Agar Tidak Mudah Rusak, Rawat Atap Beton Yuk!

Tren rumah modern semakin populer di Indonesia. Khususnya kalangan anak muda menyukai desain rumah modern karena gaya yang dimilikinya bersifat kekinian. Rumah modern tidak pernah ketinggalan zaman. Konsep ini selalu sejalan dengan sifat desain yang terus mengalami perkembangan. Salah satu karakteristik utama rumah modern yaitu penggunaan atap beton. Kekhasan ini berbeda dengan rumah tradisional yang selalu memakai atap tanah liat.

Atap beton terbuat dari beton yang sangat kokoh. Atap ini mempunyai kekuatan yang bagus sekali, baik dalam menahan gaya tarik maupun gaya tekan. Untuk beton sendiri, sebenarnya lemah terhadap gaya tarik. Tapi setelah ditanami dengan beton bertulang, masalah tersebut bisa langsung teratasi. Atap beton sangat cocok dipakai untuk bangunan yang modern. Bahan bangunan ini juga memungkinkan kita dapat membuat atap yang berbentuk datar.

Supaya atap beton di rumah Anda tidak cepat rusak, Anda harus merawatnya dengan sebaik-baiknya. Faktanya ialah atap beton ini cukup rentan mengalami kerusakan. Jamur dan lumut mudah sekali tumbuh di sini apabila Anda tidak menjaga kebersihannya. Beton juga termasuk material yang gampang mengalami pelapukan. Apalagi kalau posisinya berada di lingkungan luar, struktur beton tersebut akan terus-menerus terkena terik matahari dan air hujan.

cara-merawat-atap-beton.jpg

Menjaga Kebersihan Atap

Kebersihan atap beton harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Sebab kotoran merupakan sumber utama dari segala masalah yang dapat menimpa atap tersebut. Kotoran yang menumpuk akan memicu datangnya kuman dan bakteri. Dengan memastikan atap beton ini bebas dari kotoran, maka jamur dan lumut tidak akan tumbuh di permukaannya.

Cara membersihkan atap beton ini mudah sekali. Strukturnya yang kokoh memungkinkan Anda bisa menaikinya. Anda tinggal naik ke atas atap tersebut. Lalu bersihkan memakai sapu layaknya Anda sedang membersihkan lantai. Buang semua debu, tanah, daun, dan sampah lainnya yang terdapat di permukaan atap beton. Berikan perhatian yang lebih pada bagian sudut dan tepinya yang banyak terdapat kotoran. Lakukan proses pembersihan secara tuntas.

Memastikan Bebas Hama

Jangan biarkan atap rumah Anda menjadi sarang binatang atau serangga yang dapat merusak strukturnya. Tikus, kucing, kecoa, ulat, cicak, dan semut kerap kali ditemukan membuat sarang di bagian atap beton yang teduh. Tempat ini sangat ideal digunakan sebagai sarang karena aman dan jauh dari aktivitas manusia.

Akan tetapi, atap beton yang telah berubah menjadi sarang hewan akan cepat rusak. Atap tersebut juga akan berbau menyengat karena banyak kotoran binatang di atasnya. Lakukan pembersihan secara rutin supaya atap tersebut bebas dari hama. Jika ada dahan pohon yang menaunginya, lebih baik pangkas saja dahan tersebut. Pastikan seluruh permukaan atap ini terpapar oleh sinar matahari.

Mengaplikasikan Cat Pelindung

Posisinya yang berada di bagian atas bangunan serta terbuka membuat atap beton bakal langsung tersengat terik matahari serta air hujan. Hal ini membuat strukturnya mudah rusak jika dibiarkan terus-menerus. Anda bisa melindungi permukaan atap beton tersebut dengan mengaplikasikan cat khusus yang memiliki kemampuan sebagai pelindung.

Untungnya kini sudah banyak produk cat beton yang tidak hanya berfungsi sebagai pewarna saja, melainkan juga pelindung. Cat ini sudah ditambah dengan bahan-bahan tertentu yang akan mendukung fungsi perlindungan terhadap struktur beton. Anda dapat memanfaatkan cat beton dengan kemampuan melindungi ini. Pilihlah cat yang mampu melindungi beton dari kondisi cuaca yang ekstrem.

Menjaga Kondisi Talang

Apa hubungannya menjaga kondisi talang dengan merawat atap beton? Hal ini tidak terlepas dari konstruksi atap beton yang perlu memanfaatkan talang untuk meneruskan aliran air hujan yang jatuh di atasnya. Dengan memastikan kondisi talang ini senantiasa bersih, maka Anda telah menjamin kelancaran air yang mengalir. Tidak bakal ada genangan air di atas atap beton tersebut kalau talang airnya bersih dan lancar.

Sebaiknya bersihkan talang air secara rutin. Biasanya ada kotoran berupa tanah atau daun yang memenuhi bagian dalam talang. Buanglah kotoran-kotoran ini supaya tidak menyumbat aliran air nantinya. Anda juga perlu memperbaiki posisi talang air yang salah, miring, atau tidak sesuai jalurnya. Jangan lupa untuk melakukan tes dengan menuangkan air guna memastikan air dapat mengalir lancar di dalam talang tersebut.