Perawatan
Jul12

Inilah Cara Membuat Kolam Ikan di Rumah Mungil

Sponsored Links

tips-membuat-kolam-ikan.png

Siapa bilang rumah mungil tidak bisa memiliki kolam ikan sendiri? Cobalah tips membuat kolam ikan mungil yang indah berikut ini. Memelihara ikan di rumah memang menyenangkan. Selain memperkaya suasana rumah, adanya ikan juga akan menyegarkan kembali pikiran yang sudah digunakan seharian.

Bagi kebanyakan orang, memelihara ikan di akuarium bisa menjadi alternatif untuk lahan rumah yang sempit. Akuarium dirasa sudah cukup untuk memberikan suasana lain di dalam rumah. Nah, untuk yang ingin tampil berbeda bisa membuat kolam ikan sendiri. Tapi apakah mungkin membuat kolam ikan di lahan yang sekecil ini? Ikuti kiat-kiat cara membuat kolam ikan di rumah mungil :

1. Pemilihan lokasi

Untuk membuat
kolam ikan yang sempurna, pilihlah sudut rumah favorit Anda. Bisa di halaman depan atau bagian belakang rumah. Apabila samping rumah masih tersedia tanah yang cukup, Anda pun bisa menggunakannya. Pemilihan sudut favorit ini dimaksudkan agar Anda merasa nyaman ketika duduk bercengkrama dengan ikan-ikan.

2. Bentuk kolam

Ada beberapa
bentuk kolam ikan yang populer saat ini. Sebagai contoh kolam berbentuk persegi, persegi panjang, lingkaran, atau tak beraturan. Untuk rumah mungil kebanyakan menggunakan bentuk kolam persegi agar bisa menyatu dengan konsep desain yang diterapkan. Apabila Anda ingin membuat kolam ikan dengan
bentuk yang lain, bisa dengan menambahkan beberapa tanaman hias.

3. Ukuran proporsonal

Dalam membuat kolam ikan di lahan yang sedikit, sebaiknya memperhatikan antara ukuran kolam dengan lingkungan sekitarnya. Jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil. Apabila ukuran kolam ikan terlalu besar, akan menimbulkan suatu ketidakseimbangan dengan sekitarnya. Begitupun dengan ukuran kolam ikan yang terlalu kecil.

4. Sirkulasi air

Sebagaimana umumnya kolam ikan, kebersihan air tetap harus dijaga agar ikan-ikan hidup dengan sehat di dalamnya. Untuk menjaga kejernihan air kolam, Anda bisa melakukannya dengan teknik filterisasi. Jadi sisa air kolam akan dialirkan ke suatu bak untuk dijernihkan kembali, lalu mengalirkannya lagi menuju kolam ikan. Selain menggunakan teknik ini, Anda bisa menanam tumbuhan air sebagai filterisasi alami. Dengan teknik ini kualitas air kolam akan terus terjaga.

5. Batu alam

Jangan lupa untuk menambahkan bebatuan alam di dasar kolam ikan. Selain berfungsi sebagai pemanis kolam, penggunaan batu alam seperti zeolite dan andesit juga berfungsi untuk menyerap amonia dan nitrit yang ada di air kolam. Kedua zat ini berasal dari kotoran ikan dan akan menjadi racun apabila jumlahnya melampaui batas.

Sponsored Links
  • SHARE!

Related Posts