Perawatan
Mar21

Teknik Mengecat Dinding dengan Pola Garis-garis

Mengecat dinding dengan pola garis-garis membuat daya kreatifitas anda bisa keluar lebih banyak. Selain itu, dinding pun menjadi lebih menarik seperti saat memakai wallpaper, hanya saja cara ini lebih menghemat biaya. Jika anda tertarik menggunakan teknik mengecat dengan cara ini, berikut ini kami catatkan langkah-langkahnya!

Langkah 1. Menentukan Warna Cat dan Pola Garis

Sebelum dimulai, tanyakanlah pada diri anda, apakah anda akan menggunakan pola cat bergaris-garis ini sebagai aksen atau mendominasi seluruh ruangan? Jawaban dari pertanyaan ini akan sangat berpengaruh dengan langkah kerja selanjutnya.

Berikutnya, pilih kombinasi warna yang ingin anda gunakan. Biasanya, pola garis-garis akan memadukan dua warna yang senada agar lebih mudah diserasikan. Namun, tidak ada salahnya anda mencoba warna yang kontras dan berani untuk menghasilkan ruangan yang lebih unik.

Sedangkan, jika anda nantinya ingin membuat garis-garis yang halus dan berukuran kecil, tipsnya adalah gunakan warna ketiga di tengah-tengah garis antara pertama dan kedua. Anda juga bisa memakai cat jenis cangkang telur dan semi-gloss sebagai garisnya agar pola garis-garis bisa terlihat lebih jelas, untuk jenis-jenis cat lainnya bisa anda lihat di sini.

Untuk membuat desain bergaya kontemporer, buatlah pola garis-garis ini dengan ukuran yang berbeda-beda. Sementara itu, garis-garis horisontal membuat ruangan semakin lapang, sedangkan garis-garis vertikal menciptakan kesan ruangan yang lebih luas.

teknik-mengecat-dinding.jpg

Langkah 2. Persiapan Ruangan

Bersihkan dinding terlebih dulu dengan air sabun kemudia usap memakai kain. Tunggu hingga permukaannya kering, kira-kira satu jam.

Sebelum mengecat, lebih baik keluarkan dulu semua furnitur agar tidak terkena cat. Tetapi jika malas, anda bisa menutupnya memakai koran, terpal, atau kain. Jangan lupa juga untuk menutup lantai di bawah dinding memakai kain atau kertas koran. Tahan menggunakan selotip agar tidak tergeser angin. Jika lantai terkena cat, anda bisa membersihkannya dengan cara ini.

Demi keamanan saat mengecat, kenakan sarung tangan, kacamata, dan pakaian berlengan panjang. Buka semua ventilasi rumah, pintu dan jendela saat mengecat agar cat tersebut cepat mengering.

Langkah 3. Menggoreskan Cat Dasar

Setelah persiapan ruangan beres, saatnya anda mengecat dengan cat dasar. Warna cat dasar yang dipakai harus lebih ringan daripada warna cat utama, agar hasil akhirnya terlihat sempurna. Pada tahap ini anda bebas memakai kuas atau roller cat. Setelah semuanya beres, biarkan cat mengering sempurna selama 24 jam.

Langkah 4. Merancang Ukuran dan Pola Garis-garis

Tentukan secara cermat bagaimana orientasi garis, berapa lebarnya, serta di mana anda memulai dan mengakhiri pola garisnya. Anda bebas membuat ukuran lebar garisnya seragam atau bervariasi agar hasil akhirnya lebih menarik. Sebagai contoh, anda bisa membuat lebar garis 10 cm dan 15 cm secara bergantian.

Setelah anda memutuskan arah dan lebar garis-garis yang akan dibuat, anda siap untuk mengolahnya ke lankah selanjutnya. Satu tips lagi untuk anda, saat pertama mengecat, mulailah goresan pertama di dinding belakang pintu. Kenapa? Karena pada awal-awal pembuatan biasanya hasilnya kurang sempurna, sehingga ketidaksempurnaan ini bisa ditutupi dengan adanya pintu.

Bagi anda yang ingin membuat pola garis-garis secara vertikal, gunakanlah penggaris kayu untuk mengukur dan menandai garis tersebut memakai pensil. Buatlah sketsa garis dengan pensil ini secara menyeluruh agar hasilnya bagus dan tidak berbelok-belok. Setelah ruangan selesai digarisi, rekatkan selotip pada garis-garis tadi.

Sedang untuk anda yang ingi ingin membuat pola garis-garis secara horisontal, tekniknya masih sama. Pertama berikan sketsa garis dengan pensil. Agar hasilnya rapi, mulailah dengan membuat garis terbawah dahulu, kemudian garis di atasnya. Sambung secara perlahan-lahan hingga melingkari seluruh ruangan. Terakhir, tutup dengan selotip.

Setelah pola garis tertutupi oleh selotip, anda bisa mulai melukiskan warna pertama. Saat melukis warna mendekati selotip tadi, tahan dengan jari tangan supaya cat tidak merembes masuk ke selotip dan akhirnya mengotori bidang cat kedua. Lakukan dengan sangat hati-hati dan fokus. Lukiskan cat pertama ini dahulu ke seluruh ruangan.

Langkah 5. Melukis Cat Kedua

Gunakan kuas berukuran kecil untuk melukiskan cat kedua ini. Hati-hati saat menerapkannya. Pastikan goresan tetap pada sketsa garis-garis yang sudah dibuat. Biarkan kedua cat benar-benar kering sebelum anda melepas selotipnya. Adapun cara melepas selotipnya adalah tarik selotip tersebut mulai dari bawah ke atas, agak dimiringkan. Hasilnya cat terlihat bersih.

Selamat! Dinding bergaris-garis milik anda telah selesai dibuat. Saatnya untuk memamerkannya ke teman-teman!