Perawatan
Jul28

Cara Mudah Mencegah dan Membasmi Rayap di Rumah

tips-mencegah-dan-membasmi-rayap.jpg

Apakah Anda suka mengoleksi furnitur yang terbuat dari kayu? Jika iya, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya rayap. Hewan yang satu ini memang suka sekali dengan kayu, terutama suka merusaknya.

Kenapa rayap suka makan kayu?

Rayap merupakan serangga kecil yang memiliki bentuk mirip semut. Oleh karena itulah, banyak orang yang menyebut rayap dengan istilah semut putih. Rayap membutuhkan selulosa sebagai nutrisi untuk menunjang pertumbuhannya. Kandungan selulosa yang banyak terdapat di dalam kayu mati inilah yang dicari oleh rayap. Tahukah Anda, bahwa dalam satu koloni rayap bisa mencapai hingga sejuta ekor dan semuanya tidak pernah berhenti memakan kayu?

Ada begitu banyak tanda-tanda furnitur Anda telah dimakan rayap. Yang pertama biasanya ditemukan butiran-butiran kayu mirip pasir di sekitar furnitur. Yang kedua, terlihat sarang rayap yang terbuat dari tanah dan menggunung pada permukaan terakhir. Yang ketiga, ditemukan bercak-bercak putih pada permukaan cat warna furnitur. Untuk kasus yang lebih parah, furnitur menjadi lapuk dan bila permukaannya disentuh akan mudah pecah.

Jika Anda ingin rayap tidak menghampiri rumah dan merusak furnitur kesayangan Anda, ikuti tips dari arafuru.com berikut ini :

1. Tempatkan Furnitur Kayu Saling Berjauhan

Kita tahu ukuran rayap yang kecil akan merasa berjalan jauh meski jaraknya cuma 1 meter. Kita bisa memanfaatkan ukuran kecilnya ini sebagai penghalangnya untuk merusak seluruh furnitur di rumah. Cukup atur furnitur sedemikian rupa agar tidak terlalu berhimpitan. Selain itu, pengaturan seperti ini juga memungkinkan Anda bisa lebih mudah mengawasi kondisi seluruh bagian furnitur dan segera mengatasinya apabila ditemukan tanda-tanda rayap di sana.

2. Bereskan Segera Kayu Bekas Pondasi Rumah

Kayu yang berada di luar rumah mampu memancing kedatangan rayap ke rumah kita. Lebih-lebih di lingkungan rumah yang baru saja dibangun di mana belum ada koloni rayap lain yang singgah di sini. Manfaat positif lainnya dari pembersihan ini adalah rumah Anda juga terhindar dari serangga pengganggu lainnya.

3. Memperbaiki Genteng yang Bocor

Sama seperti serangga lainnya, rayap juga suka dengan tempat yang lembab. Tempat-tempat seperti ini memungkinkan rayap berkembang biak dengan cepat. Apabila genteng di rumah Anda bocor, maka akan banyak titik ruangan yang terkena air. Apabila titik-titik yang tergenang ini berada di sudut lantai yang sempit dan sulit dijangkau, maka genangan air akan di sana sampai kita menyadarinya. Dan ini memungkinkan area di sekitarnya menjadi lembab. Segera perbaiki kebocoran sekecil apapun, karena langkah ini mampu memastikan koloni rayap merasa tidak nyaman tinggal di rumah Anda.

4. Melapisi Furnitur Kayu dengan Pelitur

Penggunaan pelitur selain memberikan efek mengkilap pada permukaan furnitur, juga bisa menjadi anti-rayap. Kandungan pelitur yang terdiri dari beraneka zat kimia ini sangat dibenci oleh rayap dan bersifat racun. Oleh sebab itulah, pada perabotan mebel yang baru biasanya tidak dihinggapi rayap karena mereka memilih furnitur lama yang sudah tidak mempunyai pelindung. Pastikan Anda merawat kondisi permukaan ini secara rutin dan lukiskan lapisan pelitur baru apabila dirasa lapisan lama sudah mulai luntur.

5. Membasmi Rayap dengan Cairan Termitisida

Cairan termitisida merupakan cairan sejenis pestisida yang sudah dipercaya mampu mengusir rayap. Penggunaannya cukup mudah. Cairan cukup disemprotkan pada bagian bangunan yang terdapat tanda-tanda adanya rayap. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa melakukan injeksi termitisida agar rayap yang ada di bawah tanah juga ikut mati.

6. Menggunakan Bantuan Alat Teknologi Sentricon

Teknologi Sentricon terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah pengumpan yang terbuat dari semacam tisu yang mengandung enzim heksaflumuron. Enzim ini mampu merusak sistem metabolisme rayap apabila dimakan olehnya. Bagian yang kedua adalah detektor yang ditanam tanah dan berfungsi menarik perhatian rayap melalui gelombang udara sehingga mereka tertarik memakan pengumpan. Sistem kerja alat ini adalah rayap mengambil tisu pengumpan yang dikira makanannya dan membawanya ke dalam sarang. Di sarang, mereka kemudian beramai-ramai memakan pengumpan tadi. Efek racun pada pengumpan pun muncul setelah beberapa saat dan mematikan rayap yang telah memakannya.

  • SHARE!

Related Posts