Ruangan
Jun14

Jenis-jenis Tanaman untuk Vertical Garden

Kira-kira, apa sajakah jenis-jenis tanaman untuk vertical garden yang paling cocok? Vertical garden merupakan suatu teknik berkebun di mana kita memanfaatkan ketinggian ruangan sebagai tempat bertanam. Demam vertical garden kini sedang melanda masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang hidup di daerah perkotaan. Vertical garden dinilai mampu menjadi solusi yang tepat untuk bercocok tanam di lahan yang sempit.

Pada dasarnya, semua jenis tanaman bisa kita pelihara dengan menggunakan metode vertical garden ini. Pemilihan tanaman yang berukuran kecil lebih dimaksudkan agar tanaman tersebut mampu tumbuh dengan baik, mudah dirawat, dan tidak merusak pot sebagai media tanamnya. Selain itu, penting sekali bagi anda untuk menyesuaikan tanaman mana yang hendak dibudidayakan dengan teknik vertical garden yang dipakai.

tanaman-vertical-garden.jpg

Agar anda lebih mudah memilih tumbuhan apa yang hendak ditanam, berikut ini rekomendasi tanaman dari arafurucom selengkapnya :

Tanaman dengan Metode Rak

Metode rak adalah teknik vertical garden yang paling banyak digunakan oleh penghobi tanaman. Karena beban akan bertumpu pada rak-rak kayu/besi yang kuat, tanamanan yang bisa dipelihara menggunakan metode ini pun beranekaragam. Adapun kami biasanya menggunakan metode ini untuk menanam kangkung, bayam, cabai, tomat, sawi, pakcoy, dan jahe. Bagi anda yang lebih menyukai tanaman hias, cobalah menanam bugenvil dan susun sedemikian rupa hingga membentuk hamparan daun berwarna-warni. Teknik ini juga biasa digunakan untuk budidaya jamur di ruang tertutup.

Tanaman untuk Metode Tempel

Metode vertical garden yang terkenal selanjutnya adalah teknik tempel, yakni dengan menempelkan pot ke dinding. Karena bertumpu pada paku, maka tumbuhan yang ditanam hendaknya tidak terlalu berat agar pot-pot tidak berjatuhan. Cobalah menanam sayur-sayuran yang bisa cepat dipanen seperti pakcoy, sawi, bawang merah, dan bawang putih. Kadang-kadang teknik ini juga digunakan untuk menutup suatu dinding bangunan dengan tanaman-tanaman hias agar tampak lebih cantik.

Tanaman untuk Metode Tegak

Metode tegak paling cocok diterapkan ketika kita memelihara tumbuh-tumbuhan yang hidup secara menjalar. Adapun contohnya antara lain melon, semangka, labu, labu siam, ubi, dan tanaman menjalar lainnya. Selain bisa menghemat ruangan, biasanya tanaman yang dikembangkan dengan metode ini juga membuat rumah terlihat menarik.

Tanaman untuk Metode Gantung

Menggantungkan pot-pot ke sebilah tongkat juga merupakan salah satu metode vertical garden yang kerap digunakan. Poin yang harus diperhatikan saat anda menerapkan metode ini adalah gunakan tali yang kuat (kawat) dan hindari menanam tumbuhan berbobot besar. Metode gantung ini juga bisa digunakan untuk membentuk tanaman sebagai penutup pot, sehingga tanaman tampak seperti bola hijau yang menggantung dengan indah.

Tanaman untuk Metode Karpet

Terakhir adalah mengembangkan vertical garden dengan memakai metode karpet. Prinsip pembuatan metode ini yaitu membentangkan hamparan tanah secara vertical memakai media semacam kantong dan sejenisnya. Teknik karpet biasanya digunakan untuk menanam jenis-jenis tumbuhan yang berakar pendek, seperti stroberi, sehingga akar-akar tanaman tersebut tidak saling berebut tempat dan makanan dengan tanaman di sebelahnya. Biasanya, metode ini juga digunakan untuk menutupi seluruh bidang dinding dan membuat suatu lukisan hidup.