Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Kaporit

Bagaimana cara menjernihkan air sumur dengan kaporit? Kaporit sering dimanfaatkan untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus yang terkandung di dalam air. Itulah kenapa, Anda bisa menggunakan kaporit sebagai bahan sterilisasi air. Keunggulan utama kaporit ialah harganya yang cukup murah karena ketersediaannya yang melimpah. Tetapi sejumlah penelitian membuktikan kalau sebenarnya kaporit menyimpan potensi bahaya yang serius bagi kesehatan.

Jadi kami sama sekali tidak merekomendasikan kepada Anda untuk menjernihkan air memakai kaporit, khususnya bila air tersebut akan dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Jika diminum secara terus-menerus, lama-kelamaan zat racun yang terkandung pada kaporit akan menumpuk di dalam tubuh Anda. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya penyakit yang serius. Penggunaan kaporit sebagai bahan penjernih air hanya diperbolehkan apabila air tersebut sebatas dipakai untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus.

menjernihkan-air-dengan-kaporit.jpg

Pada dasarnya, kaporit merupakan bahan sterilisasi air yang bagus dan murah. Selain itu, kaporit juga mampu membuat air tampak jernih serta menaikkan pH (Power of Hydrogen) pada air tersebut. Prosentase kenaikan tingkat keasaman pH air tergantung jumlah kaporit yang ditambahkan ke dalamnya. Anda bisa memakai alat pH meter untuk mengukur derajat keasaman air.

Anda bisa mengandalkan kaporit untuk air yang berasal dari sumur gali, sumur bor, atau sungai. Bahkan anjuran pemakaian kaporit seyogianya hanya dilakukan untuk mensterilisasi air sungai saja mengingat banyaknya kuman, bakteri, dan virus yang terdapat di air tersebut. Penambahan kaporit ke dalam air sungai yang akan dijadikan air bersih terbukti secara efektif mampu merubah sifat-sifat air tersebut sehingga menjadi layak digunakan.

Takaran pemakaian kaporit yang banyak diterapkan oleh masyarakat ialah 1 sendok makan per 1.000 liter air. Ini artinya Anda bisa menjernihkan air sampai kapasitas 1.000 liter hanya dengan menggunakan 1 sendok makan kaporit. Pemakaian kaporit yang benar yaitu diencerkan terlebih dahulu, bukan langsung dimasukkan ke bak penampungan air. Anda bisa melarutkan 1 sendok makan kaporit memakai 5 liter air, kemudian aduk secara merata. Kemudian campuran ini dituangkan ke dalam bak penampungan air.

Apabila kondisi air yang akan dijernihkan sangat buruk, Anda bisa menambah jumlah takaran penggunaan kaporit. Cobalah menggunakan dosis 2 sendok makan per 1.000 liter air. Kemudian amati perubahan yang terjadi. Jika air tersebut sudah layak dipakai, maka Anda bisa menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Namun apabila kondisi air masih tetap kotor, artinya air tadi benar-benar tidak layak digunakan. Hindari menambahkan kaporit dalam dosis yang berlebihan sebab dampak negatif yang ditimbulkannya pun akan semakin besar.

Untuk hasil yang lebih baik, beberapa orang menggunakan kaporit bersama dengan tawas atau gamping sekaligus. Takaran yang biasa dipakai yaitu 1 sendok makan kaporit dan 3 sendok makan tawas per 1.000 liter air, atau 1 sendok makan kaporit dan 3 sendok makan gamping per 1.000 liter air. Apabila hasilnya masih kurang memuaskan, Anda bisa menaikkan jumlah takaran sampai dua kali lipat daripada sebelumnya. Jangan menggunakan kaporit, tawas, dan gampang sekaligus secara bersama-sama.