Perawatan
Jan15

Cara Merawat Lantai Keramik di Kamar Mandi

Bagaimana cara merawat lantai keramik di kamar mandi? Setiap rumah membutuhkan kamar mandi sebagai tempat para penghuninya untuk membersihkan diri. Mulai dari membersihkan tubuh, rambut, muka, dan gigi dilakukan di ruangan ini. Tak ayal kamar mandi pun seakan-akan menjadi tempat pembuangan kotoran. Anda harus rajin membersihkannya untuk menjaga kebersihan kamar mandi sekaligus penampilannya. Jangan sampai deh ruangan yang seharusnya steril ini malah menjadi sarang bakteri dan kuman.

Coba deh Anda perhatikan penampilan lantai keramik yang ada di kamar mandi? Pasti warnanya tampak lebih kusam daripada ruangan-ruangan yang lain. Apa sih penyebabnya? Tidak lain adalah terlalu seringnya lantai tersebut terendam oleh air dan zat kimia yang berasal dari sabun, sampo, pasta gigi, deterjen, dan lain-lain. Semakin sering Anda menggunakan produk-produk pembersih di kamar mandi, maka semakin cepat pula warna lantai keramiknya akan memudar.

menjaga-keramik-kamar-mandi.jpg

Meskipun tidak berdampak buruk pada kesehatan, tetapi perubahan warna lantai keramik ini akan berpengaruh besar terhadap desain kamar mandi secara keseluruhan. Kamar mandi menjadi kelihatan kurang menarik akibat lantainya sudah berwarna kusam. Motif keramik yang seharusnya dapat memperindah kamar mandi pun kini sudah menghilang. Untungnya Anda masih bisa memperlambat hingga mencegah proses pemudaran warna lantai keramik di kamar mandi. Lantas bagaimana sih caranya?

Berikut ini solusi untuk merawat lantai keramik di kamar mandi agar terjaga keindahannya!

  1. Mulai dari sekarang biasakanlah untuk selalu membersihkan kamar mandi setiap kali selesai digunakan. Anda bisa menyiram bagian dinding dan lantai kamar mandi menggunakan air bersih sampai busa sabun atau sampo yang mengenai permukaannya hilang terbawa air. Terutama untuk bagian sudut-sudut ruangan yang kerap menjadi tempat penumpukan busa dan kotoran. Siramlah beberapa kali sampai kondisinya area tersebut benar-benar bersih.
  2. Proses pembersihan kamar mandi secara total paling tidak harus dilakukan setiap seminggu sekali. Semakin sering Anda membersihkannya, semakin bagus agar tidak ada kotoran dan noda membandel yang menempel di permukaan lantai dan dinding ruangan. Anda bisa memanfaatkan sikat dan sabun colek untuk keperluan pembersihan ini. Sikatlah semua area di kamar mandi tersebut secara menyeluruh.
  3. Hindari menggunakan produk pembersih yang bersifat terlalu keras dan memiliki pH asam. Walaupun mampu menghilangkan noda lebih cepat, tetapi produk ini juga dapat merusak lapisan nat yang terdapat di permukaan keramik. Akibatnya warna keramik pun menjadi kusam dan kehilangan kilauannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan timbul goresan-goresan kecil di permukaan keramik ini.
  4. Pada saat membersihkan kamar mandi, Anda tidak boleh melupakan kondisi nat keramik. Justru bagian inilah yang sering menjadi tempat bertumpuknya noda dan kotoran membandel. Hal ini disebabkan nat memiliki pori-pori yang besar akibat tidak adanya lapisan glatsir yang menutupi permukaannya. Oleh karena itu, nat harus dibersihkan lebih sering dengan menyikatnya menggunakan sikat gigi bekas.
  5. Untuk mengatasi lantai keramik yang berlumut dan licin, Anda bisa membersihkannya memakai cairan dari air kapur atau kaporit. Siramkan cairan ini di lantai dan dinding kamar mandi lalu biarkan semalaman. Cairan tersebut akan merontokkan lumut yang tumbuh. Keesokan paginya, sikatlah permukaan lantai dan dinding kamar mandi hingga semua lapisan lumutnya terkelupas.
  6. Gunakan produk cairan pembersih khusus untuk material keramik. Biasanya produk tersebut juga aman untuk digunakan kepada alat-alat mandi yang terbuat dari bahan stainless steel. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan guna menjadi penampilan kamar mandi secara keseluruhan. Pemakaian produk pembersih yang tidak sesuai kerap menyisakan noda flek berwarna kehitam-hitaman.
  7. Meskipun Anda sudah membersihkan kamar mandi secara rutin, namun ada satu noda yang tidak mungkin dapat dicegah pembentukannya. Tidak lain adalah noda bekas air. Noda ini umumnya terlihat jelas di bagian bawah bathtub, bak mandi, kloset, atau wastafel. Untuk menghilangkan noda bekas air, Anda bisa membersihkannya menggunakan produk pembersih khusus untuk keramik.
  8. Bathtub merupakan peralatan mandi yang paling rawan terkena noda membandel. Hal ini dikarenakan Anda sekeluarga paling sering menggunakan bathtub, baik untuk sekadar mandi maupun berendam dalam waktu yang lama. Kami sarankan jangan terlalu menekan permukaan bathtub ketika membersihkannya sebab kebanyakan bathtub terbuat dari acrylic, onyx, atau plastik. Anda bisa memoles ulang bathtub untuk mengembalikan keindahannya.