Cara Membersihkan Wallpaper Dinding yang Kotor

Wallpaper dinding bisa menjadi salah satu cara terbaik bagi Anda yang ingin menghiasi dinding rumah. Wallpaper bukan sekadar kertas penghias dinding, melainkan ornamen yang akan menciptakan suasana tertentu pada suatu ruangan. Misalnya kita ingin menciptakan ruangan yang memiliki nuansa khas daerah tropis, pegunungan, perkotaan, atau gurun pasir, maka kita cukup memasang wallpaper. Wallpaper juga sangat ampuh dipakai untuk menghadirkan kesan lebih luas atau lebih tinggi pada ruangan.

Bisa dikatakan kalau wallpaper ini memiliki pesona yang lebih baik daripada cat dinding. Kita dapat berkreasi lebih banyak menggunakan wallpaper. Untungnya sekarang tidak susah kok untuk mendapatkan wallpaper. Kami yakin di toko bangunan yang ada di sekitar rumah tinggal Anda pasti menjualnya. Namun kebanyakan stock wallpaper di toko tersebut pilihannya sangat terbatas. Ada baiknya Anda membeli wallpaper secara online di www.alatperabotan.com sehingga bisa memilih motif wallpaper yang paling sesuai.

cara-membersihkan-wallpaper.jpg

Sayangnya tidak ada satu pun produk di dunia ini yang sempurna. Di balik keunggulan yang dimilikinya, wallpaper mempunyai kekurangan yaitu perawatannya yang cukup sulit dilakukan. Bagian permukaan wallpaper terbilang mudah kotor, baik itu akibat debu, noda, atau kotoran yang lainnya. Permasalahan di sini selanjutnya di sini adalah membersihkan wallpaper dinding kotor itu susah dilakukan. Salah-salah justru wallpaper tersebut akan rusak akibat terkoyak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan permukaan wallpaper dinding yang kotor, di antaranya :

  • Khusus untuk kotoran yang menempel di permukaan kertas wallpaper, Anda bisa membersihkannya memakai air hangat yang dicampur dengan cairan pencuci piring secukupnya. Kotoran tersebut digosok secara perlahan-lahan sampai bersih. Kemudian Anda bisa membilasnya dengan air.
  • Noda membandel yang menempel di permukaan wallpaper tidak bisa dibersihkan dengan cara di atas. Anda harus menggunakan deterjen. Mulailah dengan mengusap deterjen ke permukaan wallpaper yang kotor. Lalu sikat sedikit demi sedikit dengan gerakan yang searah. Jangan sikat terlalu keras/kasar ya. Selanjutnya Anda bisa membilasnya hingga bersih.
  • Haram hukumnya mengaplikasikan cairan pemutih pakaian pada wallpaper. Perlu Anda ketahui, cairan ini bersifat sangat keras. Corak dan warna yang menempel di wallpaper dijamin bakal luntur apabila terkena cairan ini. Anda juga tidak boleh membersihkan wallpaper dengan kain wol atau bahan aseton.
  • Sekarang tidak usah khawatir kalau permukaan wallpaper berjamur. Anda dapat mengatasinya menggunakan cairan pembersih khusus untuk wallpaper. Cairan ini sudah diformulasikan secara khusus sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang efek sampingnya. Dijamin jamur akan lenyap seketika.
  • Proses pembersihan wallpaper sehari-hari bisa menggunakan kemoceng yang diusap ke permukaannya secara merata. Kemoceng dari bulu ayam khususnya sangat efektif menghilangkan partikel-partikel debu. Sedangkan untuk menghilangkan noda bekas sidik jari, pakailah selotip.
  • Apabila permukaan wallpaper terkena tumpahan bahan makanan seperti kecap, bekas minuman, saus, dan lain-lain, Anda bisa menghapus noda tersebut menggunakan air perasan jeruk nipis yang dicampur air hangat secukupnya. Kemudian usapkan cairan ini ke permukaan wallpaper yang bernoda secara merata.
  • Hati-hati ketika Anda membersihkan wallpaper dinding menggunakan air. Pastikan Anda tidak menggunakan air yang terlalu banyak. Sebisa mungkin air yang digunakan untuk membersihkan wallpaper tersebut tidak sampai membasahi permukaannya. Hal ini dikarenakan wallpaper yang lembab akan mudah terserang jamur. Usahakan kondisi wallpaper senantiasa dalam keadaan kering.