Perawatan
May30

Cara Memasang Exhaust Fan yang Paling Benar

Bagaimana cara memasang exhaust fan yang paling benar? Exhaust fan adalah alat yang berguna sebagai alternatif ventilasi udara untuk menjaga kondisi udara di dalam ruangan. Perangkat elektronik ini bisanya dipasang pada ruangan-ruangan yang membutuhkan sirkulasi udara yang lebih baik. Misalnya di dapur, kamar tidur, kamar mandi, aula, dan sebagainya. Prinsip kerja exhaust fan adalah mengeluarkan udara pengap dari dalam ruangan sekaligus memasukkan udara segar dari luar ruangan.

Berdasarkan letak pemasangannya, terdapat tiga macam exhaust fan antara lain :

  • Wall mount adalah exhaust fan yang dipasang di dinding
  • Window mount adalah exhaust fan yang dipasang di jendela
  • Ceiling mount adalah exhaust fan yang dipasang di plafon/langit-langit

cara-memasang-exhaust-fan.jpg

Pemasangan exhaust fan yang benar harus menyesuaikan antara ukuran perangkat ini dengan luas ruangan yang akan ditingkatkan kualitas udaranya. Sebagai contoh, ruangan yang mempunyai luas 4 m2 sebaiknya dipasangai exhaust fan yang berukuran 8 inci. Begitu pula dengan ruangan seluas 8 m2, ada baiknya jika dilengkapi dengan exhaust fan ukuran 10 inci. Sedangkan exhaust fan ukuran 12 inci paling cocok dipasang pada ruangan yang memiliki luas sekitar 12 m2.

Berikut ini proses pemasangan exhaust fan yang bisa Anda tiru :

  1. Exhaust fan sebetulnya bisa dipasang di berbagai posisi, tetapi kamu lebih menyarankan memasangnya di plafon rumah sehingga sirkulasi udara benar-benar dapat berjalan optimal. Penempatan di langit-langit ini terbilang efektif sebab udara kotor yang tersaring dan dibuang akan langsung keluar melalui atap.
  2. Tahan perangkat exhaust fan Anda pada posisi plafon yang dikehendaki, lalu buatlah tanda pada posisi tersebut menggunakan spidol. Setelah itu, potong plafon tersebut memakai pisau drywall tepat di tanda yang telah dibuat.
  3. Beberapa exhaust fan menuntut penyetingan konektor saluran udara terlebih dahulu. Jadi Anda bisa memasukkan konektor-konektor udara ini ke dalam loteng, kemudian mengatur barisannya agar tersusun rapi.
  4. Langkah berikutnya adalah memasang bingaki pada lubang plafon yang telah dibuat. Tujuannya tentu saja sebagai pegangan exhaust fan dan memperkuat daya tahan area pinggiran plafon. Anda bisa menyambung bingkai ini ke balok manggunakan sekrup fischer.
  5. Kemudian pasang exhaust fan pada bingkai di atas. Selanjutnya pasang saluran ke konektor dengan perantara pipa HVAC. Setelah selesai, pasang juga penutup exhaust fan.

Semoga bermanfaat!