Cara Jitu Membuat Tembok Tahan Air

Bagaimana cara membuat tembok tahan air? Ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan tembok di rumah Anda menjadi lembab. Di antaranya yaitu tembok yang mengalami keretakan, ruangan yang basah, lapisan acian yang tidak kering, dan saluran air yang bocor. Jadi sebelumnya Anda harus bisa mengidentifikasi sumber masalahnya terlebih dahulu. Kemudian lakukan perbaikan, penambalan, atau penggantian material untuk mengatasinya.

Kami rekomendasikan kepada Anda untuk selalu mengikuti petunjuk pemakaian suatu produk cat supaya kualitasnya terjaga dengan baik. Jangan pernah mencampurkannya secara asal-asalan atau sesuai kebiasaan yang lama. Faktanya sejumlah produk cat yang mempunyai karakteristik khusus perlu mendapatkan tambahan bahan-bahan tertentu. Perbandingan antara komposisi bahan-bahan penyusunnya pun berbeda dari produk cat biasa.

agar-tembok-tahan-air.jpg

Untungnya sekarang sudah ada produk cat yang memiliki sifat anti air (waterproof). Cat dengan karakteristik demikian ini sangat cocok apabila diaplikasikan di ruangan-ruangan yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Lapisan cat waterproof akan mencegah air atau uap air dapat masuk ke pori-pori dinding sehingga warnanya pun terjaga dengan baik. Begitu pula dengan struktur bangunan tersebut yang menjadi aman dari rembesan air.

Bagi Anda yang tembok rumahnya sedang bermasalah dengan air, kami mempunyai solusi yang jitu buat Anda.

Bangunan yang Baru

Tips pertama ini kami tujukan khusus untuk tembok yang baru dibangun. Anda bisa menggunakan mortar sebagai bahan pengganti semen untuk plesteran tembok tersebut. Apa sebabnya? Pemilihan mortar didasarkan karena bahan ini memiliki kandungan zat aditif integral yang bersifat waterproof. Sehingga permukaan tembok pun menjadi lebih terlindungi dari air sejak awal. Setelah itu, lakukan pengacian memakai semen biasa di atas lapisan plesteran. Barulah lapisan terakhir adalah cat tembok yang juga bersifat waterproof.

Bangunan yang Bocor

Air selalu bisa melintasi celah-celah meskipun ukurannya sangat kecil. Air yang terus-menerus mengenai permukaan tembok lama-kelamaan akan menimbulkan noda bercak-bercak yang sukar dihilangkan. Noda tersebut berupa titik-titik yang tampak samar tetapi membandel. Anda cukup mengaplikasikan bahan coating yang bersifat waterproof untuk mengatasinya. Sedangkan bila ukuran kebocorannya cukup besar, Anda perlu melakukan plester ulang memakai mortar untuk menutup lubang sumber kebocorannya. Lalu terapkan cat waterproof.

Bangunan yang Rembes

Kasus tembok yang rembes ini sebenarnya lebih parah daripada tembok bocor karena jumlah celah-celahnya ada banyak sekali walaupun ukurannya kecil. Solusi untuk mengatasi tembok yang rembes ialah Anda harus mengupas lapisan cat tembok yang lama beserta lapisan acian dan plesterannya. Berikutnya bangun lagi tembok tersebut dengan menambahkan lapisan plesteran dan lapisan acian yang baru. Biarkan tembok selama 3-5 hari supaya kondisinya benar-benar kering. Barulah Anda bisa mengaplikasikan cat waterproof di lapisan teratas.