Perawatan
Jul9

Cara Menghilangkan Bau Tanah Pada Gerabah

Bagaimana cara menghilangkan bau tanah pada gerabah? Suka Jawa mempunyai kerajinan tangan dari tanah liat berupa gerabah. Jika ditelusuri lebih jauh, asal kesenian tersebut dari China yang dibawa oleh para pedagang setempat. Gerabah mempunyai fungsi dan bentuk yang bermacam-macam. Ada gerabah yang hanya berfungsi sebagai pajangan seperi guci, patung, relief, dan lain-lain. Ada pula gerabah yang mempunyai fungsi khusus dan dibuat untuk mendukung kegiatan manusia contohnya piring, mangkuk, gelas, teko, kendi, panci, dan wajan.

Kerajinan gerabah yang baru Anda beli biasanya mempunyai aroma khas yang cukup kuat. Aroma tersebut berupa tanah. Bila tidak segera dihilangkan, aroma tanah ini tentu akan mencemari kualitas air minum yang dimasukkan ke dalamnya. Air minum yang diambil dari gerabah akan beraroma tanah sehingga tidak sedap dan kurang menyegarkan. Lalu bagaimana sih solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?

tips-menghilangkan-bau-tanah.jpg

Ternyata gampang banget kok. Biar tidak mengandung bau tanah lagi, Anda hanya perlu memberikan perawatan secara berkala terhadap gerabah tersebut. Anda harus merendamnya di air sampai tenggelam selama beberapa waktu tertentu. Kemudian gosokkan irisan bunga jantung pisangĀ  ke seluruh permukaan gerabah secara berkala. Niscaya gerabah Anda pun menjadi berwarna kehitam-hitaman, permukaannya mengkilap, tidak beraroma, dan susah bocor.

Ikuti panduan lengkapnya dari kami di bawah ini!

Alat dan Bahan :

  • Gerabah
  • Bunga jantung pisang
  • Pisau
  • Ember
  • Air

Langkah-langkah :

  1. Letakkan gerabah ke dalam ember. Tuangkan air ke dalam ember hingga menenggelamkan gerabah. Rendam gerabah di air semalaman.
  2. Pagi harinya, Anda bisa mengeluarkan gerabah dari ember. Ambil bunga jantung pisang. Kemudian belah bunga tersebut menjadi 2-5 bagian tergantung ukurannya. Dalam setiap melakukan perawatan, Anda hanya perlu memakai 1 bagian.
  3. Gosokkan potongan bunga jantung pisang ke permukaan gerabah secara merata. Berikan tekanan yang cukup kuat agar getahnya keluar dan menutupi pori-pori gerabah. Ulangi sebayak 2 kali pelapisan sampai kandungan getahnya habis.
  4. Setelah rampung, Anda bisa merendam gerabah tersebut lagi ke dalam air. Diperlukan sekitar 3-5 kali penggosokan dengan bunga pisang dan perendaman di air agar gerabah bisa Anda gunakan.
  5. Bau tanah memang selalu dimiliki gerabah. Namun seiring dengan pemakaiannya, bau tanah tersebut lama-kelamaan akan luntur sampai akhirnya lenyap. Ampas teh dan kopi juga efektif untuk menghilangkan bau tanah pada gerabah.

Gerabah-gerabah pada mulanya juga berwarna cokelat muda seperti tanah yang menjadi bahan bakunya. Warna tersebut bagi sebagian orang tampak kurang menarik karena kusam. Gerabah justru akan mempunyai nilai yang lebih tinggi jika warnanya kehitam-hitaman dengan permukaan yang mengkilap. Kandungan getah di dalam bunga jantung pisang terbukti mampu menghitamkan warna gerabah dan mengilaukan permukaannya. Selain itu, getah tersebut juga sanggup menutupi pori-pori gerabah sehingga strukturnya lebih kuat dan anti bocor. Apabila Anda kesulitan menemukan bunga jantung pisang, Anda bisa memakai daun cocor bebek atau lidah buaya.