Merawat Wallpaper Dinding Bisa dengan 5 Cara Ini

Penggunaan wallpaper bisa menjadi alternatif sarana penghias dinding selain cat. Keunggulan wallpaper terletak pada motif atau corak yang dimilikinya. Wallpaper dinding selalu dihiasi dengan motif/corak tertentu. Hal ini membuatnya tampak lebih menarik. Penampilan dinding yang dihiasi memakai wallpaper juga menjadi lebih dramatis. Anda bisa menciptakan desain ruangan dengan lebih mudah menggunakan wallpaper dinding ini.

Untungnya kini sudah banyak toko yang menjual wallpaper dinding sehingga Anda pun mudah mendapatkannya. Kalau di sekitar tempat tinggal Anda belum ada penjual wallpaper dinding, silakan beli saja secara online di www.alatperabotan.com. Dijamin kualitasnya bagus banget deh. Pilihannya juga sangat banyak. Jadi Anda bisa lebih leluasa memilih wallpaper yang benar-benar sesuai keinginan. Hampir semua gaya wallpaper ada di sini.

cara-merawat-wallpaper-dinding.jpg

Setelah Anda sudah berhasil memasang wallpaper ke permukaan dinding, jangan lupa lakukan perawatan dengan baik. Bagaimana pun wallpaper itu harus dirawat sebaik-baiknya supaya awet dan tahan lama. Sebaliknya, suatu wallpaper pasti bakal cepat lusuh dan rusak manakala tidak mendapatkan perawatan yang benar. Jadi perawatan terhadap wallpaper ini mutlak dilakukan oleh Anda demi menjaga kondisi wallpaper tersebut.

Adapun cara merawat wallpaper dinding antara lain :

  1. Lap Permukaan Wallpaper secara Rutin

Seiring dengan berjalannya waktu, kotoran dan debu lama-kelamaan akan menutupi permukaan wallpaper. Jika terus dibiarkan maka penampilan wallpaper tersebut bakal terlihat kusam dan tidak menarik lagi. Anda perlu membersihkannya. Gunakan kain lap berbahan vinil atau kain microfiber untuk mengelap permukaan wallpaper dinding. Lap wallpaper tersebut secara merata dengan gerakan berulang-ulang.

  1. Bersihkan Noda yang Mengotorinya

Kadang-kadang ada noda membandel yang mengotori salah satu bagian permukaan wallpaper dinding. Anda tidak bisa membersihkan noda tersebut hanya mengelapnya saja menggunakan kain lap. Dibutuhkan upaya yang lebih untuk menghilangkan noda membandel tadi. Caranya Anda bisa memakai sabun cuci piring cair untuk membantu membersihkan noda di wallpaper. Setelah itu, gosok dengan sikat yang lembut.

  1. Jangan Mencoret-coret Wallpaper

Anak-anak biasanya suka usil mencoret-coret bidang yang dilihatnya. Kalau bidang yang dicoret-coret adalah dinding yang dilapisi cat tembok sih tidak apa-apa sebab kini sudah banyak tersedia produk cat yang bisa dibersihkan dengan mudah. Namun kalau anak Anda mencoret-coret wallpaper menggunakan pulpen atau spidol, sudah pasti coretannya tidak bisa dihilangkan. Jadi terangkan kepada anak tentang risiko ini.

  1. Tambal Bagian Wallpaper yang Rusak

Kami selalu menyarankan kepada Anda untuk membeli wallpaper dengan jumlah yang lebih banyak dari kebutuhan yang sebenarnya. Tujuannya tidak lain supaya Anda bisa menggunakan sisanya untuk menambal wallpaper apabila rusak di kemudian hari. Anda tidak boleh membiarkan wallpaper yang telah rusak, robek, atau berlubang begitu saja. Solusinya tambal bagian yang rusak tadi memakai wallpaper sisa.

  1. Pastikan Tidak Banyak Terkena Air

Musuh utama wallpaper adalah air. Wallpaper yang sering terkena air akan mudah rusak, warnanya memudar, terkelupas dari dinding, atau robek. Oleh karena itu, Anda sebaiknya memasang wallpaper ini di ruangan-ruangan yang kondisinya kering. Hindari memasang wallpaper di kamar mandi, ruang mencuci  pakaian, atau dapur. Anda juga sebaiknya tidak terlalu banyak memakai air saat membersihkan permukaannya.