuknya yang sangat disukai anak dengan perawatan yang cenderung lebih rumit. Sedangkan ranjang model konvensional, terbilang mudah dirawat serta masih bisa digunakan ketika anak sudah beranjak remaja.

4. Warna dan Motif Kain yang Senada

Yang dimaksud dengan kain di sini adalah penggunaan sprei, selimut, dan tirai yang anda pergunakan di kamar tidur. Pastikan warna ketiga kain ini senada dengan warna cat tembok yang sudah dipilih sebelumnya. Begitupun dengan motifnya harus sesuai dengan motif wallpaper agar tercipta keharmonisan dekorasi di dalam ruangan tersebut.

5. Rak Buku yang Kreatif

Sebagai penyempurna desain kamar tidur yang anda rancang, jangan lupa untuk menambahkan juga rak buku sebagai tempat menaruh koleksi buku dan mainan anak anda. Pilih rak dengan pintu berwarna-warni agar anda bisa melatih si kecil menyusun benda-benda menurut kategorinya. Pastikan juga, seluruh sudut rak tersebut aman bagi keselamatan anak. Anak-anak juga biasanya senang menaiki rak, jadi usahakan struktur rak tersebut kokoh dan mampu berdiri dengan kuat.