Perawatan
Sep12

Ini Panduan Memperbaiki Bak Mandi yang Bocor!

memperbaiki-bak-mandi-bocor.jpg

Bak mandi yang bocor biasanya disebabkan oleh tekanan air yang ada dalam bak tersebut maupun tekanan aliran air yang berasal dari keran. Bisa juga karena material bahan yang digunakan berkualitas rendah, sehingga tidak mampu menopang kekuatan air.

Antara bak mandi yang terbuat dari keramik dan fiber, penanganan kebocorannya agak berbeda. Namun secara garis besar, cukup mudah dilakukan dan bisa dikerjakan sendiri.

1. Bak Mandi dari Keramik

Mengatasi kebocoran pada bak yang terbuat dari keramik bisa dibilang mudah. Mengingat hampir mustahil suatu keramik bisa bocor, jadi dapat dipastikan jika letak kebocorannya ada pada bagian nat. Berikut ini panduan selengkapnya :

Alat dan Bahan :

  • Waterproofing
  • Semen
  • Air
  • Kuas
  • Wadah

Langkah-langkah :

  1. Mulailah dengan menguras bak mandi hingga air di dalamnya kosong.
  2. Kemudian masukkan waterproofing secukupnya ke dalam suatu wadah. Waterproofing bisa diganti menggunakan semen yang diencerkan dengan air.
  3. Setelah itu, oleskan cairan waterproofing/semen ini ke seluruh permukaan nat memakai kuas. Berikan sedikit tekanan agar cairan penambal bisa masuk ke celah-celah lubang kebocoran. Ulangi langkah ini hingga 3 lapisan dengan jeda 10 menit.
  4. Berikutnya, jangan lupa untuk mengolesi permukaan luar bak mandi juga dengan cairan waterproof/semen ini. Lakukan sebanyak 3 lapisan agar nat yang terbentuk berkualitas lebih baik daripada sebelumnya.
  5. Perlu diketahui apabila terdapat keramik bak mandi yang mengalami keretakan, maka perbaikan satu-satunya harus dilakukan melalui pembongkaran. Selanjutnya, bidang yang telah dibongkar tersebut dibangun kembali dengan adonan material yang lebih baik.

2. Bak Mandi Fiber

Untuk kasus bak mandi berbahan fiber yang bocor, penangannya agak sulit dibandingkan dengan bak keramik. Terutama saat kita mencari di mana saja titik kebocoran dari bak mandi tersebut. Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaikinya :

Alat dan Bahan :

  • Cutter
  • Lem silikon
  • Waterproofing
  • Pensil

Langkah-langkah :

  1. Isilah bak mandi dengan air hingga penuh. Perhatikan dari titik mana saja air di bak bisa mengalir keluar. Bila memungkinkan, tandai titik-titik kebocoran tersebut memakai pensil.
  2. Sumber kebocoran juga bisa berasal dari dinding bak mandi yang retak.
  3. Setelah itu, kupaslah permukaan fiber bak yang telah ditandai tersebut memakai cutter. Tidak perlu terlalu besar, cukup seukuran kuku jari. Pengupasan bertujuan agar penambalan bisa dilakukan lebih mudah dan lebih rapi.
  4. Kemudian, oleskan lem silikon pada bagian yang telah dikupas tadi. Pastikan pemberian lem dilakukan hingga lem tersebut berhasil masuk ke dalam rongga tengah dan menembus bagian keluar. Tunggu beberapa saat agar lem mengeras.
  5. Selanjutnya, ratakan bekas lem yang timbul ke permukaan bak memakai cutter. Lakukan dengan hati-hati agar penambalan yang anda lakukan terlihat lebih rapi.
  6. Terakhir, anda bisa melapisi bagian tambalan tersebut dengan waterproofing agar tidak mudah dijebol air.