Ruangan
Feb10

Cara Mengubah Loteng Menjadi Kamar Tidur

Bagaimana cara mengubah loteng menjadi kamar tidur? Kamar tidur merupakan ruangan yang sangat pribadi. Kita bisa bebas mengekspresikan diri di dalam ruangan ini asalkan bertanggung jawab. Mau berbuat semaunya tidak apa-apa namun tidak boleh mengganggu orang lain. Kita juga bisa menata desain kamar tidur sesuka hati sendiri. Tidak masalah apakah Anda ingin mendekorasinya dengan gaya industrial, minimalis, colorful, elegan, atau konsep yang lain.

Pastikan seluruh anggota keluarga Anda mempunyai kamar tidur masing-masing agar dia bisa berekspresi dan bertanggung jawab. Jika rumah yang Anda miliki tidak terlalu luas, Anda dapat membuat kamar tidur di basemant atau loteng. Beruntung apabila model atap rumah Anda menjulang cukup tinggi sehingga area loteng bisa diubah menjadi sebuah kamar tidur yang nyaman. Buah hati Anda pasti akan sangat menyukainya.

cara-membuat-kamar-tidur.jpg

Kamar tidur di loteng memiliki kelebihan tersendiri daripada kamar tidur pada umumnya. Karena posisinya lebih tinggi, maka pemandangan yang bisa dilihat dari jendela kamar tidur menjadi lebih luas dan lebih indah. Hembusan anginnya pun lebih kuat sehingga membuat sirkulasi udara di ruangan menjadi lancar. Anda pasti akan merasa sangat nyaman dan dapat tertidur lebih nyenyak saat berada di kamar loteng ini.

Jika Anda tertarik membuat kamar tidur di loteng, Anda bisa mengikuti panduan dari Arafuru sebagai berikut!

Langkah 1. Gantilah Plafon dengan Cor

Kamar tidur di loteng memiliki lantai berupa plafon. Anda tidak bisa menggunakan plafon gypsum, plafon tripleks, atau plafon asbes. Dibutuhkan plafon dari material lain yang mampu menahan beban yang besar. Pilihan yang paling tepat ialah plafon dari cor beton. Anda perlu membongkar plafon lama untuk diganti menjadi plafon cor sehingga lebih aman ditempati orang dan perabotan. Kemudian pasang material penutup lantai seperti lantai kayu atau lantai vinyl di atasnya.

Langkah 2. Perhatikan Konstruksi Atap

Ukuran loteng sangat mempengaruhi tingkat kenyamanannya. Loteng harus berukuran cukup tinggi sehingga orang bisa berdiri di dalamnya. Tinggi loteng yang minimal berkisar antara 2-2,4 m. Perhatikan pula konstruksi atap, termasuk material atap dan tingkat kemiringannya. Sebaiknya gunakan rangka atap dari kayu atau beton karena kuda-kudanya lebih baik daripada rangka atap baja ringan. Kemudian untuk batas aman kemiringan atap adalah 50 persen atau 84 inci.

Langkah 3. Membangun Sirkulasi Udara

Karena jaraknya lebih dekat dengan matahari, sudah pasti suhu udara di loteng lebih panas daripada ruangan-ruangan di bawahnya. Oleh karena itu, Anda wajib memperhatikan sirkulasi udaranya supaya loteng menjadi nyaman dihuni. Bangunlah beberapa jendela dan lubang ventilasi supaya udara dapat keluar masuk ruangan dengan leluasa. Pasang juga bahan-bahan yang dapat menahan panas matahari tepat di bawah atap. Contohnya seperti polyurethane, glass wool, dan aluminium foil.

Langkah 4. Atur Pencahayaan dengan Baik

Kamar tidur di loteng juga memerlukan sistem pencahayaan yang khusus. Anda tidak boleh menyia-siakan bentuk ruangan yang unik dan tidak biasa. Anda perlu memaksimalkan semua kelebihan yang dimiliki kamar tidur tersebut agar tampak memukau. Misalnya bentuk plafon yang miring bisa Anda tampilkan lebih mencolok dengan memusatkan pencahayaan di tempat ini. Beberapa bagian atap juga boleh diganti materialnya menjadi kaca sehingga Anda bisa menikmati indahnya langit dengan leluasa.

Langkah 5. Sediakan Tangga yang Aman

Mengingat posisinya yang berada di lantai atas, Anda membutuhkan tangga sebagai akses utama untuk menuju ke loteng. Buatlah tangga yang sesuai standar keamanan sehingga tidak membahayakan bagi siapa pun yang menggunakannya. Jika kamar loteng nantinya akan dipakai oleh anak-anak, maka tangganya harus dibuat lebih lebar serta dilengkapi dengan pegangan yang kokoh. Tempatkan tangga tersebut di posisi yang tepat sehingga tidak mengganggu aktivitas di ruang bawah.

Langkah 6. Pakai Perabotan Khusus

Ukuran ruangan loteng biasanya tidak terlalu luas. Ada baiknya Anda mengisi ruangan tersebut dengan perabotan yang dibuat secara khusus sehingga tidak akan memakan banyak tempat. Anda bisa memasukkan beberapa furniture built-in yang memang benar-benar diperlukan oleh pemilik kamar tidur tersebut. Kalau bisa pilih perabotan yang memiliki fungsi ganda sehingga Anda bisa mengurangi beban yang perlu ditanggung oleh lantai loteng.