Perawatan
Mar22

Cara Menjernihkan Air Sumur yang Kuning dan Bau

Sedang mencari cara untuk menjernihkan air sumur di rumah anda? Air sumur, baik itu sumur galian maupun sumur bor, adalah sumber air bersih yang biasa dipakai oleh rumah tangga di Indonesia. Selain untuk keperluan MCK, air ini juga biasa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air.

tips-menjernihkan-air-sumur.jpg

Berbeda dengan air PAM, air sumur dipilih karena gratis. Sayangnya, air sumur sering ditemui berwarna kekuning-kuningan akibat adanya lumut yang tumbuh di dalamnya. Tak jarang pula air ini berbau.

Setidaknya, ada aturan standar dalam membuat sumur, yaitu :

  • Kedalaman sumur sebaiknya lebih dari sepuluh meter
  • Jarak minimal sumur dengan tempat MCK adalah sepuluh meter
  • Pilih lokasi sumur bekas kebun bambu, kelapa, atau tanaman berakar serabut lainnya
  • Usahakan tanah di dasar sumur mengandung pasir
  • Tempat yang dipilih bukan bekas rawa atau pembuangan sampah

Untuk menjernihkan kembali air sumur yang tampak kekuning-kuningan dan berbau, ada lima cara yang bisa anda coba :

Pertama, Memakai Ijuk

Ijuk untuk sumur biasanya dijual sudah dirangkai dalam bentuk lingkaran dengan diameter satu meter. Penggunaan ijuk lebih aman daripada cara yang lain. Minimal diperlukan lima rangkaian ijuk untuk menyaring air agar hasilnya benar-benar jernih. Untuk harganya sendiri, umumnya ijuk ini dijual sekitar Rp 10.000 per lingkaran.

Adapun cara menggunakan ijuk ini adalah mula-mula tumpuk kelima ijuk tadi, lalu ikat dengan tali agar menyatu. Selanjutnya, masukkan sekaligus kelima ijuk tersebut ke dalam sumur. Gunakan bambu yang panjang untuk mendorong ijuk agar tenggelam sampai ke dasar sumur. Jangan lupa berikan tindihan berupa batu ukuran sedang untuk menahan ijuk agar tidak mengapung kembali. Diperlukan waktu sekitar tiga hari agar air sumur berubah menjadi jernih.

Kedua, Memanfaatkan Batu Tawas

Tawas (Alumunium Sulfat) merupakan zat kimia yang biasa digunakan sebagai penjernih. Cara kerja tawas adalah dengan menyerap kotoran-kotoran yang ada di sekelilingnya, kemudian mengendapkannya. Tawas biasa dijual di toko-toko bangunan berupa bebatuan kecil. Semakin dalam sumur di rumah anda, maka semakin banyak tawas yang diperlukan.

Untuk menjernihkan air sumur memakai tawas, pertama-tama haluskan tawas terlebih dahulu agar bisa bekerja lebih efektif. Setelah itu, masukkan serbuk tawas tersebut ke dalam sumur. Tunggu sekitar tiga hari untuk melihat hasilnya. Jika belum jernih, tambahkan tawas sedikit lagi.

Ketiga, Gunakan Arang Tempurung Kelapa

Arang tempurung kelapa bersifat karbon aktif sehingga bisa digunakan sebagai penjernih alami. Anda bisa membuatnya sendiri atau membelinya di toko-toko toserba. Harga per kilo biasanya sekitar Rp 3.000. Seperti pada tawas, kebutuhan arang ini juga menyesuaikan ukuran sumur di rumah anda.

Ada dua cara untuk memanfaatkan arang tempurung kelapa sebagai penjernih air sumur. Pertama adalah memasukkannya langsung ke dalam sumur dengan membungkusnya dahulu memakai kain. Cara ini mirip dengan langkah pemakaian ijuk.