Perawatan
May19

Cara Membasmi Algae di Akuarium/Aquascape

Apa penyebab tumbuhnya algae dan bagaimana cara membasmi algae di akuarium? Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh penggemar akuarium adalah algae. Algae merupakan tumbuhan mikro yang bisa hidup di kaca, batu, dan ornamen akuarium lainnya. Tahukah anda, algae tidak selalu berdampak negatif pada akuarium. Algae bisa menjadi makanan bagi jenis ikan tertentu. Algae bisa tumbuh subur bila kondisi di akuarium mendukungnya.

Jika anda telah mencegah lingkungan ideal ini terbentuk, namun algae tetap ada. Hal ini berarti ada yang keliru pada sistem akuarium yang anda miliki. Penyebabnya banyak sekali, mulai dari anda terlambat mengganti air, berlebihan dalam memberikan pakan, filter akuarium yang tidak bekerja baik, dan tidak memakai air yang diolah dahulu.

cara-membasmi-algae.jpg

Mayoritas penggemar ikan hias tidak menyukai algae karena kehadirannya membuat penampilan akuarium, tanaman, dan ornamen lainnya terkesan kotor. Keindahan akuarium pun menjadi terhalang oleh lumut hijau ini.

Berikut ini arafuru.com rangkumkan zat-zat apa saja yang menjadi pemicu kehadiran algae di akuarium anda :

Fosfat

Kandungan fosfat merupakan pemicu utama algae bisa tumbuh subur di akuarium. Penyumbang Fosfat (SO4) terbesar berasal dari air keran yang belum diolah serta pakan dan suplemen yang diberikan untuk ikan.

Untuk mengetahui apa sebenarnya penyebab munculnya fosfat di akuarium milik anda, cobalah amati apakah banyak sisa makanan di sana? Apakah pakan yang anda berikan bisa larut di dalam air?

Faktanya, ikan hanya akan menikmati pakannya selama 1-2 menit saja dalam sekali frekuensi pemberian pakan. Lebih baik memberikan pakan secara berkala daripada memberinya langsung banyak dalam satu kali waktu. Pakan yang mudah larut dalam air bisa diatasi dengan menaruhnya di dalam mangkuk kecil dan meletakkannya di sudut akuarium.

Pemberian karbon aktif yang salah juga bisa menjadi pemicu munculnya Fosfat di akuarium. Pada saat anda hendak memberikan karbon aktif, yang benar adalah dengan mencucinya terlebih dahulu. Setelah itu, rendam karbon aktif selama 20 menit s/d 1 jam baru siap dipakai.

Penggunaan mesin pengolah air seperti Reverse Osmosis (RO) dan Deionization (DI) juga bisa menyetabilkan kondisi akuarium. Untuk penggunaan pribadi, harga mesin ini memang terbilang mahal. Namun jika anda ingin menekuni hobi memelihara ikan sebagai bisnis, tidak ada salahnya untuk membeli mesin ini.

Nitrat

Nitrat (NO3) merupakan zat lainnya yang disukai oleh algae untuk bisa tumbuh dengan subur. Nitrat berasal dari kotoran ikan dan akan menumpuk seiring berjalannya waktu. Berbeda dengan Fosfat, keberadaan nitrat ini bisa dilihat oleh mata.

Anda bisa menjaga kandungan nitrat dengan cara :

  1. Pastikan air diganti secara rutin
  2. Selalu gunakan air murni yang telah diolah
  3. Letakkan bebatuan kecil di atas pasir pada aquascape
  4. Tambahkan bebatuan yang mempunyai pori-pori kecil
  5. Tanam tumbuhan air secukupnya
  6. Pelihara kerang/siput di samping ikan hias
  7. Bersihkan sistem filter akuarium sesering mungkin

Karbondioksida

Membatasi jumlah karbondioksida (CO2) yang larut dalam air juga bisa mencegah tumbuhnya algae di akuarium. Untuk akuarium berukuran besar, mungkin hal ini sulit dilakukan mengingat jumlah ikan yang dipelihara berpengaruh langsung terhadap banyak sedikitnya kandungan zat ini. Namun untuk akuarium kecil, anda bisa menambahkan mesin penghasil oksigen untuk mengatasi hal ini.

Silikat

Apakah anda menemukan adanya debu berwarna cokelat yang menempel di akuarium setiap hari? Jika iya, bisa jadi algae di akuarium anda berasal dari sini.

Silikat merupakan diatom yang biasanya terbawa bersama air keran. Seharusnya, silikat akan hilang tertimbun oleh pasir. Beberapa kasus menyebutkan jika mesin air akuarium hanya mampu membasmi silikat dalam jangka waktu yang relatif singkat. Artinya, jika air yang anda gunakan mengandung silikat, maka mau tidak mau anda harus bersiap menghadapinya.

Di pasar ikan hias, sudah banyak obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengontrol silikat di akuarium. Kami tidak bisa menyebutkan merknya, namun saran kami carilah produk yang juga bisa membasmi fosfat agar kinerjanya lebih efektif.

Beberapa cara lain yang bisa dicoba untuk membasmi algae di akuarium, antara lain :

  1. Menanam tumbuhan air
  2. Memberikan biopelet sebagai penetral fosfat dan nitrat
  3. Menggunakan mesin skimmer air
  4. Membersihkan sistem filter
  5. Mengganti air secara berkala
  6. Mengganti lampu akuarium setahun sekali
  7. Memasang mesin sterilisasi bersinar ultraviolet
  8. Memakai produk pembasmi algae untuk akuarium