Properti
Jun25

Jenis-jenis Apartemen yang Belum Anda Tahu

Apa sajakah jenis-jenis apartemen itu? Di Indonesia, pembangunan apartemen semakin marak dilakukan, khususnya di daerah-daerah perkotaan. Kebanyakan menyasar kawasan yang terletak di sekitar jalan protokol seperti Sudirman, Thamrin, dan Casablanca. Belakangan ekspansi apartemen ini bahkan sudah dilakukan di kota-kota yang ada di pinggiran Jakarta misalnya Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Diperkirakan pada tahun-tahun yang akan datang, pembangunan apartemen akan melampaui perumahan. Hal ini tidak terlepas dari permintaan masyarakat yang menginginkan sebuah hunian praktis dan telah diatur dengan baik. Tidak harus membeli sebuah unit jika kita hendak tinggal di lingkungan apartemen, beberapa developer pun ada yang menawarkan opsi apartemen sewa.

jenis-jenis-apartemen.jpg

Berdasarkan status kepemilikannya, ada 3 jenis apartemen yang patut Anda ketahui antara lain :

  1. Kondominium (Apartemen Beli)

Kondomonium merupakan apartemen yang menyediakan unit-unit yang bisa dibeli oleh perorangan maupun kelompok. Nantinya pembeli yang telah melunasi pembayaran atas unit tersebut akan mendapatkan sertifikat unit/strata sebagai bukti kepemilikan yang sah. Oleh karena itu, beberapa orang juga sering menyebutnya sebagai apartemen strata. Dalam pemilihan apartemen strata, faktor lokasi dan reputasi pengembang harus benar-benar diperhatikan.

  1. Kondotel (Kondominium Hotel)

Kondotel adalah konsep baru dari apartemen yang menawarkan perpaduan antara kondominium dan hotel. Pembeli yang telah memiliki unit apartemen selanjutnya akan menyerahkan unit kepunyaannya tersebut kepada pihak apartemen untuk mengelolanya layaknya sebuah hotel. Ini berarti Anda sebagai pembeli bakal mendapatkan royalty pendapatan sewa dari apartemen milik Anda. Tenang, Anda masih bisa kok tinggal di unit pribadi tersebut namun waktunya dibatasi sekitar 20-30 hari per tahun. Kebanyakan kondotel dibangun di daerah-daerah yang ramai menjadi destinasi wisata semisal Bali, Lombok, Bandung, Yogyakarta, dan sebagainya.

  1. Apartemen Sewa

Sesuai dengan penamaannya, pengembang menawarkan unit-unit apartemen yang dibangunnya untuk disewa, bukan dibeli. Jangka waktu penyewaan unit biasanya cukup lama dengan minimal tempo 6-12 bulan. Menariknya, saat Anda menyewa unit apartemen, Anda sudah mendapatkan ruangan beserta alat dan perabotan rumah tangga di dalamnya. Biasanya ada pula fasilitas berupa layanan house keeping yang akan membersihkan unit yang Anda sewa.

Selain daripada di atas, pengelompokan apartemen juga bisa ditinjau menurut beragam faktor, di antaranya :

  • Kelas : rumah susun, apartemen subsidi, apartemen, dan kondominium.
  • Perabotan : unfurnished (tanpa perabotan), semi-furnished (hanya perabotan penting), dan full-furnished (lengkap dengan perabotan).
  • Harga : low-end (Rp5-6 juta/m2), middle-low (Rp6-10 juta/m2), middle-up (Rp10-20 juta/m2), dan luxury (lebih dari Rp20 juta/m2).
  • Spesifikasi : studio (tanpa kamar), satu kamar, dua kamar, dan tiga kamar.