9 Tips Efektif Menata Rumah Mungil agar Tampak Luas

Kata siapa menata rumah mungil lebih susah? Yang ada justru sebaliknya. Penataan rumah mungil terbilang lebih gampang karena kita hanya dituntut untuk menggunakan ruangan seefisien mungkin sehingga interior tetap terasa lapang.

Berikut ini Arafuru bagikan rahasianya :

1. Penggabungan Ruangan

Umumnya, suatu rumah terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Pada rumah yang luas, anda bisa dengan leluasa mengatur penempatan dan fungsi ruangan tersebut secara terpisah-pisah. Sedangkan untuk rumah yang sempit, cukup dengan menggabungkan dua sampai tiga ruangan menjadi satu sehingga partisi yang dapat menciptakan kesan sempit bisa dihilangkan. Sebagai contoh, cobalah menyatukan ruang tamu dan ruang keluarga, atau dapur dan ruang makan. Bisa juga dengan menggabungkan tiga ruangan sekaligus, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan.

2. Furnitur Multifungsi

Perlu disadari bahwa setiap furnitur yang anda beli akan memakan ruangan. Ketika anda memasukkan meja dan rak buku, maka ruangan akan berkurang untuk menempatkan meja dan rak buku tadi. Berbeda halnya jika anda membeli meja yang telah dilengkapi rak buku di bawahnya, anda cukup menyediakan ruangan untuk meja. Inilah kelebihan utama furnitur multifungsi, rumah tetap dipenuhi oleh benda-benda yang kita butuhkan tanpa membuatnya sumpek.

3. Furnitur Proporsional dan Stylish

Di samping sifatnya yang multifungsi, anda juga sebaiknya menggunakan furnitur berukuran proporsional. Furnitur ramping memungkinkan penempatannya bisa menghemat beberapa jengkal lantai, dan umumnya terlihat stylish. Hindari memilih meja yang lebar, sofa berlengan, dan lemari berukuran besar.

4. Tetap Sehat

Meskipun berukuran sempit, bukan berarti rumah selalu gelap dan lembab. Perbanyak jendela dan ventilasi udara agar rumah selalu segar. Rumah yang terang juga membuatnya terlihat lebih lapang. Jika pembuatan jendela tidak memungkinkan, anda dapat memasang skylight dan genteng kaca agar ruangan selalu bercahaya.

5. Tetap Nyaman

Faktor yang paling krusial untuk semua interior rumah adalah suasana yang bersih dan rapi. Bagaimanapun kondisi rumah anda, jika di dalamnya bersih dan tertata rapi, tentu siapapun akan betah berada di dalamnya. Lakukanlah pembersihan rumah setiap hari dan gunakan pewangi ruangan untuk menyegarkan aroma di dalamnya.

6. Perangkat berteknologi Modern

Perangkat elektronik yang telah dilengkapi dengan teknologi tinggi biasanya dirancang dengan desain yang cerdas. Jika memungkinkan, anda dapat mengganti beberapa perangkat rumah dengan perangkat seperti ini. Selain ukurannya yang lebih menghemat ruangan, perangkat elektronik high-tech juga telah dibekali dengan kemampuan hemat energi.

7. Kesatuan Ruangan

Interior yang dirancang agar menyatu dengan konsep sama akan membuat suasananya mengalir bagaikan air. Contohnya, jika anda ingin mengusung tema elegan pada ruang tamu maka mainkanlah konsep ini sampai ke ruangan paling belakang. Jangan sampai anda membuat hal yang tidak perlu seperti menciptakan kejutan dengan desain rumah yang berbeda di bagian tengah-tengahnya.

8. Warna yang Cerah

Pewarnaan memang berperan penting dalam membangun suasana rumah. Warna yang cerah akan menciptakan kesan yang lebih luas dari ukuran aslinya. Sementara itu, warna yang gelap akan langsung merubah ruangan tersebut menjadi sempit. Akan tetapi, perhatikan pula agar warna yang digunakan tersebut tidak menyilaukan mata.

9. Manfaatkan Motif Garis

Dalam dunia desain apapun, motif garis-garis memang mampu merubah kesan benda yang ditempelinya. Motif garis horizontal berfungsi untuk menciptakan kesan luas pada suatu ruangan. Sedangkan, motif garis vertikal dapat digunakan untuk menambah ketinggian interior. Sebaliknya, penggunaan motif yang ramai dan berwarna-warni sebaiknya dihindari.