Perawatan
Dec29

Cara Merawat Buku agar Tidak Kuning

Bagaimana cara merawat buku agar tidak kuning? Buku adalah jendela dunia. Ada banyak sekali pengetahuan yang seketika bisa diketahui hanya dengan membaca tulisan-tulisan yang tercetak di dalam buku. Bahkan kita pun bisa mengetahui kalau Dataran Tinggi Dieng merupakan objek wisata yang sangat mengagumkan meskipun mungkin kita belum pernah berkunjung ke sana.

Mengingat betapa berharganya sebuah buku, tidak sedikit dari kita yang gemar mengoleksinya. Selain sekadar hobi, mengumpulkan beberapa buku dan menatanya di dalam rak di ruang tamu pun dapat menjadi hiasannya tersendiri. Mulai dari kesan unik dan tidak biasa hingga suasana keluarga yang penuh dengan kehormatan bisa diciptakan melalui susunan buku-buku ini.

cara-merawat-buku.jpg

Namun sayangnya, buku pun bisa menjadi rusak. Kerusakan yang paling sederhana ialah kertas-kertas pada buku tersebut akan menguning seiring dengan usianya. Penyebabnya tidak lain karena lignin yang terkandung di dalam kertas mengalami proses oksidasi oleh udara dan cahaya. Akibatnya susunan zat ini menjadi tidak stabil dan akhirnya mengubah warna kertas yang tadinya putih menjadi kekuning-kuningan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menerapkan beberapa solusi berikut ini :

  1. Solusi pertama untuk mencegah lembaran-lembaran kertas pada buku menguning adalah menjauhkan buku tersebut dari terpaan sinar matahari dan udara secara langsung. Cara yang paling ampuh ialah membungkus buku-buku kepunyaan Anda menggunakan plastik. Jadi setelah buku tersebut selesai dibaca sampai tamat biasanya kita tidak akan membacanya lagi dalam jangka waktu yang cukup lama. Buku-buku ini sebaiknya langsung dimasukkan saja ke dalam kantung plastik khusus untuk kemudian ditata di dalam rak.
  2. Solusi kedua ialah simpanlah buku-buku koleksi Anda di ruangan khusus yang telah dilengkapi dengan AC (Air Conditioner). Di dalam ruangan yang ber-AC, suhu udaranya relatif stabil, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Kondisi udaranya pun tidak terlalu lembab. Begitu pula intensitas sinar matahari yang mengenai ruangan jauh lebih sedikit daripada ruangan pada umumnya. Oleh sebab itu, ruangan ber-AC menjadi tempat yang paling ideal untuk menyimpan buku.

TAHUKAH ANDA?

Kertas terbuat dari kayu yang diolah sedemikian rupa di pabrik khusus. Perlu diketahui, setiap kayu mengandung zatĀ  yang bernama lignin. Bersama dengan selulosa, lignin berfungsi untuk memperkeras struktur yang terdapat di dalam kayu. Itu sebabnya, pohon dapat berdiri tegak karena mengandung lignin dan selulosa. Selain itu, lignin juga bermanfaat untuk mempertahankan pohon tersebut dari serangan hama dan penyakit.

Produsen kertas biasanya mengambil keunggulan dari lignin untuk membuat kertas-kertas dengan spesifikasi tertentu seperti dus dan karton. Meskipun kertas yang dibentuk dari kayu yang mengandung lignin ini akan mempunyai tekstur yang keras dan kaku, sayangnya warna kertas yang dihasilkannya menjadi terlihat kecokelat-cokelatan sehingga kurang menarik dan tampak kotor.

Sedangkan produsen yang ingin membuat kertas berwarna putih harus merendam bahan baku di dalam cairan kimia tertentu terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memisahkan zat selulosa dan zat lignin yang terkandung di dalam kayu. Kertas yang memiliki warna putih bersih terbuat dari selulosa yang murni.