Perawatan
Jul26

Yuk, Rawat Lantai Kayu Agar Tetap Kinclong

tips-merawat-lantai-kayu.jpg

Apakah Anda memilih lantai kayu sebagai alas rumah? Jika iya, apakah Anda sudah mengetahui bagaimana cara merawatnya? Pada umumnya, lantai ini lebih sensitif daripada jenis lantai yang lainnya sehingga memerlukan perawatan yang tepat.

Lantai kayu merupakan jenis lantai yang cocok digunakan di segala konsep rumah karena mempunyai karakter yang anggun. Seperti namanya, lantai ini terbuat dari bahan kayu. Di Indonesia kayu yang digunakan berasal dari pohon jati, kelapa, sonokeling, merbau, sungkal, ulin, dan bengkirai. Sedangkan lantai kayu impor biasanya dibuat dari pohon maple, lime, walnut, oak, dan cherry.

Perawatan harian lantai kayu berguna untuk memastikannya selalu dalam keadaan bersih. Bentuk perawatannya sangat mudah. Pembersihan dilakukan memakai bantuan sapu yang lembut atau mesin penyedot debu. Sedangkan untuk mengelap lantai, cukup dilakukan dengan bantuan kain berjenis lobby duster yang bersih dan kering.

Karena terbuat dari kayu, jenis lantai ini mudah sekali tergores. Mulai dari kaki-kaki furnitur, kuku binatang peliharaan, sampai sepatu hak tinggi mampu membuatnya lecet dan susah diperbaiki. Selain itu, terpaan sinar matahari yang langsung mengenai lantai juga akan membuat warnanya kusam dan permukaannya pecah-pecah.

Meski sangat rentan terhadap air, sesekali Anda masih boleh mengepel lantai kayu. Gunakan dua lembar kain katun, satu untuk dicelupkan ke air pel dan satu sisanya digunakan untuk langsung mengeringkannya. Pertama-tama pegang kain pel pada tangan kanan dan celupkan pada air bersih tanpa dicampur cairan pembersih lantai. Peras kain sampai kering. Lap lantai secara lembut dengan tangan kanan lalu keringkan langsung menggunakan kain yang satunya lagi.

Begitu juga saat ada kotoran dan noda yang membandel, Anda harus segera menghapusnya. Gunakan minyak kayu putih agar pembersihan noda membandel menjadi lebih cepat. Sementara untuk lantai yang terkena tumpahan makanan dan minuman bisa dibersihkan dengan kain basah dan langsung dikeringkan.

Ketika lantai telah terlihat kusam dimakan usia, Anda bisa mempermanisnya kembali melalui proses scrubbing dan coating. Proses ini seperti proses pengamplasan pada umumnya dan berguna untuk mengikis permukaan lantai terluar dan meratakannya. Cuma, Anda harus meminta bantuan tukang yang berpengalaman agar hasilnya bagus.

Di bawah ini hal-hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan saat merawat lantai kayu :

  • Hal-hal yang diperbolehkan :
    1. Membersihkan lantai dengan sapu
    2. Membersihkan lantai dengan mesin penyedot debu
    3. Mengelap lantai dengan kain bersih dan kering
    4. Menyikat sudut lantai dengan sikat gigi
    5. Membersihkan lantai dengan bantuan minyak kayu putih
    6. Membersihkan lantai dengan bantuan sari buah lemon
    7. Menggeser furnitur dengan mengangkatnya
  • Hal-hal yang tidak diperbolehkan :
    1. Mengepel lantai dengan air secara rutin
    2. Membersihkan lantai dengan sapu berserat kasar
    3. Memakai sepatu hak tinggi di atas lantai
    4. Menggeser furnitur dengan menarik/mendorong di atas lantai
    5. Menggunakan cairan pembersih lantai saat hendak membersihkannya
    6. Membiarkan lantai tergenang air
    7. Membiarkan lantai terkena sinar matahari langsung