Tahapan Lengkap Proses Poles Marmer

Bagaimanakah tahapan dalam proses poles marmer dilaksanakan? Tidak sedikit dari kita yang memilih marmer sebagai material pembentuk lantai bangunan. Walaupun harganya di atas rata-rata, marmer mempunyai kelebihan tersendiri yang tidak dapat ditemukan di material-material lantai yang lain. Apalagi kalau bukan permukaan lantai marmer yang berkilau mampu menciptakan pesona yang begitu menawan.

Agar lantai marmer selalu terlihat indah, Anda perlu merawatnya dengan baik dan benar. Mengepel lantai secara berkala saja tidak cukup untuk mempertahankan kilauan pada permukaan marmer. Dibutuhkan upaya yang lebih keras untuk meningkatkan daya kilau di lantai marmer tersebut serta mempertahankannya. Anda bisa mencoba melakukan pemolesan terhadap lantai marmer di rumah.

tahapan-poles-lantai-marmer.jpg

Berdasarkan lantai marmer yang dikenainya, terdapat dua macam pemolesan pada lantai marmer. Di antaranya yaitu pemolesan lantai marmer yang baru dipasang dan pemolesan ulang lantai marmer.

Pemolesan Lantai Marmer yang Baru Dipasang

Untuk melakukan pemolesan terhadap lantai marmer pasangan baru, berikut ini tahapan proses pengerjaannya :

  1. Pemotongan Nat Lantai

Nat merupakan bagian pengisi yang terdapat di antara susunan lantai marmer. Biasanya nat yang terbentuk tidak memiliki ukuran lebar yang sama sehingga tampilannya pun kurang rapi. Anda perlu merapikan kembali lebar nat tersebut. Caranya yaitu memotong nat sedemikian rupa untuk menyelaraskan lebarnya. Dengan demikian, tampilan nat pun akan terlihat lebih teratur dan samar.

  1. Pemasangan Nat Ulang

Setelah dirasakan lebar nat sudah terlihat sama, Anda bisa menambalnya kembali dengan adukan nat yang baru. Buatlah adukan nat tersebut menggunakan campuran resin dan bubuk mild, lalu aduk biar tercampur rata. Selanjutnya tambahkan bahan pewarna ke dalam adukan yang sudah terbentuk tadi. Disarankan pakailah pewarna yang mempunyai warna senada dengan warna marmer.

  1. Pengelupasan Marmer (Grinding)

Proses pengelupasan lapisan atas marmer umumnya dilakukan menggunakan batu grinding. Proses ini terdiri atas beberapa rangkaian tahapan yang harus dilakukan secara berurutan. Mulailah dengan mengelupas permukaan lantai marmer memakai batu grinding yang kasar, lalu beru grinding sedang, dan terakhir menggunakan batu grinding yang halus. Setelah ketiga proses ini selesai dikerjakan, tahap selanjutnya ialah proses pengelupasan marmer memakai batu diamond.

  1. Kristalisasi Marmer

Proses kristalisasi dilaksanakan dengan menggunakan bahan-bahan kimia. Menurut jenis bahan kimia yang dipakai, terdapat dua macam proses kristalisasi pada lantai marmer. Pertama yakni proses kristalisasi menggunakan obat putih (osasir). Sedangkan yang kedua adalah proses kristalisasi memakai obat kuning (extra 5). Pengerjaan kristalisasi ini harus dilakukan secara berurutan di mulai dari proses pertama ke proses kedua.

  1. Pelapisan Marmer (Finishing)

Setelah melewati proses kristalisasi, permukaan lantai marmer akan kelihatan mengkilap. Namun tahapan pemolesan marmer tidak berhenti sampai di sini. Masih ada satu langkah lagi yang wajib dikerjakan yaitu finishing. Proses ini dilakukan dengan melapisi permukaan lantai marmer menggunakan bahan pelapis khusus marmer yaitu bilinzon sehingga marmer tersebut tetap terlindungi.

Pemolesan Ulang Lantai Marmer

Lantai marmer yang telah terpasang cukup lama di rumah Anda perlu dirawat secara berkala agar keindahannya terjaga dengan baik. Salah satu caranya yaitu melakukan pemolesan ulang. Di bawah ini langkah-langkah pekerjaan selengkapnya :

  1. Pengelupasan Marmer (Grinding)

Proses grinding yang harus dilakukan pada pemolesan ulang lantai marmer sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lantai yang baru dipasang. Perbedaannya terletak pada batu yang digunakan. Pada pemolesan untuk tujuan perawatan, Anda hanya perlu menggunakan batu diamond langsung tanpa mengawalinya dengan batu grinding. Sesuaikan tingkat kekerasan batu diamond yang digunakan dengan tingkat kerusakan lantai marmer. Jika marmer sudah rusak cukup parah, mualilah proses pengelupasan ini menggunakan batu diamond yang paling kasar.

  1. Kristalisasi Marmer

Untuk proses kristalisasi ini, tahap-tahap pelaksanaannya sama persis dengan proses di atas. Anda bisa menggunakan osasir sebagai obat dasar dalam proses kristalisasi tahap pertama. Kemudian dilanjutkan dengan proses kristalisasi tahap kedua memakai extra 5 sebagai obat inti. Kerjakan proses ini dengan sangat hati-hati karena Anda akan bersentuhan langsung dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya.

  1. Pelapisan Marmer (Finishing)

Proses finishing untuk memoles ulang lantai marmer juga tak ubahnya dengan proses finishing pada lantai marmer pasangan baru. Anda pun dapat menggunakan bahan pelapis khusus marmer yakni bilinzon untuk mendukung jalannya pekerjaan ini. Setelah melewati tahapan pelapisan marmer (finishing) ini, maka pekerjaan poles marmer yang Anda lakukan dianggap sudah selesai.