Perawatan
Jul19

Begini Tips Meninggalkan Rumah Saat Mudik Biar Aman

meninggalkan-rumah-saat-mudik.jpg

Sudah menjadi tradisi tahunan jika masyarakat Indonesia yang tinggal di kota-kota besar, khususnya Jakarta, akan mudik menuju kampung kelahirannya saat lebaran. Baik anak, tua, muda semuanya sangat menantikan kesempatan ini. Terlebih bagi mereka yang selalu disibukkan dengan pekerjaan dan tidak punya waktu luang.

Di balik keceriaan menyambut mudik lebaran, ada kecemasan yang timbul dibaliknya. Tidak lain dan tidak bukan adalah meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. Mungkin bagi mereka yang tinggal di komplek perumahan yang memiliki petugas keamanan dengan dilengkapi oleh sistem keamanan yang canggih, mereka tidak perlu merasa khawatir. Tetapi, bagaimana dengan nasib Anda yang berada di lingkungan rumah biasa tanpa adanya sistem keamanan apapun?

Oleh sebab itulah, kali ini arafuru.com akan berbagi tips aman meninggalkan rumah saat mudik :

#1 Pastikan Semua Pintu dan Jendela Terkunci

Poin pertama ini tentu sudah menjadi kebiasaan yang selalu kita kerjakan saat berniat hendak berpergian. Namun, tidak ada salahnya Anda memeriksa sekali lagi kondisi seluruh pintu di rumah, termasuk pintu kamar dan lemari. Selain itu, kondisi jendela masih dalam keadaan kokoh dengan disertai pengait kunci yang kuat juga. Bila perlu, tambahkan gorden di balik jendela agar barang di bagian dalam rumah tidak terlihat dari luar, sehingga tidak begitu memancing pencuri untuk masuk. Biasanya pintu belakang menjadi akses masuk favorit oleh kalangan pencuri. Ada baiknya Anda memasang kunci ganda di sini.

#2 Cabut Listrik dan Gas untuk Meminimalisir Risiko Kebakaran

Seringkali kita mendengar berita, ketika rumah ditinggal mudik, rumah tersebut terbakar. Penyebab yang paling banyak yakni konsleting listrik dan kebocoran gas. Tidak mau kan hal ini juga terjadi di rumah Anda? Karena itulah, cabut semua peralatan elektronik di rumah tanpa terkecuali. Tabung gas juga perlu dicabut dari kompornya dan diletakkan di tempat yang lebih aman.

#3 Titipkan Barang Berharga, Perhiasan, dan Surat Penting

Sasaran utama pencuri tentunya ingin mengambil barang-barang berharga seperti emas, laptop, uang, dan lain-lain. Jangan sampai ketika pencuri berhasil masuk ke rumah Anda, barang-barang ini juga berhasil digondol oleh mereka. Simpan barang berharga di tempat yang tersembunyi, aman, serta terlindungi dan terkunci dengan sangat kuat. Sebagai alternatifnya, simpanlah di lembaga yang menyediakan jasa penyimpanan barang, seperti bank dan pegadaian. Di tangan mereka, keamanan barang Anda lebih terjamin.

#4 Menitipkan Rumah ke Tetangga Sebelah

Lokasi rumah tetangga yang berada di sebelah kanan, kiri, depan, atau belakang memungkinkan mereka selalu melihat kondisi rumah Anda. Mintalah bantuan kepada mereka untuk menjaga rumah dengan disertai iming-iming buah tangan/oleh-oleh. Mereka pasti akan merasa senang dan lebih bersemangat dalam menjaganya.

#5 Memasang Kamera Pengintai/CCTV

Untuk memaksimalkan tingkat keamanan di rumah Anda, instal-lah beberapa CCTV di sejumlah sudut rumah. Keberadaan CCTV, selain bisa menjadi bukti sah di mata hukum juga sering membuat pencuri enggan nekad menggasak rumah Anda. Namun karena harga produk dan pemasangannya yang tidak murah, Anda perlu menyiapkan anggaran di jauh-jauh hari sebelumnya.

#6 Memasang Lampu Otomatis

Kebiasaan orang mudik, selalu meninggalkan lampu di rumahnya tetap menyala agar di malam hari rumah tetap terang. Padahal justru dari sinilah seorang pencuri bisa mengetahui dengan tepat bahwa rumah tersebut sedang ditinggalkan oleh pemiliknya dan dalam keadaan kosong. Bayangkan saja, siapa orang di rumah yang sanggup membiarkan semua lampunya selalu menyala baik siang dan malam? Tidak ada kan. Nah, Anda bisa memilih alternatif lain dengan memasang lampu otomatis yang bisa diatur jadwal menyala dan padamnya. Atau sebuah lampu yang telah dilengkapi rangkaian elektronik yang mampu mendeteksi cahaya terang dan gelap, seperti pada lampu di jalan raya.

#7 Berhenti Berlangganan Koran Sementara Waktu

Ciri-ciri rumah kosong lain yang biasa dijadikan patokan oleh pencuri adalah melihat adanya koran langganan yang menumpuk di teras rumah. Dengan melihat tumpukan koran terbaru ini, mereka bisa langsung memastikan bahwa rumah Anda sedang tanpa penghuni. Hubungi agen koran terdekat di tempat biasanya Anda berlangganan dan beritahukan untuk berhenti mengirimkan koran ke rumah Anda sementara waktu.

#8 Mengecoh Pencuri dengan Menaruh Beberapa Sandal di Teras

Jika dilihat dari luar gerbang, sebuah rumah dengan banyak sandal di bagian terasnya pastilah dianggap ada penghuni di dalamnya. Cara ini bisa Anda lakukan dengan cerdik untuk mengecoh pencuri yang melewati rumah. Dengan melihat adanya sandal ini, pencuri akan berpikir ulang untuk menjejakkan kakinya lebih masuk halaman rumah.