Perawatan
Jul11

Tips Merawat Kerajinan Guci Keramik

Butuh tips-tips untuk merawat kerajinan guci keramik? Selalu ada jalan yang bisa ditempuh untuk membuat tampilan rumah Anda menjadi lebih nyaman. Jika Anda termasuk orang yang suka dengan kemewahan, memajang guci-guci di dalam rumah bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Guci dari bahan keramik mampu membawa kesan glamor dan elegan. Anda bisa menempatkan guci-guci tersebut di beberapa sudut ruangan yang strategis.

Bila Anda kini sudah mempunyai koleksi guci keramik yang indah, Anda harus tahu cara perawatannya. Guci yang jarang dirawat lama-kelamaan akan dipenuhi debu dan kotoran, permukaannya kusam, sampai warna guci tersebut memudar.  Tidak hanya mempertahankan kilauan dan daya tariknya, perawatan yang diberikan terhadap guci secara berkala telah terbukti mampu memperpanjang usianya. Bahkan tidak jarang guci yang terus mendapatkan perawatan bisa bertahan hingga mencapai ratusan tahun lamanya.

Terdapat sejumlah metode yang sederhana untuk merawat guci keramik supaya kelihatan tetap cantik dan menarik.

  1. Pakai Bahan Pembersih Alami

Semakin lama umurnya, nilai sebuah guci akan terus mengalami peningkatan. Namun jika Anda asal-asalan dalam membersihkan permukaan guci tersebut bisa berakibat warnanya yang mengalami pemudaran. Anda harus mengantisipasi kemungkinan buruk warna guci bakal memudar. Caranya yang paling mudah ialah hindari menggunakan produk-produk pembersih kimia yang umumnya bersifat keras. Anda bisa memakai produk pembersih alami yang aman buat guci seperti lidah buaya, eceng gondok, dan bunga jantung pisang.

  1. Gosok dengan Kain yang Lembut

Kain terdiri atas bermacam-macam jenis berdasarkan tekstur seratnya. Ada kain yang sangat lembut sampai kain yang mempunyai serat kasar. Khusus untuk mengelap permukaan guci, pilihlah kain yang berserat lembut dan halus seperti kain microfiber. Bersihkan permukaan guci terlebih dahulu menggunakan kemonceng. Lalu Anda bisa menggosokkan kain microfiber basah secara merata.

tips-merawat-kerajinan-guci.jpg

  1. Jauhkan dari Sinar Matahari

Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet yang dapat memudarkan warna yang terdapat pada guci Anda. Banyaknya sinar matahari yang mengenai guci secara langsung akan mempengaruhi eksistensi dari warna tersebut. Guci yang sering terkena sorotan cahaya mentari akan cepat terlihat kusam karena warnanya memudar. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menaruh guci-guci tersebut di lokasi yang jauh dari pintu, jendela, atau lubang ventilasi sehingga warnanya tetap terjaga.

  1. Jangan Meletakkan di Tempat Lembab

Musuh lain dari guci yang perlu Anda waspadai adalah kelembaban. Seperti kita tahu, guci keramik terbuat dari bahan tanah liat. Apabila Anda meletakkan guci di ruangan yang cukup lembab maka jamur-jamur akan tumbuh subur di dalamnya. Semua jamur ini akan merusak struktur guci secara perlahan-lahan. Selain itu, Anda pun wajib memastikan tidak ada cairan yang tumpah mengenai permukaan guci. Sebab hal ini akan mengakibatkan perubahan warna pada guci kesayangan Anda.

  1. Tempatkan Guci dengan Baik

Ada banyak sekali lokasi di rumah Anda yang bagus untuk diberikan pajangan guci. Yang paling penting, Anda harus menimbang terlebih dahulu untuk memastikan kalau lokasi tersebut benar-benar aman. Anda bisa meniru gambar desain rumah yang menggunakan guci sebagai aksesori ruangannya. Pilihlah lokasi penempatan yang masuk akal dan mendukung guci agar tampak menarik. Jangan pernah meletakkan guci di dekat tangga, di balik pintu, atau di pinggiran lantai karena rawan terjatuh dan pecah.