Cara Mengganti Kran Air yang Patah

Bagaimana cara mengganti kran air yang patah? Peranan kran dalam sistem saluran air bersih sangatlah vital yakni sebagai pembuka dan penutup aliran air. Anda bisa mudah sekali mengalirkan air dari pipa cukup dengan memutar kran untuk membukanya, lalu menutupnya kembali guna menghentikan aliran air tersebut. Jadi terbayang dong bagaimana repotnya Anda untuk memakai sistem air bersih di rumah apabila krannya rusak?

Kerusakan pada kran air biasanya menyerang strukturalnya. Tidak akan efektif  jika Anda berusaha mencoba memperbaiki kran tadi. Satu-satunya jalan keluar yang lebih baik dilakukan ialah menggantinya memakai kran yang baru. Masalah besar muncul apabila kran tersebut patah dan patahannya tertahan di bagian dalam drat pipa. Memutar sisa potongan tadi untuk mengeluarkannya jelas tidak mungkin sebab potongan ini sudah terlanjur menempel sangat kuat pada pipa akibat tertempel lem.

mengganti-kran-air-patah.jpg

Lalu apa solusinya yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan ini? Jalan keluar yang bias diambil pada saat situasi genting seperi ini yaitu mencongkel potongan kran tadi menggunakan obeng minus atau gunting untuk mengeluarkannya. Namun bila potongan tersebut tetap tidak bisa dilepaskan, Anda jangan terus memaksanya karena bisa mengakibatkan pipa PVC justru retak atau patah. Anda bisa menggergaji potongan tadi secukupnya, lalu cobalah mencongkelnya sekali lagi.

Berikut ini langkah-langkah selengkapnya :

  1. Apabila Anda menggunakan air dari PDAM, Anda perlu mematikan terlebih dahulu sumber air tersebut supaya airnya tidak mengalir terus. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya pemborosan air serta memudahkan Anda dalam melepas potongan kran tadi. Sedangkan jikalau Anda memakai sumur pompa, pastikan mesin sudah dinonaktifkan untuk sementara waktu.
  2. Kerjakan metode yang lebih mudah terlebih dahulu yaitu pencongkelan. Anda bisa menyiapkan obeng minus atau kalau tidak ada boleh menggunakan gunting. Tusukkan ujung obeng/gunting tadi di sela-sela sambungan kran dan pipa. Lakukan penekanan dengan tenaga yang cukup kuat agar ujung obeng/gunting bisa masuk. Setelah itu, congkel sisa potongan kran tadi sedikit demi sedikit dan memutar. Barulah setelah semua bagian tercongkel, Anda bisa menarik sisa potongan kran tersebut keluar.
  3. Kalau langkah di atas tidak berhasil Anda kerjakan, mau tidak mau Anda pun harus memotongnya. Gunakan gergaji besi untuk memotong sisa potongan kran ini. Potonglah kran tersebut secara longitudinal selebar 30 derajat pada dua titik yaitu posisi jam 12 dan jam 2. Hati-hati jangan menggergaji terlalu dalam karena dapat mengenai pipa dan merusak bagian drat. Setelah sisa kran ini berhasil dipotong, Anda bisa mencongkelnya dengan lebih mudah memakai ujung obeng minus atau gunting.

Semoga berhasil!