Tips Merawat Membran Mesin Reverse Osmosis

Anda memerlukan tips merawat membran mesin reverse osmosis? Tahukah Anda, membran yang tertanam di dalam mesin reverse osmosis (RO) terbuat dari selaput semi permeabel. Fungsi utamanya ialah menyaring air dari kandungan unsur logam serta mineral berbahaya sehingga dihasilkan air murni yang aman dikonsumsi. Ukurannya yang sangat halus mencapai 1/10.000 mikron memungkinkan membran pada mesin RO ini sanggup menurunkan TDS (Total Dissolved Solids).

Membran RO perlu mendapatkan perawatan yang baik agar mampu mengolah air baku dan menghasilkan air yang berkualitas. Selain itu, perawatan juga berguna untuk memperpanjang usia pakai membran RO tersebut. Adapun masalah yang kerap menimpa membran RO yaitu penyumbatan akibat partikel anorganik yang ditangguhkan. Lama-kelamaan partikel tersebut akan membentuk substrat yang bakal menjadi media tumbuh kuman dan bakteri.

Oleh sebab itu, setiap pemilik mesin RO wajib memperhatikan kondisi membran secara rutin agar kondisinya tetap higienis. Beberapa upaya yang perlu dilakukan di antaranya meliputi :

  1. Periksa kadar zat kapur yang terlarut di dalam air baku menggunakan hardness test. Setiap membran mempunyai batasan tertentu tentang jumlah hardness yang diizinkan masuk ke membran. Skala ukurannya berkisar antara 0 sampai 171 ppm. Air yang memiliki hardness terlalu tinggi wajib segera diregenerasi memakai water softener.
  2. Membran RO yang kotor mengakibatkan produktivitasnya menurun sampai 15 persen sehingga perlu segera dibersihkan. Tanda lainnya yaitu nilai TDS produk juga mengalami kenaikan dari awal pemasangan membran RO tersebut. Jika mesin RO sudah menunjukkan gejala dua permasalahan ini, maka pencucian membran harus secepat mungkin dilaksanakan.
  3. Berbeda jika kapasitas produksi mesin RO sudah menurun hingga lebih dari 50 persen. Ini berarti kondisi membrannya telah parah sekali. Solusinya yakni membran RO perlu direndam di dalam larutan RO1 terlebih dahulu selama 1-2 malam. Tujuannya untuk melunturkan zat kapur yang menempel di membran tersebut.

membrane-mesin-reverse-osmosis.jpg

Permasalahan yang terjadi pada membran RO akan mengakibatkan tingkat keasaman (pH) air menjadi tidak stabil. Bahkan kemungkinan besar pH air tersebut akan menurun drastis sehingga rasanya pun menjadi pahit. Perbaikannya bisa dilakukan dengan memakai Post Carbon yang bermutu tinggi, memasang filter anion yang bersifat alkalis untuk menaikkan pH air, serta menambahkan kapur magnesium secukupnya.

Sedangkan apabila membran RO tersebut mampat, Anda perlu mencucinya sampai benar-benar bersih. Mulailah dengan mengeluarkan membran ini dari dalam Housing membrane. Kemudian rendamlah membran RO tadi di dalam air yang telah dicampur larutan pembersih khusus selama beberapa jam. Anda bisa membeli larutan semacam ini di www.alatperabotan.com. Larutan ini terbukti sangat efektif dalam membersihkan membran RO dan membuang kotoran-kotoran yang terjebak di dalam membran.