Properti
Jun20

Cara Cepat Jual Tanah Layaknya Profesional!

Bagaimana ya cara yang paling cepat untuk menjual tanah agar laku? Tanah merupakan salah satu sektor properti yang mempunyai peluang sangat bagus. Keuntungan yang bisa didapatkan dalam bidang ini bahkan bisa mencapai lebih dari seratus persen ketimbang modal awal. Pangsa pasarnya pun lebih luas mengingat harganya yang lebih rendah daripada produk properti lain dengan target market yang variatif.

Akan tetapi, usaha yang perlu dilakukan untuk melancarkan usaha Anda dalam berjual-beli tanah juga harus keras. Ada begitu banyak orang yang sedang berniat membeli tanah kavling di luar sana, namun para penjualnya pun tak kalah jumlahnya. Sikap cerdas Anda dalam memasarkan tanah yang dijual memegang peranan penting di sini. Apalagi di era digital seperti sekarang, kerberadaan situs properti akan sangat membantu.

cara-cepat-jual-tanah.jpg

Kunci utama untuk menjual tanah supaya laku secepat mungkin ialah metode yang Anda lakukan dalam menawarkan dan melakukan transaksi dengan calon pembeli. Setiap orang tentunya ingin berbisnis dengan rekan yang jujur dan dapat dipercaya. Bila sedari awal Anda sudah melakukan kebohongan, maka bersiap saja seterusnya nama Anda bakalan memiliki citra yang buruk. Di sisi lain, jika selama transaksi berlangsung Anda sangat membantu konsumen dalam mendapatkan haknya, doa baik dari konsumen yang sudah terpuaskan tadi akan sangat berguna dalam mendukung perkembangan bisnis Anda ke depan.

Jika Anda memang sedang berniat menjual tanah, niatkan terlebih dahulu dalam lubuk hati Anda untuk mencari keberkahan. Setelah itu, kerjakan kiat-kiat berikut untuk memperlancar proses jual belinya.

  1. Pastikan terlebih dahulu tanah yang hendak Anda jual dilengkapi dengan sertifikat asli. Cari tahu juga apakah jenis sertifikat tanah yang melampiri tanah tersebut, SHM atau HGB? Kalau SHM ya katakan SHM kepada konsumen, begitu pun dengan HGB. Jangan lupa juga diskusikan dengan konsumen siapa nantinya yang bertanggung jawab dalam membalik-nama sertifikat tadi sehingga sah menjadi milik pembeli.
  2. Cari tahu kelebihan-kelebihan tanah yang Anda miliki. Biasanya hal ini berkaitan erat dengan lokasinya. Sebagai contoh, tanah terletak di pusat kota, tanah berada di sekitar fasilitas umum, atau tanah mempunyai lingkungan yang asri. Boleh juga sih menyertakan kekurangan dari lokasi tanah tadi agar calon pembeli yang tertarik benar-benar memiliki gambaran yang jelas dari tanah Anda. Jadikan keunggulan tanah sebagai kekuatan utama Anda dalam melakukan promosi kepada khalayak ramai.
  3. Telaah sekali lagi, pantaskah tanah yang ingin Anda jual dipatok dengan harga yang sekarang sudah diputuskan. Dalam mencermati kelayakan harga ini Anda harus memposisikan diri sebagai pembeli. Jika Anda sebagai orang yang ingin membeli tanah menemukan kavling dengan spesifikasi yang demikian dan dijual dengan harga sekian juta, maukah Anda membelinya? Tentunya semua penjual menghendaki keuntungan yang sebesar-besarnya, namun tak ada salahnya juga mendengarkan pendapat orang lain.
  4. Apabila dalam transaksi jual beli tanah ini Anda berada dalam posisi sebagai agen/broker properti, Anda harus menjalin kerjasama dengan si kuasa jualnya langsung. Hal ini untuk memantapkan status dan langkah Anda ke depan, serta melakukan diskusi tentang minimal harga dan lain-lain. Cari tahu juga apakah ada agen properti selain Anda yang terlibat dalam pemasaran tanah tadi.
  5. Saat melakukan promosi melalui berbagai media, Anda harus menuliskan setiap detail informasi sejelas mungkin dan jangan pernah berbohong sekali pun. Beberapa data pokok yang wajib dilampirkan saat mengiklankan tanah di antaranya lokasi dan ukuran tanah, status sertifikat tanah, mekanisme pembayaran, dan lain-lain. Jangan lupa sertakan juga informasi data diri Anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi agar calon pembeli lebih mudah untuk bertemu langsung dengan Anda.

Semoga berhasil!