Perawatan
Aug23

Petunjuk Cara Merawat Furniture Kayu yang Benar

Untuk merawat furniture kayu diperlukan pemahaman yang benar. Salah-salah, justru perawatan yang anda lakukan akan mempercepat terjadinya kerusakan pada furniture tersebut. Seperti kita ketahui, dalam dunia desain, furniture kayu bisa digunakan pada semua aliran desain rumah. Mulai dari konsep tradisional, elegan, etnik, modern, sampai gaya khas berbagai negara pun banyak memanfaatkan bahan kayu ini.

Jika anda ingin furniture kayu di rumah selalu tampil menarik, berikut tips-tips perawatannya yang benar :

1. Jauhkan dari Zat yang Bersifat Asam

Perlu anda ketahui, zat asam mampu mengikis pelitur/vernish pada furnitur kayu jati yang anda miliki. Selain itu, zat asam juga mampu melunturkan warna di permukaannya. Jadi sebisa mungkin jauhkanlah semua cairan yang bersifat asam dari furniture kayu. Adapun zat ini biasanya terdapat pada cuka, sari buah, air hujan, dan lain-lain.

2. Hindari Mengelap dengan Kain Basah

Jika selama ini dalam membersihkan furniture kayu anda menggunakan kain lap basah, sebaiknya hentikan segera. Kain basah yang anda pakai malah akan melembabkan permukaan furniture tersebut. Alhasil, tinggal menunggu waktu saja, furniture akan tampak kusam.

3. Jangan Salah Meletakkan Furniture

Pada dasarnya, kita mengenal 2 jenis furnitur menurut tempat peruntukannya yaitu furniture indoor dan outdoor. Furniture indoor dibuat untuk interior dan tampak mengkilap. Sedangkan, furniture outdoor dirancang agar mampu menyatu dengan lingkungan alam. Pengaturan furniture yang tidak sesuai akan mengakibatkan furnitur cepat rusak, baik disebabkan oleh daya tahan furniture itu sendiri maupun faktor eksternal.

 

4. Bersihkan dengan Cairan Khusus

Bentuk perawatan yang terbaik untuk semua furniture adalah membersihkannya secara rutin. Namun tidak hanya sekadar membersihkannya saja, anda pun harus memperhatikan cairan apa yang digunakan dalam proses pembersihan tersebut. Saat ini, sudah ada cairan khusus yang dapat digunakan untuk membersihkan kayu. Selain dapat digunakan untuk menghapus semua debu dan kotoran, cairan ini juga mampu membuat furniture terlihat mengkilap seperti baru.

5. Pengecatan dan Pemelituran Ulang

Meskipun furniture telah dirawat dengan sungguh-sungguh, akan tiba waktunya furniture tersebut perlu dicat dan dipelitur ulang. Biasanya proses ini dilakukan setiap 3-5 tahun sekali tergantung kondisinya. Selain untuk menjaga keindahannya, cat dan pelitur juga berfungsi sebagai pelindung dari furniture kayu tersebut.