Cara Menambal Bak Mandi Keramik yang Bocor

Bagaimana cara menambal bak mandi yang bocor? Adanya sebuah bak di kamar mandi sangat penting sebagai tempat penampungan air. Bak mandi berbeda dengan bathtub. Bak mandi merupakan tempat air yang bisa dipakai untuk keperluan mandi. Kita akan mengguyurkan air dari bak mandi ke tubuh menggunakan gayung. Sedangkan bathtub adalah tempat untuk berendam. Kita akan memasukkan seluruh tubuh ke dalam bathtub untuk menikmati segarnya air.

Air mempunyai tekanan ke segala arah yang kuat sekali. Bahkan Anda harus lebih mewaspadai tekanan air ini dibandingkan dengan beratnya sendiri. Oleh karena itu, bak mandi harus dibuat dengan struktur yang kuat agar mampu menahan tekanan air dengan baik. Semakin banyak air yang ditampung, semakin besar pula tekanan air yang harus ditanggung oleh bak mandi. Apabila bak mandi tidak sanggup menahan beban tersebut, salah satu akibatnya ialah bak mandi akan bocor.

menambal-bak-mandi-bocor.jpg

Air selalu dapat mengalir melalui celah-celah kecil. Yap, sekecil apapun ukuran celah tersebut pasti air bisa melaluinya. Jadi penyebab utama bak mandi bocor yaitu adanya celah atau lubang di salah satu sisinya. Anda harus bisa menemukan lubang tersebut untuk dapat memperbaikinya. Barulah setelah berhasil ditemukan, lubang tadi bisa Anda tambal menggunakan adukan semen yang dicampur bahan waterproof.

Mencari Titik Kebocoran

Bisa dibilang mencari titik kebocoran pada bak mandi jauh lebih sulit daripada proses penambalannya. Anda harus teliti dalam menemukan titik kebocoran tersebut. Mungkin saja jumlah titik kebocorannya lebih dari satu. Bagian-bagian bak mandi yang paling rawan mengalami kebocoran antara lain nat keramik dan saluran pembuangan air. Nat keramik yang bocor biasanya ditandai oleh celah, lubang, atau cekungan. Sementara saluran pembuangan air akan bocor manakala penutupnya sudah tidak bisa menutup dengan sempurna.

Cara Mengatasi Kebocoran

Kebocoran pada bak mandi hanya dapat diatasi melalui proses penambalan. Anda bisa menggunakan grouter (bahan pengisi nat) untuk menambal nat keramik yang sudah rusak. Pilih grouter yang warnanya serasi dengan warna keramik. Begitu pula jenisnya, pilih grouter khusus untuk permukaan yang terendam air. Oleskan grouter tersebut sesuai dengan petunjuk yang tercantum di kemasannya. Pastikan bahan grouter tadi sudah menutupi semua lubang di nat keramik dengan sempurna.

Apabila Anda sudah mencoba solusi di atasi tetapi tidak lama kemudian bak mandi kembali mengalami kebocoran, maka kemungkinan besar telah terjadi kerusakan struktur yang menimpanya. Lapisan plesteran bagian dalam bak mandi tersebut sudah rusak, keropos, atau berlubang. Jadi mau tidak mau Anda harus melakukan perbaikan terhadap keseluruhan bak mandi secara total. Berikut ini panduan langkah-langkah kerja yang bisa Anda kerjakan :

  1. Bongkarlah seluruh keramik cukup di bagian sisi dalam bak mandi. Anda bisa membaca artikel kami sebelumnya untuk mendapatkan panduan melepaskan keramik.
  2. Buatlah adukan semen untuk pekerjaan plesteran. Terapkan adukan plester tersebut ke seluruh permukaan bagian sisi dalam bak mandi.
  3. Setelah kondisi lapisan plesteran sudah cukup kering, Anda bisa mengaplikasikan acian. Biarkan bak mandi mengering dengan sendirinya selama 1-2 hari.
  4. Berikan lapisan waterproof di bagian sisi dalam bak mandi. Oleskan bahan waterproofing tersebut secara merata.
  5. Setelah kondisi bak mandi sudah benar-benar kering kembali, Anda bisa mencoba mengetesnya apakah masih bocor atau tidak.
  6. Isilah bak mandi tersebut dengan air sampai volumenya penuh. Lalu biarkan selama 24 jam. Jika volume air masih stabil artinya Anda telah berhasil menambalnya.
  7. Pasang keramik baru di bagian sisi dalam bak mandi. Setelah itu, terapkan lapisan nat yang sesuai di garis-garis pertemuannya.
  8. Anda harus menunggu minimal selama 3-5 hari untuk memastikan bak mandi sudah kering sempurna. Barulah kemudian Anda bisa mengisinya dengan air.