Perawatan
Jul29

Gampang, Tips Merawat Tanaman Indoor

tips-merawat-tanaman-indoor.jpg

Tanaman hias indoor adalah istilah untuk menyebutkan suatu tanaman yang biasanya ditanam di dalam rumah. Fungsi tanaman ini adalah sebagai penghias ruangan sekaligus menghadirkan oksigen di dalam rumah. Beberapa tanaman bahkan juga mampu menyerap bau beracun yang ditimbulkan oleh cat dan furnitur baru.

Karena manfaatnya inilah, maka orang beramai-ramai menanam tanaman di dalam rumahnya. Sebut saja palem, aglaonema constatum, sanseviera, sphatiphyllum, philodendron, dan dracena sanderiana. Ini merupakan jenis-jenis tanaman indoor yang cukup digemari.

Bagaimana cara memulainya?

Pertama-tama siapkan media tanam berupa pot dan tanah. Jangan lupa campurkan pupuk tanaman ke dalam media tanam tadi. Pupuk diperlukan karena menjadi makanan satu-satunya tanaman ketika berada di dalam pot. Selanjutnya, masukkan akar tanaman ke dalam pot dan tutup dengan lapisan tanah berhumus sekali lagi.

Posisi pot paling baik diletakkan di sudut rumah yang terang dan mendapatkan cahaya matahari. Kondisi ruangan ini memungkinkan tanaman tetap bisa memproduksi makanannya lewat proses fotosintesis meski berada di dalam rumah. Ingat, yang perlu dihindari adalah tanaman hias terkena pancaran terik matahari langsung karena bisa membuatnya terbakar.

Dua minggu sekali pindahkan pot ke teras rumah untuk diangin-anginkan. Hindari menjemur tanaman di bawah sinar matahari langsung sebab tubuhnya sudah menyesuaikan diri dengan suhu ruangan. Dalam mengangin-anginkannya pun tidak perlu seharian, cukup dua sampai tiga jam saja agar tubuhnya bisa bernafas dan menjadi fresh kembali. Lakukan hal ini pada jam-jam pagi hari di mana sinar matahari masih terasa hangat.

Untuk bentuk perawatan lainnya, Anda perlu memastikan tampilan tanaman indoor senantiasa terlihat fresh. Pangkas daun-daun tua yang mulai terlihat kecoklatan. Jangan lupa untuk mencuci permukaan daunnya apabila ditemukan kotoran di sana.

Penggantian pot lama ke pot yang lebih besar bisa Anda lakukan ketika tanaman sudah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar tanaman memiliki media yang lebih luas untuk menunjang pertumbuhan akarnya. Manfaat lainnya adalah agar tanaman mendapatkan makanan berupa tanah berpupuk yang lebih banyak.

Berikut ini rangkuman bentuk perawatan yang perlu dilakukan pada tanaman indoor dari arafuru.com :

Suhu

  • Pertahankan suhu ruangan agar selalu normal
  • Suhu rendah diperlukan oleh tanaman saat malam hari

Air

  • Hindari menyiram air berlebihan dengan intensitas yang terlalu sering
  • Keberadaan air diperlukan sebatas untuk melembabkan tanah
  • Usahakan menyiram air sampai menyentuh dasar pot agar akar tanaman tidak kesulitan untuk mencari air

Cahaya

  • Putar posisi pot tanaman secara berkala
  • Dua minggu sekali bawa pot keluar ruangan
  • Hindari terpaan sinar matahari langsung

Pot

  • Ganti pot yang lebih besar apabila sudah terlihat kekecilan
  • Pastikan ada lubang drainase pada bagian dasar pot
  • Pot tanah liat mampu menjaga kelembaban tanah dengan lebih baik
  • Pilih pot yang terlihat cantik agar bisa menjadi hiasan ruangan
  • Sesuaikan warna pot dengan interior rumah

Kelembaban

  • Kelembaban tanah diperlukan untuk membantu proses tumbuh akar
  • Kelembaban udara bisa Anda perbanyak dengan menambah nampan berisi air di antaranya
  • Semprotkan air pada daun tanaman secara berkala

Pengendalian Hama

  • Dua minggu sekali semprotkan insektisida
  • Pilih insektisida yang ramah untuk tanaman indoor dan aman bagi manusia