Properti
Jan13

Kelebihan dan Kekurangan Solid Surface

Apakah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh solid surface? Seperti kita tahu, solid surface bisa dibilang merupakan material tiruan dari granit dan marmer. Hal ini dikarenakan bahan bangunan tersebut memang sengaja diproduksi sedemikian rupa agar mempunyai rupa menyerupai granit atau pun marmer. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat solid surface umumnya terdiri dari akrilik, polyester, dan pigmen warna.

Kebanyakan orang mengaplikasikan solid surface pada meja dapur (island) maupun lemari kabinet. Karena mempunyai pori-pori yang sangat kecil, permukaan meja yang dilapisi dengan solid surface tidak akan mudah kotor. Ada pula beberapa yang mencoba memasang material ini pada dinding bangunan. Namun sayangnya, solid surface kurang cocok digunakan untuk menutupi lantai karena tekstur permukaannya yang cukup licin.

kelebihan-kekurangan-solid-surface.jpg

Menariknya, harga solid surface biasanya lebih mahal dibandingkan dengan granit atau marmer. Banderol tersebut tidak terlepas dari kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh solid surface yang tidak bisa ditemukan pada batu alam seperi granit dan marmer.

Berikut ini enam kelebihan dari solid surface :

  1. Tahan Terhadap Benturan

Benturan artinya tumbukan dari benda tumpul. Biasanya keramik, marmer, atau granit yang terbentur dengan tekanan yang cukup kuat akan menjadi pecah berkeping-keping. Namun berbeda dengan solid surface, material ini memiliki ketahanan yang tinggi apabila dikenai benturan yang kuat. Ini disebabkan solid surface mempunyai susunan pori-pori yang kuat sehingga materialnya menjadi tidak getas.

  1. Bobotnya Lebih Ringan

Dibandingkan dengan marmer atau granit, bobot yang dimiliki oleh solid surface jauh lebih ringan. Bahan-bahan pembentuknya yang terdiri atas akrilik, polyester, dan pigmen warna menghasilkan jumlah bobot yang tidak terlalu berat. Itulah kenapa solid surface lebih banyak digunakan untuk menutupi permukaan meja dibandingkan dengan material lainnya.

  1. Pilihan yang Beragam

Seakan tidak mau kalah dengan keramik, pabrik pembuat solid surface kini memproduksi material ini dengan beraneka ragam variasi warna, motif, dan bentuk. Tidak hanya solid surface yang bercorak menyerupai granit, bahkan saat ini sudah banyak solid surface yang memiliki corak menyerupai batu alam yang lainnya. Tentu saja ini merupakan sebuah kabar baik karena akan memudahkan Anda dalam menentukan mana solid surface yang paling tepat sesuai desain yang ingin dibuat.

  1. Materialnya Elastis

Tahukah Anda, solid surface mempunyai tingkat elastisitas yang cukup baik. Hal ini membuatnya bisa dibending atau dibengkokkan untuk menciptakan kesan tertentu. Tidak hanya itu, solid surface pun dapat disambung dengan garis pertemuan pada sambungan yang nyaris tidak kelihatan.

  1. Pori-pori sangat Kecil

Salah satu penyebab kenapa permukaan suatu material cepat kotor ialah besarnya pori-pori penyusunnya sehingga kotoran akan tertahan di dalam pori-pori tersebut. Berbeda dengan solid surface yang mempunyai pori-pori berukuran sangat kecil dengan tekstur yang cukup licin. Secara praktis, kotoran pun tidak akan terjebak di dalam pori-pori penyusun solid surface. Kalau pun kotor, permukaan solid surface ini gampang sekali dibersihkan.

  1. Bisa Dipoles Ulang

Walaupun solid surface mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, tetapi permukaannya lambat laun bisa mengalami kerusakan. Sebagai contoh, warnanya menjadi pudar serta adanya goresan di beberapa sudut permukaannya. Namun Anda tidak perlu khawatir, semua kerusakan tersebut bisa diatasi dengan memoles permukaannya kembali.

Di sisi lain, solid surface juga memiliki sejumlah kekurangan di antaranya :

  1. Rentan Terhadap Goresan

Namanya juga material buatan, jangan heran kalau solid surface bisa tergores apabila terkena benda berujung tajam dengan tekanan yang cukup kuat. Misalnya jika Anda sering memotong bahan makanan di atas meja yang dihiasi solid surface, cepat atau lambat permukaan meja tadi akan dipenuhi oleh bekas goresan. Tapi tak perlu terlalu khawatir karena solid surface dapat dipoles kembali.

  1. Tekstur Terlalu Licin

Solid surface memiliki tekstur permukaan yang sangat licin. Saking licinnya tekstur tersebut, kita bisa mengatakannya hampir seperti kaca. Licinnya tekstur solid surface di satu sisi bisa menjadi kelebihannya karena memiliki kilau yang dapat bertahan lama dan berkesan mewah. Tetapi di sisi yang lain, solid surface akan cukup membahayakan apabila dipakai untuk lantai kamar mandi.

  1. Harganya Terbilang Mahal

Sebagian besar toko bangunan menjual solid surface dengan banderol yang cukup mahal. Mahalnya harga tersebut tentu saja berbanding lurus dengan kualitas yang dimilikinya. Namun oleh karena harga yang tinggi tadi, tidak begitu banyak masyarakat kita yang tertarik menggunakan solid surface dibandingkan dengan marmer atau granit.