Perawatan
Dec11

Cara Membuat Dinding Bertekstur dan Ragamnya

Membuat dinding bertekstur akan menghadirkan pesona tersendiri di dalam rumah anda. Penerapan dinding bertekstur ini akan menciptakan interior yang terlihat unik karena jarang ditemukan di rumah-rumah pada umumnya. Jika anda ingin membuatnya di rumah, berikut ini teknik-teknik dari Arafuru.com yang dapat anda aplikasikan :

Sapuan Kuas

dinding-bertekstur.jpg

Teknik pertama, dinding bertekstur bisa anda ciptakan dengan finishing dari sapuan kuas. Setelah dinding diberikan plester dari adonan semen dan pasir, selanjutnya adalah mengaplikasikan finishing berupa acian semen. Seperti melukis di kanvas, gunakan kuas saat menerapkan acian semen tersebut. Agar hasilnya tampak rapi, kami merekomendasikan acian dari semen instan saat anda memakai teknik ini.

Rol

Sebenarnya langkah kerja teknik kedua ini mirip dengan teknik pertama, namun hasilnya akan terlihat berbeda. Usahakan adonan acian semen bersifat encer agar mudah meresap ke permukaan rol dan selanjutnya diaplikasikan pada dinding berplester. Langkah ini akan menghasilkan dinding yang memiliki permukaan rata, namun bertekstur.

Sulur/Tali Air

Jika anda ingin memiliki dinding interior dengan tekstur sulur/tali air, rahasianya terletak pada penggunaan garpu sebagai pembentuk tekstur. Sebagai finishing-nya, gunakan adonan semen dan pasir dengan komposisi semen yang lebih banyak daripada pasir. Aplikasikan adonan tersebut pada dinding plester yang telah kering. Selanjutnya, gunakan garpu untuk mencetak tekstur sulur/tali air. Karena umumnya tekstur ini dibentangkan secara horisontal, maka anda harus memasang panduan berupa bentangan tali agar bentuknya tetap lurus tidak melengkung.

Relief

Terinspirasi dari bangunan-bangunan kuno, saat ini ada banyak orang yang tertarik menghiasi dinding rumahnya dengan relief. Terdapat dua metode untuk menciptakan tekstur dinding relief ini. Metode pertama adalah membentuk plesteran yang sudah menempel di dinding menjadi relief tertentu, selanjutnya dihalukan dengan acian. Sedangkan, metode kedua adalah membuat suatu bentuk relief pada batu alam, kemudian menempelkannya ke permukaan dinding.

Kamprot

Pembuatan dinding bertekstur menggunakan teknik kamprot ini terbilang paling mudah. Sebab, anda cukup mengaplikasikan plesteran kasar ke dinding batu bata, dan jadilah dinding bertekstur kamprot. Cara ini biasanya digunakan untuk menciptakan dinding yang bernuansa alami seperti bongkahan tanah.

Batu Bata

Teknik selanjutnya adalah membuat dinding bertekstur menggunakan batu bata. Caranya yaitu bangunlah susunan batu bata tersebut dengan cara saling menjorok dan tidak dalam satu garis, agar membentuk cekungan dan tonjolan di setiap susunannya. Ada juga yang membentuk cekungan dan tonjolan ini dengan cara setiap beberapa kali susunan batu bata, ada batu bata yang ditaruh dengan posisi melintang agar menonjol keluar. Meskipun akan menghasilkan dinding bertekstur yang sangat indah, cara ini terbilang rumit apalagi saat anda menerapkan plesteran dan acian.

Cacing

Pembuatan dinding bertekstur memakai plamir tembok ini akan menghasilkan permukaan dinding yang seperti dipenuhi cacing, namun tampak cantik. Terapkan plamir tembok secara menyebar ke seluruh dinding dengan bentuk garis pendek melengkung. Lakukan secara acak ke seluruh dinding agar permukaanya dipenuhi garis-garis melengkung ini. Hasilnya, permukaan dinding pun semakin unik dan menarik.

Sisik Ikan

Teknik terakhir ini menggunakan kape untuk membentuk motif setengah lingkaran secara berulang-ulang sehingga tampak seperti sisik ikan. Langkahnya, sembari anda menerapkan acian semen, torehlah acian tersebut memakai kape sedikit demi sedikit. Begitu seterusnya hingga seluruh permukaan dinding rumah dipenuhi oleh corak sisik ikan ini.