Inilah Untung Rugi Membeli Rumah Lelang Bank

Anda tentu ingin membeli rumah dengan harga yang murah, kan? Salah satu caranya yaitu Anda bisa mengikuti lelang rumah di bank. Biasanya bank akan mengadakan lelang rumah, tanah, dan kendaraan bermotor secara berkala. Barang-barang ini didapatkan oleh bank dari kreditur yang macet. Jika seorang nasabah yang berhutang ke bank tidak sanggup melunasi cicilannya, maka barang yang dijaminkan olehnya akan dilelang bank.

Faktanya harga barang-barang yang dilelang bank umumnya lebih murah daripada standar harga di pasaran. Selisihnya kurang lebih sekitar 20-30 persen. Namun tak jarang pembeli yang tidak terlalu paham dengan harga justru menawar barang tersebut dengan harga yang mahal. Inilah yang membuat Anda harus berhati-hati dalam mengikuti lelang. Lelang memang salah satu solusi terbaik untuk mendapatkan rumah dengan harga yang terjangkau.

untung-rugi-rumah-lelang-bank.jpg

Beberapa keuntungan membeli rumah di pelelangan bank, antara lain :

  1. Harganya Lebih Murah

Kelebihan utama membeli rumah di pelelangan bank adalah harganya lebih murah. Ini bukan omong kosong belaka. Memang benar kalau Anda bisa membeli rumah dengan harga di bawah rata-rata di tempat ini. Hal ini sejalan dengan mekanisme penjualan di tempat pelelangan yaitu pemenang ditentukan berdasarkan penawaran tertinggi. Bukan tidak mungkin penawaran tertinggi yang Anda ajukan sebenarnya masih di bawah harga asli rumah tersebut.

  1. Proses Pembayaran Mudah

Meskipun kali ini merupakan transaksi pertama Anda di jual beli rumah lelang, Anda tidak perlu bingung atau khawatir dalam membayarnya. Sebab ketika membeli rumah hasil lelang bank, Anda akan diberi kemudahan dalam proses pembayaran serta pengurusan surat-surat perizinannya. Pihak bank akan membantu Anda dengan senang hati. Anda akan dilayani sebaik mungkin dalam menyelesaikan pembayaran rumah tersebut.

  1. Bisa Dibayar Melalui KPR

Anda juga bebas mau membayar rumah tersebut secara tunai atau kredit. Jika Anda mempunyai dana yang cukup, sebaiknya segera bayar lunas rumah tersebut sehingga total harganya tetap lebih murah. Namun bila Anda menginginkan sistem pembayaran secara kredit, silakan ajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Kami jamin pihak bank pasti akan melayani Anda dengan lebih senang hati lagi.

  1. Nama Tercatat Baik di Bank

Semua transaksi yang Anda lakukan di bank pasti akan tercatat di sistem database mereka. Begitu pula transaksi pembelian rumah lelang yang Anda lakukan kali ini. Hal ini akan berimbas pada nama baik Anda di mata bank. Anda akan dikenal sebagai nasabah yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap bank. Sehingga jika ke depannya Anda ingin mengajukan kredit, maka kemungkinan besar akan disetujui.

  1. Ada Bonus Tambahan

Membeli rumah lelang bank berbeda dengan membeli rumah bekas langsung dari pemiliknya. Salah satu perbedaan yang paling mencolok yakni adanya penawaran berupa diskon, cashback, atau bonus tambahan yang ditawarkan oleh bank. Hal ini semata-mata dilakukan oleh bank untuk semakin menarik perhatian masyarakat. Sehingga diharapkan jumlah peserta yang mengikuti proses lelang tersebut bakal semakin banyak.

Sementara itu, kekurangan-kekurangannya meliputi :

  1. Dibutuhkan Pengetahuan yang Tinggi

Jangan pernah ikut pelelangan kalau Anda tidak mengetahui harga pasaran suatu rumah. Sebab bukan tidak mungkin Anda justru menawar rumah tersebut dengan harga yang lebih mahal daripada harga sebenarnya. Jika Anda bersikukuh tetap ikut, kami sarankan bawalah teman yang memang mengetahui harga pasaran rumah. Anda juga wajib mengetahui daftar rumah yang akan dilelang terlebih dahulu. Lalu pelajari perkiraan harga-harga rumah tersebut. Pelajari pula bagaimana kiat-kiat mengikuti lelang rumah.

  1. Harga Bisa Justru Lebih Mahal

Ini dia yang sangat tidak diharapkan oleh para peserta lelang. Namun kenyataannya tidak sedikit peserta lelang pemula yang justru melakukan kesalahan dengan menawar rumah dengan harga lebih mahal daripada aslinya. Hal ini tentu tidak sesuai harapan awal membeli rumah lelang yaitu mendapatkan rumah dengan harga serendah-rendahnya. Jadi Anda harus mengetahui harga pasaran rumah terlebih dahulu.

  1. Seringkali Rumah Masih Bersengketa

Rumah yang dilelang umumnya merupakan rumah yang dijaminkan ke bank, kemudian nasabah pengambil kredit dianggap tidak mampu lagi membayar cicilan hutang kepada pihak bank. Inilah awal mula masalah muncul. Tidak sedikit pemilik rumah yang masih merasa keberatan dan tidak terima terhadap pihak bank yang menyegel dan menjual rumahnya. Bukan tidak mungkin imbasnya nanti akan dirasakan oleh pemilik rumah baru yang akan menerima kekesalan dari pemilik lama tersebut.

  1. Lokasi Tidak Sesuai Keinginan

Membeli rumah di tempat lelang bank itu gampang-gampang susah. Penyebabnya tak lain karena pilihan rumah yang terbatas. Dalam setiap kesempatan, pihak bank biasanya hanya akan melelang 5-10 rumah. Jadi sulit sekali bagi Anda untuk membeli rumah di tempat yang Anda mau. Anda hanya akan diberi 5-10 pilihan saja. Seringnya rumah-rumah ini berada di lokasi yang tidak strategis.

  1. Tidak Tahu Asal Usul Rumah

Membeli rumah hasil lelang bank berbeda dengan membeli rumah bekas langsung dari pemiliknya. Saat membeli rumah lelang, Anda hanya akan berhubungan dengan pihak bank. Anda sama sekali tidak dihubungkan dengan pemilik rumah sebelumnya. Anda pun tidak tahu siapa pemilik rumah sebelumnya. Anda juga tak akan bisa mengetahui bagaimana asal usul rumah tersebut.

  1. Tagihan Gelap Berdatangan

Membeli rumah hasil lelang bank memang kadang-kadang merepotkan. Jika sedang bernasib sial, Anda akan mendapatkan rumah di mana pemilik sebelumnya ini sering membuat masalah dengan pihak lain. Entah itu masalah tentang kredit, hutang, usaha, dan lain-lain. Jangan kalau tiba-tiba datang seseorang yang tidak dikenal kemudian marah-marah di tempat Anda. Anda harus sabar menghadapinya. Anda harus menerangkan dengan baik bahwa rumah tersebut sudah menjadi milik Anda.