Agar Air Kolam Renang Tetap Jernih, Lakukan Hal Ini

Bagaimana caranya agar air kolam renang tetap jernih? Ketika Anda memutuskan untuk mempunya kolam renang pribadi, maka Anda pun harus berkomitmen untuk merawatnya secara rutin. Karena kebersihan kolam renang berpengaruh besar terhadap kesehatan semua orang yang berenang di dalamnya. Air kolam renang yang kotor merupakan sarang bakteri, kuman, dan virus yang dapat menimbulkan penyakit kulit dan mata.

Paling tidak kolam renang perlu dibersihkan minimal setiap seminggu sekali. Jika Anda mempunyai waktu luang yang cukup banyak, cobalah bersihkan sesering mungkin. Tentunya ada sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk membersihkan kolam renang dengan efektif dan efisien. Kami sudah pernah membahas tips tersebut pada artikel sebelumnya. Khusus kali ini kita akan belajar bagaimana menjaga kualitas air kolam biar tetap jernih.

menjaga-air-kolam-renang.jpg

Dalam merawat kebersihan air di kolam renang, Anda perlu memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang penting untuk dilaksanakan. Di antaranya yaitu kebersihan permukaan bagian dalam kolam renang, kualitas air yang dimasukkan, serta pertumbuhan alga/lumut yang mungkin terjadi. Jika Anda berhasil mengontrol ketiga faktor tersebut, niscaya kondisi air di kolam renang milik Anda bakal selalu bersih dan jernih.

Langkah 1. Bersihkan Kolam Renang

Bangunan kolam renang pada umumnya terbuat dari beton yang dilapisi ubin. Seiring dengan berjalannya waktu, kotoran yang terjatuh di air akan mengendap di bagian dasar. Apabila tidak lekas dibersihkan, kotoran-kotoran ini akan berubah menjadi noda membandel yang sulit dihilangkan. Belum lagi kalau kolam renang tadi sudah terkena serangan lumut, maka bakal susah untuk memberantasnya sampai ke bagian akar.

Ingat bahwa kolam renang yang kotor merupakan tempat yang paling ideal bagi bibit penyakit untuk berkembang biak. Jadi untuk mencegah kolam renang Anda berubah menjadi sarang bakteri, biasakan untuk membersihkannya setiap seminggu sekali. Bila perlu Anda bisa menggunakan air panas dan sabun deterjen untuk memberantas jamur yang tumbuh sampai ke akarnya. Khusus bagian sudut kolam renang yang tampak menghitam bisa dibersihkan memakai sitrun.

Langkah 2. Pasang Filter Air

Air adalah unsur utama dari kolam renang. Usahakan air yang Anda gunakan memiliki kualitas yang bagus. Air tersebut harus bersih dan jernih. Jika memungkinkan, Anda bisa membiarkan air ini semalaman di wadah penampungan sementara sebelum dimasukkan ke kolam supaya kotorannya mengendap. Dengan begini, kebersihan dan kejernihan air bakal lebih terjaga dengan baik.

Tidak ada salahnya Anda memasang filter air yang melengkapi kolam renang tersebut. Produk ini biasanya telah disertai dengan pompa sirkulasi untuk menyedot air sekaligus mengeluarkannya. Guna filter ini yaitu untuk menyaring kotoran-kotoran yang masuk ke kolam dan akhirnya terlarut. Dengan menggunakan filter ini, Anda tidak perlu repot lagi menguras air terlampau sering.

Langkah 3. Hambat Pertumbuhan Alga

Air merupakan tempat yang paling cocok bagi alga untuk tumbuh dan berkembang biak. Apalagi jika kolam renang terletak di lingkungan outdoor, maka pertumbuhan alga bisa melesat lebih cepat. Ledakan alga ditandai dengan perubahan warna air menjadi terlihat kehijau-hijauan. Pada kondisi tersebut, air kolam renang sudah tidak ideal lagi dipakai karena berbahaya bagi kesehatan.

Untuk mengontrol pertumbuhan alga di air kolam renang, Anda harus sering memeriksa konsentrasi pH menggunakan pH meter. Kadar pH yang normal akan memicu alga untuk tumbuh. Oleh karena itu, Anda perlu menambahkan kaporit untuk menaikkan kadar klorin sehingga alga tidak bisa tumbuh. Taburkanlah kaporit ke kolam renang dengan dosis sesuai petunjuk di kemasannya. Pemakaian kaporit yang terlalu banyak bisa mengakibatkan iritasi kulit, mata, dan organ tubuh lainnya.